Syarat Kelompok Sosial dan Penjelasannya

Diposting pada

Syarat Terbentuknya Kelompok Sosial

Sejatinya intisari dari kelompok sosial bukanlah kedekatan secara fisik melainkan adanya kesadaran untuk melakukan interaksi sosial antar anggota kelompok itu sendiri sebagai proses untuk menciptakan bahwa setiap manusia adalah bagian daripada makhluk sosial.

Upaya menyebut kelompok sosial di masyarakat tentusaja haruslah melihat dari syarat terbentuknya. Oleh karena itulah pada artikel ini mengulas lebih dalam tentang syarat kelompok sosial dan penjelasannya.

Kelompok Sosial

Kelompok sosial adalah serangkaian kululan inividu yang membentuk anggota-anggotanya untuk memiliki hubungan timbal balik. Para anggota memiliki perilaku yang mirip. Mereka terikat oleh kesadaran umum akan interaksi.

Dilihat dengan cara ini maka keluarga, desa, negara, partai politik, atau serikat pekerja adalah bagian daripada contoh kelompok sosial.

Kelompok Sosial Menurut Para Ahli

Adapun untuk definisi atas kelompok sosial menurut para ahli, antara lain;

  1. Willian Ogburn, kelompok sosial adalah hubungan sosial yang terjadi ketika ada dua atau lebih individu yang saling bersama-sama dan saling bisa mempengaruhi sesungguhnya mereka berada dalam satu kelompok sosial.
  2. Green, menurutnya kelompok sosial adalah kumpulan individu yang bertahan dalam waktu tertentu, yang memiliki satu atau lebih minat dan kegiatan yang sama dan terorganisir
  3. Maclver dan Page, definisi kelompok sosial adalah individu yang tergabung dalam satu himpunan sosial akan memiliki tingkat hubungan timbal balik yang tinggi.

Syarat Kelompok Sosial

Dalam membentuk kelompok sosial maka suatu kumpulan individu tersebut harus memiliki syarat atau dalam hal ini bisa juga disbeut sebagai karakteristik, antara lain;

Saling Memiliki Kesadaran

Para anggota kelompok sosial harus saling terkait satu sama lain. Individu yang hanya memiliki status sosial yang sama tidak dapat membentuk kelompok sosial kecuali kesadaran timbal balik ada di antara mereka. Karena itu, keterikatan timbal balik dianggap sebagai fitur yang penting dan khas bagi terbentuknya suatu kelompok sosial.

Memiliki Satu atau Lebih Minat yang Sama

Kelompok sosial sebagian besar dibentuk untuk memenuhi kepentingan tertentu. Individu yang membentuk kelompok harus memiliki satu atau lebih dari satu minat dan cita-cita yang sama. Demi mewujudkan kepentingan bersama, mereka bertemu bersama.

Memiliki Rasa Kesatuan

Setiap kelompok sosial membutuhkan rasa persatuan dan perasaan simpati untuk mengembangkan perasaan atau rasa memiliki. Para anggota kelompok sosial mampu mengembangkan kesetiaan bersama atau perasaan simpati di antara mereka sendiri dalam semua hal karena adanya rasa persatuan ini.

Mempunyai Rasa Saling Memiliki

Rasa saling memiliki mengacu pada kecenderungan anggota untuk mengidentifikasi diri mereka dengan kelompoknya sendiri. Mereka memperlakukan anggota kelompok mereka sendiri sebagai teman dan anggota yang termasuk kelompok lain sebagai orang luar.

Mereka bekerja sama dengan anggota yang termasuk dalam kelompok mereka dan akan melindungi kepentingan yang mereka punya secara bersama-sama. Rasa saling memiliki mampu menghasilkan simpati, loyalitas, dan menumbuhkan kerja sama di antara anggota.

Memiliki Perilaku yang Sama

Untuk memenuhi kepentingan bersama, anggota kelompok cenderung berperilaku serupa. Ini berarti bahwa kelompok sosial mampu mewakili perilaku kolektif antara satu inividu dengan yang lainnya sehingga terbentuklah kesatuan yang serupa.

Memiliki Norma Kelompok

Setiap kelompok sosial memiliki cita-cita dan norma masing-masing. Para anggota yang telah tergabung harus mengikuti ini dan anggota yang menyimpang dari norma-norma kelompok akan dikenai sanksi. Norma-norma ini bisa dalam bentuk adat istiadat, tradisi, hukum, dan lain-lain.

Norma yang mereka miliki dapat berupa norma tertulis atau tidak tertulis. Norma tersebut dimaksudkan sebagai kontrol sosial atas anggota yang  tergabung di dalamnya.

Penjelasan Kelompok Sosial

Untuk memahami lebih lanjut tentang penjelasan kelompok sosial dapatlah dilihat dari kasus sebagai berikut;

Seseorang memasuki kelompok sosial berdasarkan wilayah yakni menjadi warga Desa Blimbing, secara fisik kita tidak mungkin akan mengenal dan selalu bertemu semua warga yang mendiami Desa Blimbing, akan tetapi dalam kegiatan tertentu atas naman Desa Blimbing setiap warga Desa tersebut akan bersama-sama menjalankan kegiatan yang mereka punya

Dalam penjelasan tersebut tentusaja dapat dikatakan bahwa syarat terbentuk menjadi kelompok sosial ketika mereka berinteraksi satu sama lain dan memiliki tujuan bersama. Orang yang termasuk dalam tingkat pendapatan tertentu dapat membentuk kelompok sosial ketika mereka menganggap diri mereka sebagai unit yang berbeda dengan minat khusus.

Itulah tadi bentuk penyelesaian atas artikel yang dapat diruaian tentang syarat terbentuknya kelompok sosial di masyarakat dan penjelasannya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan edukasi serta literasi bagi pembaca yang membutuhkannya. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *