Pengertian Minat, Ciri, Jenis, dan Contohnya

Diposting pada

Minat Adalah

Minat adalah kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu; atau disebut juga gairah atau keinginan. Minat seseorang pada objek akan lebih tampak jika objek itu sesuai sasaran dan berkaitan dengan keinginan dan kebutuhan seseorang yang bersangkutan (Sardiman,1990: 76). Sehingga bisa dikatakan bahwa Minat berkaitan dengan perasaan suka atau senang dari seseorang terhadap sesuatu objek.

Minat memiliki beberapa ciri, salah satunya yaitu memunculkan sikap positif terhadap suatu objek dalam kognisi makluk sosial, serta adanya sesuatu yang menyenangkan yang muncul dari sesuatu objek itu. Terdapat beragam jenis minat, antara lain minat musik, minat persuasif, minat layanan sosial, minat hitung-menghitung, dan lain-lain.

Minat

Minat merupakan aktivitas atau tugas-tugas yang membangkitkan perasaan ingin tahu, perhatian, dan memberi kesenangan atau kenikmatan. Minat bisat menjadi indikator dari kekuatan seseorang dalam bidang tertentu dimana dia akan termotivasi untuk mempelajarinya dan menunjukkan kinerja yang tinggi.

Pengertian Minat

Secara sederhana, minat dapat diartikan sebagai kecenderungan dalam diri individu untuk tertatik pada sesuatu objek atau menyenangi sesuatu objek.

Minat yang timbul pada diri seseorang bisa diawali dengan adanya perhatian terhadap suatu aktivitas. Perhatian tersebut kemudian memunculkan keinginan untuk terlibat di dalam aktivitas tersebut. Minat kemudian mulai memberikan daya tarik yang ada atau ada pengalaman yang menyenangkan denga hal-hal tersebut

Pengertian Minat Menurut Para Ahli

Adapun definisi minat menurut para ahli, antara lain:

Crow & Crow

Minat dapat didefinisikan sebagai suatu hal yang mempunyai hubungan dengan daya gerak yang akan mendukung seseorang untuk tertarik pada sebuah benda, pada orang atau kegiatan tertentu. Bahkan bisa juga berupa pengalaman yang cukup efektif yang mungkin saja dimulai dari kegiatan itu sendiri. Minat dapat dimulai dari kebiasaan yang sering dilakukan.

Rast, Harmin dan Simon

Minat mempunyai hal-hal pokok yang diantaranya yaitu:

  1. Ada perasaan senang dalam diri yang memunculkan perhatian terhadap objek tertentu
  2. Ada ketertarikan terhadap objek tertentu
  3. Ada aktivitas atau kegiatan atas objek tertentu
  4. Mempunyai kecenderungan untuk bersikap lebih aktif
  5. Objek aktivitas tersebut dipandang fungsional dalam kehidupan
  6. Ada kecenderungan yang bersifat mengarahkan dan mempengaruhi tingkah laku individu

Shaleh Abdul Rahman

Minat ialah suatu kecenderungan untuk memberikan perhatian dan bertindak terhadap orang, aktivitas atau situasi yang menjadi objek dari minat tersebut dengan disertai perasaan senang atau gembira.

Witherington

Minat ialah kesadaran seseorang terhadap suatu objek, seseorang, suatu soal atau situasi tertentu yang mengadung sangkut paut dengan dirinya atau dipandang sebagai sesuatu yang sadar.

Bimo Walgito

Minat ialah suatu keadaan dimana seseorang memiliki perhatian terhadap sesuatu dan disertai keinginan untuk mengetahui dan mempelajari maupun membuktikan lebih jauh lagi apa yang mereka peroleh dan mereka pelajari.

Sobur

Minat ialah keinginan erat dengan perhatian yang dimiliki, dimana perhatian tersebut dapat menimbulkan kehendak pada seseorang. Selain itu kehendak juga mempunyai hubungan erat dengan kondisi fisik layaknya sakit, capai, lesu atau sebaliknya menjadi sehat dan bugar. Begitu pula dengan kondisi psikis seperti senang, tidak senang, tegang, bergairah dan seterusnya.

Slameto

Minat ialah rasa suka yang berlebih serta adanya rasa keterikatan terhadap sesuatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh. Apabila dicermati, definisi minat menurut Slameto tersebut merupakan hal yang dilihat dalam diri sendiri dan mempunyai hubungan dengan hal yang ada di luar diri. Jika hubungan semakin kuat atau dekat, maka minat semakin besar.

Ciri Minat

Bimo Walgito mengemukakan bahwa minat memiliki beberapa ciri atau karakteristik, diantaranya yaitu:

  1. Memunculkan sikap positif terhadap suatu objek.
  2. Adanya sesuatu yang menyenangkan yang muncul dari sesuatu objek itu.
  3. Mengandung suatu pengharapan yang nantinya memunculkan keinginan untuk melakukan sesuatu, atau biasanya dinamakan dengan gairah.

Selain ciri-ciri di atas, Hurlock (1990:155) juga mengemukakan terkait 7 ciri minat, antara lain:

  1. Minat seseorang tumbuh bersamaan dengan perkembangan fisik dan mentalnya

Artinya, minat juga mengalami perubahan selama terjadi perubahan fisik dan mental, misalnya perubahan minat karena perubahan usia.

  1. Minat tergantung pada persiapan belajar

Artinya, kesiapan belajar merupakan salah satu faktor yang menyebabkan peningkatan minat seseorang. Seseorang tidak akan memiliki minat sebelum mereka siap secara fisik maupun mental.

  1. Minat bergantung pada kesempatan belajar

Artinya, minat pada anak-anak maupun orang dewasa sangat bergantung pada kesempatan belajar yang ada. Biasanya, sebagian anak kecil lingkungannya hanya terbatas pada rumah, sehingga minat mereka tumbuh di rumah. Akan tetapi, seiring pertumbuhan mereka di lingkungan dari proses sosial yang ada di sekitarnya, mereka menjadi tertarik pada minat orang di luar rumah yang mereka kenal.

  1. Perkembangan minat mungkin terbatas

Artinya, perkembangan minat bisa saja terbatas karena disebabkan oleh keadaan fisik yang tidak memungkinkan. Seseorang yang cacat fisik tidak mempunyai minat yang sama pada olah raga seperti teman sebayanya yang normal. Perkembangan minat juga bisa dibatasi oleh pengalaman sosial yang terbatas.

  1. Minat dipengaruhi oleh pengaruh budaya

Artinya, kemungkinan minat akan lemah apabila tidak diberi kesempatan untuk menekuni minat yang dianggap tidak sesuai oleh kelompok budaya mereka.

  1. Minat berbobot emosional

Artinya, minat berkaitan dengan perasaan, jika suatu objek dihayati sebagai sesuatu yang sangat berharga, maka timbul perasaan senang yang akhirnya diminatinya. Bobot emosional menentukan kekuatan minat tersebut, bobot emosional yang tidak menyenangkan melemahkan minat dan sebaliknya, bobot emosional yang menyenangkan menguatkan minat.

  1. Minat dan egosentris

Artinya, minat berbobot egosentris apabila seseorang terhadap sesuatu baik manusia maupun barang memiliki kecenderungan untuk memilikinya.

Faktor Pengaruh Timbulnya Minat

Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap timbulnya minat, sebagaimana yang disampaikan oleh Sudarsono (1980 : 12), antara lain:

  1. Faktor kebutuhan dari dalam. Kebutuhan tersbeut bisa berupa kebutuhan yang berhubungan dengan jasmani dan kejiwaan.
  2. Faktor motif sosial. Timbulnya minat dalam diri seseorang bisa didorong oleh motif sosial yaitu kebutuhan untuk memeproleh pengakuan, perhargaan dari lingkungan dimana ia berada.
  3. Faktor emosional. Faktor ini adalah ukuran intensitas seseorang dalam menaruh perhatian terhadap sesuat kegiatan atau objek tertentu.

Jenis Minat

Minat bisa dibagi menjadi dua macam, yaitu:

  1. Minat primitif atau biologis

Yaitu minat yang timbul dari kebutuhan-kebutuhan jasmani berkisar pada soal makanan, comfort, dan aktifitas. Ketiga hal ini mencakup kesadaran tentang  kebutuhan yang terasa akan sesuatu yang dengan langsung  dapat memuaskan dorongan untuk mempertahankan organisme.

  1. Minat kultural atau sosial

Yaitu minat yang berasal dari kegiatan belajar dengan taraf yang lebih tinggi. Orang-orang yang terdidik ditandai dengan adanya minat yang benar-benar luas pada hal – hal yang bernilai (Witherington, H. C, 1999).

Kuder dalam Purwaningrum (1996: 14) juga mengemukakan jenis-jenis minat yang dapat dikelompokkan mnejadi sepuluh macam, yaitu:

  1. Minat terhadap alam sekitar, ialah minat terhadap pekerjaan-pekerjaan dengan alam, binatang dan tumbuhan.
  2. Minat mekanis, ialah minat terhadap pekerjaan yang bertalian dengan mesin-mesin atau alat mekanik.
  3. Minat hitung menghitung, ialah minat terhadap pekerjaan yang membutuhkan perhitungan.
  4. Minat terhadap ilmu pengetahuan, ialah minat untuk menemukan fakta-fakta baru dan pemecahan problem.
  5. Minat persuasif, ialah minat tehadap pekerjaan yang berhubungan untuk memengaruhi orang lain.
  6. Minat seni, ialah minat terhadap pekerjaan yang berhubungan kesenian, kerajinan, dan kreasi tangan.
  7. Minat leterer, ialah minat yang berhubungan dengan masalah-masalah membaca dan menulis berbagai karangan.
  8. Minat musik, ialah minat terhadap masalah-masalah music, seperti menonton konser dan memainkan alat-alat musik.
  9. Minat layanan sosial, ialah minat yang berhubungan dengan pekerjaan untuk membantu orang lain,
  10. Minat klerikal, ialah minat yang berhubungan dengan pekerjaan administratif.

Contoh Minat

Berikut ini beberapa kategori minat beserta contoh profesinya, antara lain:

  1. Mechanical

Yaitu minat terhadap aktivitas yang berkaitan dengan bidang mesin, alat-alat, perkakas dan daya mekanik. Contoh profesinya adalah menjadi insinyur sipil, montir.

  1. Out Door

Yaitu minat terhadap aktivitas yang dilakukan di luar atau lapangan, atau pekerjaan yang berhubungan dengan hal-hal rutin di luar. Contoh profesinya adalah nelayan, sopir, bertani, pesepakbola.

  1. Medical

Yaitu minat terhadap aktivitas yang terkait dengan pengobatan. Contoh profesinya adalah dokter, ahli bedah, perawat, farmasi, fisioterapi.

  1. Praktical

Yaitu minat terhadap aktivitas yang berkaitan dengan pekerjaan praktis, yang bisa dilakukan dengan keterampilan. Contoh profesinya adalah ahli bangunan, karya pertukangan.

  1. Clarical

Yaitu minat terhadap aktivias yang berhubungan dengan tugas-tugas rutin yang memerlukan ketelitian dan ketepatan dalam perhitungan. Contoh profesinya adalah maneger bank, sekretaris, pegawai.

  1. Social Service

Yaitu minat terhadap aktivitas yang berkaitan dengan kesejahteraan dalam arti masyarakat, keinginann menolong, membimbing dan menasehati, keinginan mengerti orang lain dan mempunyai ide.

  1. Musical

Yaitu minat terhadap aktivitas yang berkaitan dengan musik, baik memainkan, mendengarkan, bernyanyi atau membaca sesuatu yang berhubungan dengan musik, peghargaan terhadap musik. Contoh profesinya adalah pemain musik, komponis, guru musik, penikmat musik.

  1. Laterarary

Yaitu minat terhadap aktivitas yang berkaitan dengan buku-buku, kegiatan membaca, mengarang. Contoh profesinya adalah wartawan, pengarang, penyair, penulis skenario drama/film/sinetron.

  1. Aesthetic

Yaitu minat terhadap aktivitas yang berkaitan dengan keindahan, bersifat seni dan menciptakan sesuatu yang bernilai seni. Contoh profesinya adalah seniman, arsitek, perancang.

  1. Personal Contact

Yaitu Minat yang berhubungan dengan manusia, diskusi, membujuk, bergaul dengan orang lain atau sesuatu yang membutuhkan kontak dengan masyarakat. Contoh profesinya adalah sales, penyiar, konselor, motivator, broker.

  1. Scientific

Yaitu minat yang berhubungan dengan kreativitas dan analisis, penyelidikan dan eksperimen, kimia maupun pengetahuan umum. Contoh profesinya adalah ilmuwan, insinyur, ahli biologi.

  1. Computational

Yaitu minat yang berhubungan dengan angka-angka. Contoh profesinya adalah akuntan, ahli statistik, auditor, kasir, guru matematika.

Itulah tadi penjelasan serta pengulasan dengan lengkap terkait dengan pengertian minat menurut para ahli, ciri, faktor yang mempengaruhi, jenis, dan contohnya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan mendalam bagi pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *