Peran Manusia dalam Komponen SIG (Sistem Informasi Geografis)

Diposting pada

Peran Manusia dalam SIG

Sistem Informasi Geografis pada hakekatnya adalah struktur gambar yang direferensikan ke bumi dengan memiliki koordinat x dan y dan beserta atributnya disimpan dalam tabel. Sehingga atas dasar ini sebagian besar waktu dalam kerja SIG digunakan untuk membuat peta dan mencetak. Untuk melakukan tugas dasar dalam SIG, layer digabungkan, diedit, dan dirancang. Guna mendukung kerjanya SIG sendiri terdiri atas berbagai bentuk komponen. Yaitu perangkat keras (hardware), lunak (software), manusia, dan data.

Untuk manusia sendiri memiliki peran sangat penting dalam SIG. Dimana ia menjadi tenaga ahli yang mampu mendukung hasil kerja SIG agar sesaui dengan apa yang dingginkan.

Manusia dalam Sistem Informasi Geografis (SIG)

Sistem Informasi Geografi (SIG) adalah sistem informasi, referensi internal, serta otomatisasi data keruangan. Meski demikian pada mulanya sangat sulit bagi para praktisi (manusia) untuk menggunakan SIG. Dimana dahulu, semua dijalankan dengan menggunakan bahasa mesin dan pemograman.

Hal tersebut mengakibatkan hanya sedikit saja orang yang bisa memanfaatkan SIG, padahal, SIG memiliki banyak sekali manfaat, khususnya dalam objek studi geografi fisik.

Oleh sebab itu, diciptakanlah GUI yang lebih simpel agar semua orang bisa mengolah data menggunakan SIG. Hingg kini, orang-orang hanya perlu meng-klik tombol untuk menjalankan suatu fungsi, tanpa harus mengetik coding fungsi tersebut.

Peran Manusia dalam Komponen SIG

Adapun untuk peran manusia sebagai makhluk sosial dalam komponen Sistem Informasi Geografis (SIG) antara lain;

  1. User

Peran manusia sebagai user atau dikenal dengan pengguna ialah mengoprasionalkan segala intrepetasi data. Dimana data-data ini sendiri sangat sulit jikalau mengandalkan kemampuan perangkat keras dan perangkat lunak dalam SIG.

  1. Pengguna dan Ahli

Manusia sebagai pengguna dalam komponen SIG ialah untuk mampu mereduksi hasil SIG sehingga benar-benerasesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Oleh karena itulah dorongan menjadi pengguna ini diperlukan tenaga ahli yang mampu mendalam salah satu kajian dalam arti geografi ini.

  1. Subjek

Manusia sebagai subjek senantiasa berperan dalam mengolah data SIG, sehingga kondisi ini berpengaruh pada kualitas SDM, karena alasa demikinalah jika manusia dibalik semua itu tidak berkompeten, maka SIG tidak akan menghasilkan apa apa.

  1. Penerapan Metode

Manusia yang menjadi komponen SIG adalah terapan dari metode. Dimana Sistem Informasi Geografis yang berhasil beroperasi sesuai dengan rencana dan aturan bisnis yang dirancang dengan baik, yang merupakan model dan praktik operasi yang unik untuk setiap organisasi. yang senantiasa memerlukan metode.

Tentusaja metode dapat bervariasi pada organisasi yang berbeda. Setiap organisasi telah mendokumentasikan rencana proses mereka untuk operasi SIG.

Disisi lain, dokumen tersebut membahas pertanyaan nomor tentang metode SIG, jumlah pakar SIG yang diperlukan, perangkat lunak dan perangkat keras SIG, Proses untuk menyimpan data, jenis DBMS (sistem manajemen basis data) apa dan banyak lagi.

Penggunaan SIG

Kerapkali manusia mempergunakan Sistem Informasi Geografis untuk berbagai kepentinga. Misalnya saja;

  1. Pekerjaan yang memerlukan analisis spasial. Misalnya tata guna lahan
  2. Proses pembuatan arti peta
  3. Pembuatan rencana pengembangan
  4. Inventarisasi sumber daya
  5. Peninjauan daerah rawan bencana

Nah, itulah saja artikel yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca tentang adanya peran manusia dalam penggunaan SIG (Sistem Informasi Geografis) beserta contohnya. Semoga saja memberikan wawasan bagi kalian semuanya yang membutuhkan.

Gambar Gravatar
Nama saya Nada Puspitasari saat ini sedang menempuh studi pendidikan IPS di salah satu kampus negeri terbaik di Jawa Tengah. Selain menulis di website https://www.ipsterpadu.com saya juga sedang menyelesaikan studi S1 saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *