Pengertian Suspense, Ciri, Sifat, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Suspense

Suspensi merupakan istilah yang biasanya digunakan dalam film atau drama, maupun dalam cerpen untuk merujuk pada suatu kondisi ketegangan. Akan tetapi, justru keberadaan suspense inilah yang membuat plot suatu film, drama, atau cerita menjadi lebih menarik atau seru. Sedangkan untuk contoh bacannya dalam suspensi ini yaitu Atmospheric: The Girl Next Door oleh Ruth Rendell; Compelling: Keeping Watch oleh Laurie R. King; Creepy: The Cellar oleh Minette Walters.

Suspense

Suspense atau ketegangan adalah kondisi mental yang tidak pasti, kecemasan, atau keraguan. Dalam sebuah karya dramatis, suspense adalah antisipasi hasil dari plot atau solusi untuk ketidakpastian, teka-teki, atau misteri, khususnya karena hal itu memengaruhi karakter yang dimiliki seseorang. Namun, suspense tidak eksklusif untuk fiksi.

Suspense atau ketegangan juga bisa diartikan sebagai ketertarikan dan kegembiraan yang menyenangkan dicampur dengan ketakutan, ketegangan, dan kecemasan yang dikembangkan dari sumber hiburan yang tidak terduga, misterius, dan membangkitkan gairah. Istilah yang paling sering merujuk pada persepsi audiens dalam karya dramatis.

Ketegangan dapat beroperasi setiap kali ada drama yang ditangguhkan atau rantai sebab dibiarkan ragu, dengan ketegangan menjadi emosi utama yang dirasakan sebagai bagian dari situasi. Dalam jenis ketegangan yang dideskripsikan oleh sutradara film Alfred Hitchcock.

Seorang penonton mengalami ketegangan ketika mereka mengharapkan sesuatu yang buruk terjadi dan memiliki perspektif superior tentang peristiwa-peristiwa dalam hierarki pengetahuan drama, namun mereka tidak berdaya untuk campur tangan untuk mencegahnya terjadi.

Film yang memiliki banyak ketegangan termasuk dalam genre thriller. Dalam definisi ketegangan yang lebih luas, emosi ini muncul ketika seseorang menyadari kurangnya pengetahuannya tentang perkembangan suatu peristiwa yang bermakna; dengan demikian, ketegangan adalah kombinasi dari antisipasi dan ketidakpastian yang berhubungan dengan ketidakjelasan masa depan.

Dalam hal ekspektasi naratif, ini mungkin kontras dengan misteri atau keingintahuan dan kejutan. Namun ketegangan dapat menjadi peristiwa kecil dalam kehidupan seseorang, seperti seorang anak yang mengantisipasi jawaban atas makna permintaan yang telah mereka buat, misalnya, “Bolehkah saya mendapatkan kucing itu?“. Oleh karena itu, ketegangan dapat dialami pada tingkat yang berbeda.

Pengertian Suspense

Suspense dapat didefinisikan sebagai keadaan atau kondisi ketidakpastian mental atau kegembiraan, seperti menunggu keputusan atau hasil, yang biasanya disertai dengan tingkat ketakutan atau kecemasan.

Suspense dalam film yaitu istilah yang sering digunakan untuk memberikan petunjuk terhadap adegan-adegan yang menegangkan. Adanya suspense dalam film akan membuat penonton merasa was-was terhadap film atau drama tersebut.

Akan tetapi adanya suspense dalam film atau drama tersebut justru membuar film atau drama menjadi lebih seru karena penonton akan menjadi tegang atau antusias, sedangkan jika tidak ada suspense maka cerita tidak akan seru atau menarik untuk ditonton.

Suspense dalam cerpen dapat diartikan sebagai suatu kondisi dalam cerita yang memberikan ketidakpastian pada tokohnya sehingga memunculkan rasa ingin tahu bagi pembaca. Sama halnya dengan film atau drama, keberadaan suspense ini justru membuat cerpen menjadi semakin seru untuk dibaca.

Ada pula istilah suspensi yang biasanya digunakan dalam ilmu kimia. Suspensi dapat diartikan sebagai sediaan yang ciri atau sifatnya mengandung bahan obat berbentuk halus yang tidak larut tetapi terdispersi dalam cairan. Zat yang terdispersi harus halus dan tidak boleh cepat mengendap jika dikocok perlahan-lahan endapan harus terdispersi kembali.

Dapt pula dikatakan bahwa suspense adalah istilah dalam kimia yang digunakan untuk menjelaskan kondisi atas dua atau lebih campuran dari beberapa benda atau zat. Dalam aktivitas manusia ada manfaat suspense yang biasanya kita temui, misalnya mencampurkan zat-zat atau benda dalam satu wadah atau tempat.

Pengertian Suspense Menurut Para Ahli

Adapun definisi suspense menurut para ahli, antara lain:

Abrams (1981: 138)

Suspense adalah adanya perasaan semacam kurang pasti terhadap peristiwa-peristiwa yang akan terjadi, khususnya yang menimpa tokoh protagonis atau yang diberi simpati oleh pembaca. Sebuah cerita yang baik tentunya harus mampu membangkitkan rasa ingin tahu pembaca.

Suspense bukan semata-mata hanya berurusan dengan ketidaktahuan pembaca, tapi lebih dari itu, mampu mengikat pembaca seolah-oleh terlibat dalam kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi dan dialami oleh tokoh cerita.

Suspense akan mendorong, menggelitik dan memotivasi pembaca untuk setia mengikuti cerita, mencari jawaban dari rasa ingin tahu terhadap kelanjutan dan akhir cerita Suspense menyaran pada perasaan semacam kurang pasti terhadap peristiwa-peristiwa yang akan terjadi, khususnya yang menimpa tokoh yang diberi rasa simpati oleh pembaca.

Abrams (1999:225)

Supense menunjuk pada adanya perasaan semacam kurang pasti terhadap peristiwa-peristiwa yang akan terjadi, khususnya yang menimpah tokoh yang diberi rasa simpati oleh pembaca.

KBBI

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, suspense artinya

  1. Ketegangan, perasaan tegang
  2. Merasa tegang sekali
  3. Membimbangkan seseorang

Ciri Suspense

Karakteristik Genre suspense psikologis, antara lain:

  1. Plot kusut atau rumit sangat umum dengan genre ini, itulah sebabnya ia menarik bagi kecerdasan manusia.
  2. Alur cerita dipenuhi dengan tikungan, kejutan, dan akhiran yang sering tidak terselesaikan.
  3. Mondar-mandir terukur dengan aktivitas mental yang mendorong cerita sebagai lawan dari aksi fisik yang lebih intens umum dalam novel-novel Suspense tradisional.
  4. Nada sering dingin, tegang, mengganggu, moody, menyenangkan dan penuh firasat.
  5. Gaya penulisan seringkali menarik, elegan, dan bergaya.

Penggemar Psychological Suspense menikmati alur cerita yang kompleks atau kualitas “edge of your seat” yang melekat dalam genre populer ini. Fokusnya adalah membangun ketegangan dan kegelisahan, yang mendorong penggemar untuk terus membaca atau menonton untuk mencari tahu – apa yang akan terjadi selanjutnya?

Sedangkan dalam konteksi ilmu kimia, suspensi memiliki beberapa ciri atau kriteria, antara lain:

  1. Bisa dilihat dengan menggunakan mikroskop dan disaring dengan menggunakan kertas saring khusus.
  2. Mempunyai ciri-ciri yang dimana pengendapan partikel lambat sehingga takaran pemaiakan yang serba sama bisa dipertahankan dengan pengocokan sediaan.
  3. Mempunyai ukuran partikel kurang dari 10-15 cm
  4. Jika terjadi pengendapan selama penyimpanan bisa dengan segera terdispersi kembali jika sipensi dikocok.
  5. Mempunyai sifat yang labil, artinya tidak tahan lama dan sering berubah-ubah.
  6. Mudah mengalami koagulasi.
  7. Termasuk campuran yang heterogen
  8. Endapan yang terbentuk tidak boleh mengeras pada dasar wadah.
  9. Viskositas suspense tidak boleh terlalu tinggi sehingga sediaan dengan mudah bisa dituang dari wadahnya.
  10. Memberikan warna , rasa, bau , serta rupa yang menarik.

Sifat Suspense

Sifat suspense dalam suatu karya yaitu menibulkan ketegangan bagi penonton atau pembaca. Akan tetapi, Dalam suatu karya yang bergenre suspense, ada teknik yang biasanya digunakan yaitu foreshadowing. Teknik foreshadowing ialah teknik menampilkan peristiwa-peristiwa masa depan pada saat ini secara tidak langsung.

Foreshadowing menjadi semacam pertanda bahwa di masa depan akan terjadi peristiwa-peristiwa besar yang akan dialami tokoh novel.Novel-novel kriminal sudah jamak mengandung suspense, tapi tidak demikian dengan novel di luar genre tersebut. Mengatur suspense memang tidak mudah. Ada penulis yang memberikan fakta sedikit demi sedikit.

Ada juga penulis yang menampilkan peristiwa besar yang seharusnya secara kronologis terjadi di tengah-tengah novel tetapi sudah ditampilkan di bab awal. Ada juga yang terang-terangan mendeklarasikan bahwa A dan B berpacaran dan sepanjang novel sampai sebelum klimaks, penulis mengocok-ocok rasa penasaran pembaca “Kapan nih A dan B bahagia” dengan menampilkan penderitaan-penderitaan mereka berdua dalam perjuangan mereka untuk bersama.

Contoh Suspense

Berikut ini beberapa contoh bacaan yang bergenre suspense, diantaranya yaitu:

  1. Atmospheric: The Girl Next Door oleh Ruth Rendell
  2. Compelling: Keeping Watch oleh Laurie R. King
  3. Creepy: The Cellar oleh Minette Walters
  4. Fast-paced: Jack of Spades: A Tale of Suspense oleh Joyce Carol Oates
  5. Gothic Fiction: The Keep oleh Jennifer Egan
  6. Haunting: The Loney oleh Andrew Michael Hurley
  7. Historical Fiction: A Dancer in the Dust oleh Thomas H. Cook
  8. Intricately Plotted: Ink and Bone oleh Lisa Unger
  9. Menacing: In a Dark, Dark Wood oleh Ruth Ware
  10. Mystery: Crash & Burn oleh Lisa Gardner
  11. Psychological Fiction: The Deepest Water oleh Kate Wilhelm
  12. Psychological Horror: Bird Box oleh Josh Malerman
  13. Suspense Fiction: Blue Monday oleh Nicci French
  14. Thrillers: Life or Death oleh Michael Robotham

Contoh suspensi dalam kimia, diantaranya yaitu minyak dikocok dalam air; debu di udara; merkuri dikocok dalam minyak; jelaga di udara dan bubuk kapur dalam air.

Itulah tadi serangkain penjelasan serta pengulasan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian suspense menurut para ahli, ciri, sifat, dan contohnya dalam berbagai kajian. Semoga melalui artikel inilah bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *