Pengertian Penawaran, Hukum, Jenis, Faktor, dan Contohnya

Diposting pada

Defenisi Penawaran
Konsep penawaran dalam ekonomi adalah kompleks dengan banyak rumus matematika, aplikasi praktis dan faktor-faktor yang berkontribusi. Sementara penawaran dapat merujuk pada apa pun yang laris terjual di dalam harga pasar yang kompetitif, penawaran paling sering digunakan untuk merujuk barang, jasa, atau tenaga kerja. Salah satu faktor terpenting yang mempengaruhi penawaran adalah harga barang. Secara umum, jika harga barang meningkat maka penawaran juga akan meningkat, begitulah bunyi hukum penawaran.

Harga barang terkait dan harga input (energi, bahan baku, tenaga kerja) juga memengaruhi penawaran karena berkontribusi pada peningkatan harga keseluruhan barang yang dijual. Terdapat dua jenis penawaran yaitu penawaran individu dan penawaran pasar. Salah satu contoh penawaran mislanya para pedagang menawarkan/menjual barang-barang di pasar.

Penawaran

Dalam ilmu prinsip ekonomi penawaran adalah jumlah sumber daya yang perusahaan, produsen, buruh, penyedia aset keuangan, atau agen ekonomi lainnya bersedia dan mampu berikan ke pasar atau langsung ke agen lain di pasar. Penawaran bisa dalam mata uang, waktu, bahan mentah, atau benda langka atau berharga lainnya yang dapat diberikan kepada agen lain.

Sebagai contoh dalam hal waktu, penawaran tidak ditransfer ke satu agen dari agen lain, tetapi satu agen dapat menawarkan beberapa sumber daya lain sebagai imbalan dari waktu yang dihabiskan untuk melakukan sesuatu. Penawaran sering diplot secara grafik sebagai kurva penawaran, dengan jumlah yang disediakan (variabel dependen) diplot secara horizontal dan harga (variabel independen) diplot secara vertikal.

Pengertian Penawaran

Penawaran adalah istilah ekonomi yang mengacu pada jumlah produk atau layanan tertentu yang bersedia ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada tingkat harga tertentu pada periode tertentu.

Penawaran adalah konsep ekonomi mendasar yang menggambarkan jumlah total barang atau jasa tertentu yang tersedia bagi konsumen. Penawaran dapat dikaitkan dengan jumlah yang tersedia dengan harga tertentu atau jumlah yang tersedia di kisaran harga jika ditampilkan pada grafik.

Ini berkaitan erat dengan arti permintaan akan barang atau jasa dengan harga tertentu; semua yang lain sama, penawaran yang disediakan oleh produsen akan naik jika harga naik karena semua perusahaan mencari untuk memaksimalkan keuntungan.

Tren penawaran dan permintaan membentuk dasar ekonomi modern. Setiap barang atau jasa spesifik akan memiliki pola penawaran dan permintaan sendiri berdasarkan harga, utilitas, dan preferensi pribadi. Jika orang menuntut barang dan mau membayar lebih untuk itu, produsen akan menambah penawaran. Ketika pasokan meningkat, harga akan turun dengan tingkat permintaan yang sama.

Idealnya, pasar akan mencapai titik keseimbangan di mana penawaran sama dengan permintaan (tidak ada kelebihan atau kekurangan penawaran) untuk titik harga tertentu; pada titik ini, utilitas konsumen dan keuntungan produsen dimaksimalkan.

Pengertian Penawaran Menurut Para Ahli

Adapun definisi penawaran menurut para ahli, antara lain:

  1. Gregory Mankiw (2000)

Penawaran ialah kuantitas yang ditawarkan yang memiliki huhungan positif dengan harga barang. Jumlah barang yang ditawarkan akan meningkat bila harga barang menurun. Keterkaitan antara harga dan kuantitas yang ditawarkan tersebut dinamakan hukum penawaran (law of supply) yang menyatakan bahwa ketika harga barang meningkat maka kuantitas barang yang ditawarkan akan meningkat.

  1. Gilarso (2003)

Penawaran ialah jumlah dari barang tertentu yang akan dijual dengan berbagai kemungkinan harga dalam jangka waktu, ceteris dan paribus. Berdasarkan  hal tersebut bisa dikatakan bahwa penawaran merujuk pada hubungan fungsional antara jumlah barang yang dijual dengan harga per satuan.

  1. Alexander Hamilton Institute

Pengertian penawaran ialah sejumlah barang-barang yang ditawarkan untuk dijual dengan beberapa kemungkinan harga.

Penawaran Adalah
Penawaran

Hukum Penawaran

Hukum penawaran berbunyi “Semakin tingi harga, maka jumlah barang yang akan bersedia untuk ditawarkan juga semakin banyak. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, maka jumlah barang yang akan bersedia ditwarkan juga semakin sedikit”.

Hukum penawaran tersebut akan berlaku jika faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap penawaran tidak berubah (cateris paribus).

Penawaran barang atau jasa untuk masing-masing tingkat harga bisa dijelaskan dalam bentuk grafik, yang disebut kurva penawaran. Pada kurva penawaran tersebut, digambarkan hubungan antara jumlah penawaran barang maupun jasa pada tingkat harga tertentu dengan tingkat harga. Pada saat menggambar kurva penawaran digunakan asumsi ceteris paribus.

Jenis Penawaran

Terdapat dua jenis penawaran yang dihubungkan dengan permintaan, yaitu penawaran individu dan pasar. Penjelasannya sebagai berikut;

  1. Penawaran Individu

Pengertian penawaran individu yaitu sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh produsen atau penjual di waktu, tempat atau dengan harga tertentu.

  1. Penawaran Pasar

Pengertian penawaran dalam arti pasar yaitu sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh sekelompok produsesn atau penjual didalam waktu, tempat dan harga tertentu.

Faktor Penawaran

Penawaran dipengaruhi oleh beragam faktor, diantaranya yaitu sebagai berikut;

  1. Harga Dari Barang Itu Sendiri

Apabila harga barang yang ditawarkan mengalami kenaikan, maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan mengalami mengalami kenaikan. Begitu pula sebaliknya, apabila jumlah barang yang ditawarkan mengalami penurunan maka harga yang akan ditawarkan oleh penjual pun juga akan mengalami penurunan harga.

  1. Harga Barang Pengganti

Perubahan harga barang pengganti juga berpengaruh terhadap penawaran suatu barang atau jasa. Apabila harga barang pengganti mengalami kenaikan maka penjual pun akan meningkatkan jumlah barang yang ditawarkan. Dengan demikian, penjual berharap konsumen akan beralih dari barang penggantu ke barang barang lain yang ditawarkan, karena harganya lebih rendah atau murah.

  1. Biaya Produksi

Biaya produksi juga berpengaruh terhadap harga penawaran barang. Besar kecilnya biaya produksi bisa mempengaruhi harga dari suatu barang, sebab biaya yang digunakan dalam proses produksi seperti biaya yang digunakan untuk membeli bahan baku, biaya untuk menggaji pegawai atau karyawan hingga biaya untuk membeli bahan-bahan penolong dan lain sebagainya, juga mempengaruhi harga dari sebuah barang yang akan dijual.

Apabila biaya-biaya produksi meningkat, maka harga barang yang diproduksi akan melambung tinggi. Akibatnya yaitu produsen akan menawarkan barang produksinya dalam jumlah yang lebih sedikit.

Hal tersebut disebabkan karena produsen tidak ingin mengalami kerugian, dan sebaliknya apabila biaya produksi turun maka produsen akan meningkatkan jumlah produksinya. Dengan demikian, penawaran terhadap barang yang dihasilkan pun akan meningkat.

  1. Jumlah Penjual atau Produsen

Apabila jumlah produsen suatu barang tertentu tinggi, maka jumlah penawaran terhadap barang tersebut juga akan tetap tinggi. Misalnya, jika suatu daerah menjadi sentra penghasil sepatu. Maka penawaran sepatu di daerah tersebut akan tinggi.

  1. Kemajuan Teknologi

Kemajuan teknologi turut mempengaruhi besar/kecilnya harga barang yang ditawarkan, sebab teknologi yang lebih modern semakin memudahkan produsen dalam menghasilkan barang atau pun jasa. Penggunaan mesin-mesin modern mampu menurunkan biaya produksi dan dapat memudahkan produsen dalam menjual barang dengan jumlah yang lebih banyak.

  1. Pajak

Pajak juga menjadi salah satu faktor yang bisa mempengaruhi harga penawaran terhadap suatu produk, sebab pemerintah sendiri telah menetapkan nilai dalam arti pajak yang untuk suatu produk sehingga jika pajak dari suatu barang tersebut menjadi tinggi dapat mengakibatkan berkurangnya permintaan dan penawaran pun juga akan berkurang.

  1. Perkiraan Harga di Masa Depan

Perkiraan harga di masa depan juga berpengaruh terhadap besar atau kecilnya jumlah penawaran. Apabila perusahaan memperkirakan harga barang atau jasa menjadi naik, sementara penghasilan masyarakat tidak mengalami perubahan, maka perusahaan akan menurunkan jumlah barang dan jasa yang nantinya akan ditawarkan.

Contoh Penawaran

Beberapa contoh penawaran, misalnya:

  1. Para pedagang menawarkan/menjual barang-barang di pasar.
  2. Pemilik toko membuka toko untuk menawarkan barangnya kepada orang lain.
  3. Pedagang keliling menawarkan barang dagangannya keliling dari rumah ke rumah.
Kesimpulan

Dari penjelasan yang telah dikemukakan dapat dikatakan bahwa penawaran adalah jumlah produk per unit waktu yang bersedia dijual oleh produsen dengan berbagai harga ketika semua faktor lain dianggap konstan. Di pasar tenaga kerja. Maksud penawaran tenaga kerja adalah jumlah waktu per minggu, bulan, atau tahun yang bersedia dihabiskan individu untuk bekerja, sebagai fungsi dari tingkat upah.

Demikialah artikel yang sudah kami tuliskan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian penawaran menurut para ahli, hukum, jenis, faktor, dan contohnya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta referensi mendalam. Trimakasih,

Sumber Tulisan
  1. Supply (economics) dari https://en.wikipedia.org/wiki/Supply_(economics)
  2. What is Supply? Dari https://www.myaccountingcourse.com/accounting-dictionary/supply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *