Pengertian Proteksi, Ciri, Jenis, dan Contohnya

Diposting pada

Proteksi Adalah

Dalam kegiatan ekonomi anda pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah proteksi. Secara umum istilah proteksi pada dasarnya dapat diartikan sebagai penjagaan maupun perlindungan yang diberikan kepada suatu perusahaan atau arti industri bisnis dari persaingan pasar di luar negeri.

Sebagai informasi bahwa proteksi ini sendiri sebetulnya dilakukan oleh pemerintah agar produk atau barang-barang dari dalam negeri tetap bisa bersaing baik dengan produk luar negeri.

Proteksi

Istilah proteksi bisa dianalogikandalam satu keluarga seorang anak dilindungi oleh orang tuanya tujuannya agar anak bisa mendapatkan pengawalan, kenyamanan, dan rasa aman dengan baik dari berbagai gangguan yang ada didunia luar.

Sedangkan dalam dunia bisnis, peran proteksi inilah yang bertugas untuk melindungi berbagai macam industri kreatif dan dilakukan oleh pemerintahan atau negara dengan harapan agar bisnis dalam negeri selalu bisa berkembang dengan baik, walaupun memiliki banyak pesaing.

Pengertian Proteksi

Proteksi adalah bentuk perlindungan yang sangat ketat, dengan tujuan agar pemerintah bisa menjaga produk dari dalam negeri terhadap produk pesaing dari luar negeri yang datang ke Indonesia. Perlu anda ketahui juga bahwa proteksi dalam suatu negara bisa terjadi karena ada beberapa alasan yang mendasarinya.

Alasan tersebut diantaranya ialah untuk melindungi industri atau bisnis dalam negeri. Hal ini dikarenakan tidak bisa dipungkiri bahwa produk-produk luar negeri memang sudah disukai oleh banyak kalangan, terutama orang-orang dari kelas atas.

Maka dari itu pemerintah mempersiapkan proteksi ini agar masyarakat Indonesia tetap mencintai produk lokal dan produk dari luar negeri tidak bisa dengan sembarangan masuk ke Indonesia. Tujuan lain dari proteksi ini diantaranya yaitu agar perekonomian Indonesia juga tetap berkembang dengan baik dan benar.

Ciri Proteksi

Berikutnya adalah karakateritik dari proteksi, antara lain;

  1. Melindungi industri kecil

Ciri yang menandakan bahwa hal tersebut merupakan proteksi dari pemerintah adalah bertujuan untuk melindungi industri kecil yang ada di dalam negeri.

Sebagai informasi bahwa perekonomian di Indonesia tidak bisa di pungkiri memiliki balas budi yang harus dilakukan kepada industri atau dunia kewirausahaan. Karena melalui dunia usaha tersebut banyak sekali orang-orang yang bebas dari penggangguran dan bisa meningkatkan perekonomian.

Oleh karena itu, peran pemerintah disini sangat baik, yaitu sebisa mungkin melindungi mata dagangan dari dunia bisnis atau industri-industri khususnya yang kecil. Karena bisa kita lihat bahwa industri kecil tersebut memiliki perjuangan awal yang akan menaiki dunia perekonomian dengan lebih baik.

  1. Mencegah perdagangan bebas yang terlalui melampau batas

Ciri proteksi yang berikutnya yaitu mencegah terjadinya perdagangan bebas yang terlalu melampau batas. Artinya, pemerintah berkeinginan agar para pebisnis dalam negeri yang memiliki usaha senantiasa bisa bersaing dengan produk-produk dari luar negeri.

Maka dari itu pemerintah berusaha agar untuk menjaga kestrabilan perekonomian dengan memproteksi produk dalam negeri agar tidak tersaingi dengan produk impor dari luar negeri.

  1. Proteksi lebih cenderung dilakukan pada negara berkembang

Pada dasarnya proteksi lebih sering dilakukan pada negara berkembang, walaupun tidak menutup kemungkinan bahwa negara maju juga bisa melakukan hal ini, namun sangat jarang sekali.

Negara berkembang yang melakukan proteksi ini memang sudah sesuai dengan perekonomian negara tersebut yang masih berada di tingkat menengah. Maka tidak heran jika pemerintah melakukan perlindungan terhadap produk industri kecil khususnya, agar para pebisnis bisa bersaing secara sehat.   

Selain itu proteksi dilakukan di negara berkembang dengan tujuan agar perekonomian dalam negera tersebut bisa lebih maju dan meningkat.

Mengingat bahwa proteksi ini sebetulnya adalah sistem perlindungan yang dilakukan pemerintah agar industri-industri kecil yang ada di negara berkembang tersebut dapat lebih berkembang dan membuat pendapatan suatau negara bisa lebih tinggi karena ada bisnis-bisnis yang meningkat tersebut.

Jenis Proteksi

Adapun untuk berbagai macam proteksi diantaranya adalah sebagai berikut ini :

  1. Tarif impor

Tarif impor adalah pembiayaan yang ditetapkan pemerintah untuk proses impor atau masuknya barang-barang dari luar negeri kedalam negeri dengan tujuan agar impor tersebut tidak dengan mudah bisa dilakukan. Sebetulnya tarif impor itu sendiri merupakan jenis proteksi yang paling umum dan menjadi bagian yang penting pula.

Alasannya dengan penetapan tariff impor tersebut, maka produk yang masuk ke Indonesia cenderung akan naik harganya, dan hal tersebut menyebabkan kurangnya kompetitif dengan produk lokal atau dalam negeri.

  1. Kuota

Jenis proteksi yang berikutnya adalah kuota. Mendengar kata kuota pasti anda tidak asing, karena kuota dalam kehidupan sehari-hari bisa diartikan sebagai biaya internet yang dapat dipakai untuk mengakses berbagai hal dalam dunia digital. Namun perlu anda pahami bahwa istilah kuota dalam jenis proteksi ini berbeda dengan pemahaman tersebut.

Jenis proteksi yang bernama kuota disini merupakan bentuk pembatasan atau angka maksimal yang ditetapkan pemerintah, dengan tujuan agar barang-barang yang asalnya dari luar negeri tidak begitu membludak di negara Indonesia.

Alsan lainnya dengan penetapan kuota, yaitu agar industri-industri kecil yang memiliki produk lokal bisa menawarkan barangnya dengan persaingan yang sehat pula.

  1. Subsidi

Jenis proteksi yang berikutnya adalah subsidi. Mendengar kata subsidi apakah yang ada di benak dan pikiran anda adalah bantuan? Sebetulnya secara singkatnya subsidi memang bisa diartikan sebagai berikut. Namun lebih lengkapnya subsidi dalam hal proteksi ini artinya yaitu bantuan yang diberikan pemerintah kepada para pelaku bisnis.

Tujuannya agar industri-industri kecil yang ada di dalam negeri atau negara Indonesia bisa brsaing dengan baik di psar internasional. Beberapa macam bentuk subsidi yang diberikan pemerintah ini bisa berupa kredit pajak dan lain sebagainya.

  1. Devaluasi mata uang

Jenis proteksi yang terakhir adalah devaluasi mata uang. Apasih devaluasi itu? Jadi devaluasi merupakan usaha pemerintah atau negara yang melakukan penurunan nimai mata uang atau disebut juga dengan istilah depresiasi.

Tujuan di lakukannya devaluasi mata uang ini salah satunya agar barang impor yang masuk ke negara Indonesia memiliki harga yang mahal menurut konsumen, sehingga dengan demikian mereka akan berpikir kedua kali untuk membeli barang tersebut dan akan mencoba produk dari dalam negeri itu sendiri.

Contohnya Proteksi

Pembahasan yang berikutnya adalah contoh proteksi dalam kehidupan sehari-hari. Antara lain;

  1. Pemberian bantuan

Contoh proteksi yang pertama adalah memberi bantuan. Maksudnya yaitu proteksi adalah bentuk perlindungan dan salah satu hal yang disebut sebagai proteksi adalah bantuan atau subsidi.

Contoh ini bisa digambarkan misalkan suatu usaha atau bisnis yang baru mulai melakukan proses pendirian usahanya tersebut maka bisa diberikan subsidi yang bentuknya beragam. Mulai dari pinjaman, keringan kredit dan lain sebagainya yang pasti dapat memberikan kemudahan untuk usaha tersebut agar bisa berdiri dan berjalan dengan lancar.

  1. Penetapan produk-produk tertentu

Contoh proteksi atau perlindugan yang berikutnya adalah penetapan produk-produk tertentu. Maksudnya yaitu, pemerintah bisa memberlakukan proteksi terhadap barang-barang dari dalam negeri dengan cara membatasi atau memberikan syarat-syarat khususnya bagi produk luar yang akan masuk ke Indonesia.

Hal ini sangat penting, karena dengan penetapan produk-produk tertentu tersebut maka tidak semua jenis barang yang asalnya dari luar negeri bisa masuk dengan mudah ke Indonesia. Selain itu, dengan hal ini pula maka bisnis-bisnis di dalam negeri juga lebih terlindungi dari berbagai produk luar yang beraneka macam.

  1. Penentuan biaya masuk

Contoh proteksi atau perlindungan yang terakhir adalah penentuan biaya masuk. Artinya pemerintah akan memberlakukan batas minimal dan maksimal agar barang-barang yang akan masuk ke dalam negeri bisa dipilih secara baik dan tidak semuanya dapat masuk dengan mudah.

Penetapan biaya masuk ini juga bisa berpengaruh terhadap produk luar yang harga jualnya semakin tinggi, sehingga dalam hal ini produk-produk dari dalam negeri bisa lebih terlindungi agar tetap dapat menjual produk dipasaran dengan cara persaingan sehat.

Nah, itulah saja artikel yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian proteksi menurut para ahli, ciri, jenis, dan contohnya yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberi edukasi bagi kalian yang membutuhkannya.

Sumber Tulisan
  • https://cerdasco.com/proteksi-perdagangan/
  • https://wendygipn.wordpress.com/2014/08/23/proteksi-perdagangan/
Gambar Gravatar
Nama saya Nada Puspitasari saat ini sedang menempuh studi pendidikan IPS di salah satu kampus negeri terbaik di Jawa Tengah. Selain menulis di website https://www.ipsterpadu.com saya juga sedang menyelesaikan studi S1 saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *