Tujuan Skala Prioritas

Diposting pada

Tujuan Membuat Skala Prioritas Kebutuhan

Arti kebutuhan manusia untuk menjalani hidup sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi selalu dikenal dengan sifatnya yang tidak terbatas karena terhalang oleh alat pemuas kebutuhan yang sangat terbatas ketersediaannya. Hal ini mengakibatkan pada kondisi dimana tidak dapat terpenuhinya sebagian kebutuhan manusia. Namun, sebagai makhluk ekonomi apakah manusia akan menyerah dengan kebutuhan hidup ada yang tidak terpenuhi? Tentu saja tidak.

Manusia akan melakukan berbagai usaha yang dapat dilakukan agar kebutuhan mereka tetap dapat terpenuhi dengan baik. Salah satunya adalah dengan menyusun dan membuat kebutuhan mulai dari yang harus didahulukan hingga yang bisa ditunda pemenuhannya atau yang seringkali kita sebut dengan skala prioritas (priority scale). Tujuannya sudah sangat jelas, yakni agar bisa mendapatkan hasil yang diharapkan.

Skala Prioritas

Skala prioritas didefinisikan sebagai suatu daftar berisi kebutuhan-kebutuhan hidup yang secara sengaja disusun dengan rasional menurut intensitas kepentingannya bagi masing-masing individu.

Setiap seseorang individu memiliki susunan skala prioritas masing-masing, tergantung pada kemampuan finansial, status sosial, lingkungan, dan aktivitas sehari-harinya. Susunan kebutuhan ini umumnya adalah mulai dari kebutuhan pokok hingga pada kebutuhan tersier seperti barang-barang mewah.

Tujuan Skala Prioritas

Kegiatan menyusun skala prioritas kebutuhan sangatlah penting dilakukan dalam kaitannya dengan manajemen prinsip ekonomi dan keuangan. Hal ini juga disebabkan karena saat ini begitu banyak godaan untuk manusia membeli dan memiliki sesuatu yang tidak mereka butuhkan atau dengan kata lain hanya mengikuti hasrat untuk membeli tanpa tau kegunaan dan kepentingannya dalam kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan hal tersebut, maka disusunlah skala prioritas untuk beberapa tujuan ekonomi berikut ini. Antara lain;

Menghindari dan mengurangi kecenderungan pola hidup yang konsumtif

Manusia akan sangat mudah untuk tergoda membeli barang-barang yang sebenarnya tidak begitu diperlukan dalam berbagai kegiatan ekonomi. Hal ini terutama didorong oleh adanya peningkatan pendapatan yang juga diikuti oleh peningkatan konsumsi.

Padahal, peningkatan pendapatan tersebut akan lebih baik apabila digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok atau ditabung sebagai bentuk berjaga-jaga di masa mendatang. Namun, sifat manusia yang tidak pernah merasa puas inilah yang menjadikan mereka berkap konsumtif.

Oleh karena itu, penyusunan skala prioritas adalah untuk membantu mengelola keuangan dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Agar manusia dapat membeli barang-barang yang dibutuhkan

Kebutuhan dan keinginan adalah dua hal yag berbeda. Kebutuhan merupakan sesuatu yang apabila tidak terpenuhi akan mengganggu keberlangsungan hidup manusia sehingga harus terpenuhi. Sedangkan keinginan merupakan hasrat untuk memiliki sesuatu yang ada dalam diri manusia meskipun ia tidak memerlukannya.

Skala prioritas disusun untuk dapat membedakan antara kebutuhan dan keinginan yang kemudian membantu manusia dalam memprioritaskan kebutuhan di atas keinginannya yang tidak terbatas. Dengan demikian, manusia dapat membeli barang-barang yang dibutuhkannya berdasarkan skala prioritas.

Manusia dapat mengatur keuangannya untuk jangka waktu yang telah ditentukan

Melalui kegiatan penyusunan skala prioritas, maka manusia akan mampu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang paling mendesak. Dengan demikian, ia akan mampu untuk mengelola keuangannya dengan bijak.

Pengelolaan keuangan yang baik ini tidak hanya pada saat pemenuhan kebutuhan tersebut saja, melainkan dalam jangka waktu yang telah di tentukan. Misalnya, skala prioritas yang disusun untuk satu bulan dapat menjadi pedoman pengelolaan uang belanja satu bulan pula.

Agar manusia dapat menggunakan uangnya dengan bijak

Poin ini ada kaitannya dengan mengatur keuangan dalam jangka waktu tertentu yang sudah dibahas pada poin sebelumnya.

Dengan adanya tips dalam menyusun contoh skala prioritas, maka kemampuan mengatur keuangan manusia akan lebih baik. Berdasarkan hal tersebut maka manusia dapat menggunakan uangnya secara bijak diutamakan untuk memenuhi kebutuhan  dasar yang mendesak baru kemudian kebutuhan yang lainnya.

Manusia dapat mendahulukan pemenuhan kebutuhan yang mendesak

Memenuhi kebutuhan hidup merupakan tujuan hidup setiap manusia. Namun, karena adanya keterbatasan alat pemuas kebutuhan, maka hal ini dapat saja terhambat. Oleh karena itu, adanya skala prioritas sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan.

Skala prioritas menjadi pedoman manusia untuk menentukan kebutuhan yang manakah yang harus dipenuhinya karena mendesak.

Bisa menyisihkan uang untuk ditabung setelah kebutuhannya terpenuhi

Tingkat konsumsi manusia dapat saja meningkat apabila pendapatan juga meningkat. Hal ini dapat membahayakan karena dapat mendorong munculnya sikap konsumtif.

Oleh karena itu, manusia harus dikendalikan dalam upaya memenuhi kebutuhan hidupnya melalui skala prioritas, karena skala prioritas mengurutkan kebutuhan yang harus dipenuhi di atas kebutuhan ataupun keinginan yang lainnya yang masih dapat ditunda pemenuhannya.

Itulah ulasan yang bisa kami hadirkan pada segenap pembaca sekalian, yang berhubungan dengan tujuan menyusun skala prioritas untuk kebutuhan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberikan referensi bagi semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *