Tujuan Assessment dalam Berbagai Bidang

Diposting pada

Kegunaan Assessment

Pendidikan pada dasarnya adalah proses sosial berupa serangkaian bentuk kegiatan untuk mendapatkan ilmu baik berupa pengetahuan umum maupun menciptakan karakter mulai dalam diri seseorang agar menjadi pribadi yang lebih baik. Ukuran hasil lebih baik ini dipergunakan prosesi assessment, yakni pengumpulan berbagai hal atau informasi yang berkiatan untuk mencapai hasil akhir dengan menggunakan teknik maupun alat yang baik.

Umumnya dalam pendidikan akan terjadi yang namanya proses pembelajaran yang dilakukan bagi seorang guru (mentor) bagi kariawan, perawat, organisasi, ataupun perusahaan.

Assessment

Assessment adalah kegiatan pembelajaran yang dilakukan mentor (guru) dalam upaya untuk pengambilan data yang berkaitan dengan bukti perkembangan hasil belaar dari masing-masing peserta didik.

Sehingga adanya penilaian terhadap peserta didik (orang yang diberikan pembelajaran) selama masa studi mereka dan berfungsi untuk mendapatkan berbagai informasi terkait perkembangan sekaligus pencapaian kompetensi dari masing-masing peserta didik.

Tujuan Assessment secara Umum

Tujuan assessment sendiri dibedakan menjadi beberapa macam, diantaranya;

  1. Keeping track

Keeping track adalah proses penelusuran atau pelacakan suatu proses belajar peserta didik yang sudah disesuaiakan dengan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).

Oleh karena itu guru di wajibkan untuk mengumpulkan data maupun informasi yang berkaitan dengan peserta didik yang sudah di bimbingnya dengan menggunakan teknik penilaian tertentu agar diperoleh gambaran umum mengenai perkembangan pengetahuan maupun kompetensi dari setiap proses belajar yang telah dilakukan.

  1. Checking up

Checking up adalah proses pengecekan hasil pencapain kompetensi atau kemampuan peserta didik dari proses pembelajaran yang selama ini dilakukan baik meliputi kelebihan maupun kekurangan-kekurangannya. Maka dari itu guru harus melakukan penilaian agar mengerti dengan betul seberapa besar materi yang sudah dikuasi oleh peserta didik, dan bagian mana yang belum dipahami sama sekali.

  1. Finding out

Finding out adalah mencari, mendeteksi, dan menemukan kekurangan atau kelemahan yang dimiliki peserta didik dalam suatu proses pembelajaran. Sehingga dengan demikian guru harus bertindak dengan pandai untuk mencari solusi atau alternatif untuk mengurangi tingkat kesalahan atau kelemahan pada diri peserta didiknya.

  1. Summing up

Summing up adalah penyimpulan tingkat penguasaan peserat didik atas apa yang sudah diterimanya selama masa pembelajaran ini dan berguna untuk melihat kompetensi yang sudah dimilikinya. Biasanya hasil dari kesimpulan ini akan di pakai untuk menyusun laporan kemajuan peserta didik agar dapat disampaikan kepada orang tua ataupun berbagai pihak yang membutuhkan.

  1. Menyaring dan mengidentifikasi anak

Tujuan penilaian yang selanjutnya yaitu untuk memahami seberapa besar kemampuan peserta didik terhadap mata pelajaran yang sudah diterimanya selama ini. Sehingga dengan pemahaman tersebut guru dapat menyaring dan mengindentifikasi peserta didik mana yang sekiranya berada pada tingkat pemahaman yang kurang serta perlu adanya bimbingan lebih.

  1. Memonitor kemajuan anak secara individu

Penilaian bertujuan untuk melihat sebesar besar kemajuan anak atau peserta didik dalam hal pengetahuan yang sudah diperolehnya. Dengan demikian penilaian ini nantinya dapat memantau anak-anak yang memang memiliki keunggulan lebih dibandingkan teman-temannya yang lain.

Sehingga guru dapat melakukan pembimbingan secara bertahap kepada peserta didik yang pemahamannya masih kurang dengan melibatkan murid- muridnya melalui proses pembelajaran kooperatif yang mana bisa saling bekerjasama dan mengajari teman yang satu dengan yang lainnya.

  1. Mengevaluasi keefektifan program

Penilaian juga bertujuan untuk melihat seberapa efektif sebuah program pembelajaran yang telah dilakukan guru. Apabila hasil pembelajarn para peserta didik baik dan bagus, maka bisa dikatakan bahwa pembelajaran yang selama ini dilakukan guru berjalan dengan baik.

Sebaliknya apabila hasil peserta didik kurang memuaskan, maka guru harus mengevaluasi proses pembelajaran yang selama ini dilakukannya agar peserta didik memperoleh capaian yang lebih baik lagi.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan dapatlah dikatakan bahwa tujuan kegiatan assessment sebagai penilaian yang dilakukan seorang berpendidikan untuk memperlihatkan capaian yang diperoleh peserta didik, sekaligus sebagai bentuk evaluasi dari bentuk pembelajaran yang selama ini telah dilakukan sehingga nantinya memberikan keberfungsian dalam perbaikan di masa mendatang.

Nah, itulah saja artikel yang bisa kami uraikan pada kalian tentang adanya tujuan kegiatan assessment dalam berbagai bidang yang umumnya dilakukan untuk kependidikan dan pelatihan. Semoga memberikan referensi bagi kalian semuanya.

Gambar Gravatar
Nama saya Nada Puspitasari saat ini sedang menempuh studi pendidikan IPS di salah satu kampus negeri terbaik di Jawa Tengah. Selain menulis di website https://www.ipsterpadu.com saya juga sedang menyelesaikan studi S1 saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *