Pengertian Kelangkaan, Jenis, Penyebab, Dampak, dan Contohnya

Diposting pada

Kelangkaan Adalah

Kelangkaan adalah masalah ekonomi mendasar di mana keinginan tanpa batas tidak dapat dipenuhi karena sumber daya yang tersedia terbatas. Inilah yang sekaligus menjadi penyebab terjadinya kelangkaan. Dunia memiliki jenis faktor-faktor produksi yang terbatas termasuk tanah, tenaga kerja manusia, dan modal yang tidak dapat diproduksi sebanyak yang diinginkan manusia.

Skenario ini meminta orang untuk mengatasi kelangkaan dengan cara membuat keputusan tentang bagaimana mengalokasikan sumber daya secara efisien sehingga kebutuhan dasar dapat dipenuhi. Kelangkaan juga bervariasi dari satu tempat ke tempat lain. Contohnya seseorang yang tinggal di padang pasir, misalnya, menghadapi kelangkaan air sementara itu mungkin tidak terjadi pada orang lain yang tinggal di lahan basah.

Kelangkaan

Kelangkaan dalam ekonomi digunakan untuk menggambarkan kurangnya berbagai bentuk modal. Kelangkaan dapat digunakan untuk menggambarkan situasi ekonomi dalam ekonomi, atau dapat digunakan untuk menggambarkan situasi yang lebih umum.

Dalam ilmu ekonomi, kelangkaan adalah hasil dari orang-orang yang memiliki “Keinginan dan Kebutuhan Tanpa Batas,” atau selalu menginginkan sesuatu yang baru, dan memiliki “Sumber Daya Terbatas.”

Sumber daya terbatas berarti bahwa tidak pernah ada sumber daya yang cukup, atau bahan, untuk memenuhi, atau memenuhi keinginan dan kebutuhan yang dimiliki setiap orang. Kelangkaan disebut “masalah ekonomi dasar,” yang berarti selalu ada.

Kelangkaan ada karena efek alam seperti kekeringan, banjir, badai, serangan hama, kebakaran dan hal-hal lainnya. Kelangkaan nyata juga dapat terjadi karena penggunaan sumber daya yang tidak terbarukan secara berlebihan. Barang (barang) dan jasa juga langka karena hanya ada sedikit barang di dunia dan karena keterbatasan teknologi dan prioritas kita sendiri.

Pengertian Kelangkaan

Dalam ilmu ekonomi, kelangkaan bisa diuraikan menjadi dua definisi, yaitu:

  1. Langka dalam arti tidak cukup dibandingkan dengan banyaknya kebutuhan manusia, sementara berbagai benda yang tersedia, memiliki jumlah yang terbatas. Akibatnya, terjadilah kelangkaan.
  2. Langka dalam arti manusia harus melakukan pengorbanan untuk mendapatkannya. Keterbatasan alat pemuas kebutuhan dikarenakan oleh kelangkaan atau keterbatasan sumber daya ekonomi.

Pengertian Kelangkaan Menurut Para Ahli

Adapun definisi kelangkaan menurut para ahli, antara lain adalah sebagai berikut;

Investopedia

Kelangkaan mengacu pada masalah ekonomi dasar, kesenjangan antara sumber daya yang terbatas dan keinginan yang secara teoretis tidak terbatas. Situasi ini mengharuskan orang untuk membuat keputusan tentang bagaimana mengalokasikan sumber daya secara efisien, untuk memenuhi kebutuhan dasar dan sebanyak mungkin keinginan tambahan.

Jenis Kelangkaan

Jenis-jenis kelangkaan bisa dibedakan menjadi 4, yaitu sebagai berikut;

  1. Kelangkaan Sumber Daya Alam

Sumber daya alam merupakan segala sesuatu yang terkandung di alam yang terdiri atas sumber daya biotik (hewan dan tumbuhan) dan sumber daya abiotik (tanah, air, udara, iklim, dan barang tambang). Sumber daya alam telah tersedia di alam, tapi masih harus digali terlebih dahulu agar bisa dimanfaatkan oleh manusia.

Pemanfaatan sumber daya alam dilakukan secara terus-menerus, sehingga dapat menyebabkan sumber daya alam tersebut habis, terutama sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Hal tersebut pada akhirnya berdampak kelangkaan sumber daya alam tersebut.

  1. Kelangkaan Sumber Daya Manusia

Dalam kegiatan ekonomi, manusia bukan hanya berperan sebagai sumber daya tetapi juga sebagai pengguna hasil-hasil kegiatan ekonomi. Kelangkaan sumber daya manusia terdiri atas kelangkaan secara kuantitas, yaitu dalam bentuk jumlahnya secara fisik, dan kelangkaan secara kualitas, yaitu dalam bentuk kemampuan pikirnya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, manusia dituntut untuk meningkatkan kemampuan pikirnya, misalnya melalui upaya peningkatan mutu pendidikan, pengetahuan, wawasan, keahlian, dan penguasaan teknologi, sehingga menjadi tenaga yang terdidik dan tenaga yang memiliki keterampilan.

  1. Kelangkaan Sumber Daya Modal

Sumber daya modal merupakan segala sumber daya hasil buatan manusia yang bisa digunakan untuk memudahkan terlaksananya proses produksi. Dari sumber daya modal, tersebut bisa dihasilkan barang-barang atau produk yang mempunyai nilai manfaat tinggi bagi pemenuhan kebutuhan manusia.

Bentuk sumber daya modal bisa berupa uang, dan berbentuk modal fisik, seperti bahan mentah, gedung, peralatan, dan mesin-mesin. Kelangkaan sumber daya modal akan bermuara pada kemauan dan kemampuan manusia sendiri, meskipun pada dasarnya setiap orang mempunyai kemampuan untuk membentuk sumber daya modal tersebut.

Salah satu cara untuk membentuk modal ialah kemauan yang kuat untuk bekerja keras dan berusaha, serta menabung dan mengembangkan daya cipta, manusia bisa membangun kepemilikan modalnya sendiri, baik modal uang maupun modal fisik.

  1. Kelangkaan Sumber Daya Kewirausahaan (Entrepreneurship)

Sumber daya kewirausahaan (entrepreneurship) merupakan faktor produksi yang tugas dan fungsinya mengelola dan menggabungkan faktor produksi (alam, tenaga kerja, dan modal) untuk menghasilkan barang dan jasa kebutuhan manusia.

Seorang entrepreneur yang berkualitas mampu menghasilkan produk-produk yang bermutu dan disukai oleh pembeli dengan memanfaatkan sumber-sumber yang ada. Orang yang mempunyai jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) jumlahnya masih sangat terbatas. Untuk mempunyai jiwa dan semangat kewirausahaan, seringkali cara yang ditempuh adalah dengan mempelajari cerita sukses dari seorang wirausaha yang sudah berhasil.

Penyebab Kelangkaan

Kelangkaan dapat terjadi karena disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:

  1. Perbedaan Letak Geografis

Letak geografis dapat memengaruhi kelangkaan karena sumber daya alam yang ada di Bumi tidak tersebar secara merata. Ada wilayah yang memiliki sumber daya alam melimpah, ada pula yang tidak.

  1. Pertumbuhan Penduduk

Seorang ekonomi Inggris, Thomas Robert Malthus mengemukakan bahwa pertumbuhan penduduk yang lebih cepat daripada pertumbuhan produksi berpotensi menimbulkan kelangkaan. Semakin banyak jumlah penduduk, berarti semakin banyak pula kebutuhan yang harus terpenuhi. Jadi, apabila pertumbuhan produksinya sedikit maka tidak akan mampu untuk mencukupi kebutuhan tadi.

  1. Kemampuan Produksi

Beberapa faktor produksi seperti sumber daya alam, tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan yang kita miliki tidak akan sama kemampuannya, sehingga, tidak semua kebutuhan akan dapat terpenuhi.

  1. Perkembangan Teknologi

Perkembangan teknologi di negara maju bisa dikatakan lebih pesat daripada di negara berkembang. Hal tersebut tentunya akan berpengaruh terhadap kebutuhan masyarakat disana, karena, teknologi yang rendah hanya bisa memenuhi kebutuhan yang lebih sedikit daripada teknologi yang tinggi.

  1. Bencana Alam

Terjadinya bencana alam juga akan berpengaruh terhadap jumlah sumber daya yang tersedia, sehingga hal tersebut bisa mengganggu pemenuhan kebutuhan manusianya.

  1. Perang dan penyakit

Perang akan menimbulkan kerusakan serta akan merampas segala sesuatu yang ada di sebuah negara. Sama halnya dengan penyakit yang akan mengakibatkan SDM mengalami gangguan dalam menjalankan aktifitasnya, sehingga dua hal tersebut akan menyebabkan terjadinya kelangkaan.

  1. Kebijakan pemerintah

Kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah merupakan rancangan dari suatu solusi untuk menghadapi semua rintangan yang melanda negara. Akan tetapi, jika pemerintah salah langkah, maka akan menyebabkan masalah besar yang dapat menimbulkan kelangkaan.

  1. Sumber daya manusia (tenaga ahli) yang kurang

Sumber daya manusia atau biasa disingkat SDM juga merupakan tenaga ahli yang sangat menentukan kelangsungan hidup perekonomian dalam suatu negara. Dengana adanya SDM yang berkualitas maka akan terhindar dari kelangkaan, namun begitu juga sebaliknya.

Beberapa penyebab kurangnya tenaga ahli, yaitu rendahnya tingkat pendidikan seorang individu, tidak ada motivasi atau penghargaan.

  1. Sifat serakah manusia

Pada dasarnya manusia memiliki sifat tidak pernah merasa puas ataupun cukup. Kini banyak sekali manusia yang rela membeli apa pun tanap memenajemennya, tanpa membuat skala prioritas, sehingga sifat boros akan menggerogoti dirinya.

Sebagaimana pendapat yang disampaikan oleh Mahatma Ghandi, bahwa bahwa “Sumber daya alam yang tersedia hanya cukup untuk kebutuhan manusia, tetapi tidak cukup untuk kerakusan setiap manusia”.

  1. Terbatasnya dana

Tanpa adanya dana, maka pembangunan ekonomi tidak akan bisa berjalan dan proses produksipun akan terhambat. Karena, tidak bisa dipungkiri bahwa dana merupakan aspek penting yang harus ada dalam kegiatan ekonomi khususnya dalam usaha untuk mengurangi kelangkaan.

Dampak Kelangkaan

Dampak terjadinya kelangkaan, antara lain:

  1. Menurunnya tingkat produksi

Dalam sistem produksi, alam menjadi salah satu input produksi. Semakin besar sumber daya alam yang tersedia, maka hal ini tersebut akan berpengaruh pada cadangan atau bahan mentah yang akan diproduksi. Akan tetapi, jika sumber daya alam yang tersedia semakin berkurang atau langka maka produksi yang dihasilkan semakin sedikit juga.

  1. Menurunnya pendapatan masyarakat

Apabila suatu perusahaan mengalami penurunan tingkat produksi, maka secara otomatis tenaga kerja yang dibutuhkan juga sedikit. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya pemberhentian tenaga keja (PHK), yang pada akhirnya jumlah oengangguran semakin bertambah dan pendapatan masyarakat semakin berkurang.

  1. Menaiknya harga-harga barang

Tingkat produksi berpengaruh pada sumber daya alam yang langka. Apabila sumber daya alam yang tersedia hanya sedikit, maka barang yang diproduksipun sedikit juga. Hal tersebut akan berdampak pada harga barang yang diproduksi tersebut, yaitu kenaikan harga pasar karena barang yang diproduksi hanya sedikit sedangkan arti permintaan akan barang tersebut lebih besar.

Meskipun memiliki konotasi yang negatif, tapi ternyata kelangkaan juga memiliki dampak positif yaitu kelangkaan sangat berguna bagi pemasar karena orang bersedia membayar lebih untuk produk yang dianggap langka dan berharga. Pemasar menyiratkan bahwa suatu produk dalam pasokan pendek yang menciptakan rasa urgensi bagi pembeli potensial.

Cara Mengatasi Kelangkaan

Berikut ini cara-cara atau strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kelangkaan:

  1. Menyusun Skala Prioritas Kebutuhan

Skala prioritas kebutuhan dapat diartikan sebagai daftar yang berisi tentang bermacam-macam kebutuhan hidup yang disusun berdasarkan tingkat kepentingannya, dari yang paling penting dan mendesak, bisa ditunda pemenuhannya hingga tidak perlu dipenuhi.

  1. Bersikap Arif dan Bijaksana dalam Memanfaatkan Sumber Daya

Bersikap arif dan bijaksana dalam memanfaatkan sumber daya dapat dilakukan dengan cara:

  1. Memanfaatkan sumber daya alam secara efisien dan efektif  serta menggali sumber daya alam yang belum tereskplor. Kegiatan tersebut perlu dilakukan agar sumber daya yang tersedia tidak cepat rusak atau habis dan yang baru bisa dimanfaatkan secara optimal. Contohnya yaitu dengan memperbaiki barang yang rusak, yang sekiranya masih bisa dimanfaatkan.
  2. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan ketrampilan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui kegiatan tersbeut diarapkan terbentuk tenaga kerja yang terampil dan ahli di bidang sehingga bisa memaksimalkan kegunaan sumber daya. Contohnya yaitu menyelenggarakan kursus menjahit dan pelatihan montir.
  3. Mengelola dan mendayagunakan sumber modal secara tepat guna, yang akan membuat seseorang mampu mengatur penghasilannya dengan benar. Bagi pengusaha, ia bisa mengefisienkan biaya operasional sehingga keuntungan yang diperole pun maksimal.

Contoh Kelangkaan

Contoh kelangkaan yang pernah terjadi di dunia, misalnya:

  1. Pada tahun 1970-an, negara-negara industri utama dunia menghadapi kekurangan minyak yang cukup besar yang mengakibatkan kenaikan harga. AS, Kanada, Australia, Eropa Barat, Selandia Baru, dan Jepang adalah beberapa negara yang terkena dampaknya.

Beberapa peristiwa berkontribusi pada krisis minyak termasuk Perang Yom Kippur dan juga Revolusi Iran. Krisis memiliki efek stagnasi pertumbuhan di beberapa negara sementara negara-negara Barat terpaksa mencari komoditas di Timur Tengah, Meksiko, dan Norwegia.

  1. Pada 2012, flu burung menyebar di peternakan unggas Meksiko yang menyebabkan jutaan ayam mati. Flu terjadi di beberapa negara penghasil telur penting seperti Jalisco yang menghasilkan 52% dari telur negara. Efek flu dirasakan di banyak bagian negara karena harga telur melonjak hingga 10%.

Itulah tadi penjelasan yang bisa kami barikan kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian kelangkaan menurut para ahli, jenis, penyebab, dampak, dan contohnya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan dan menambah pengetahuan bagi pembaca sekalian. Trimakasih,

Sumber Tulisan
  1. Examples of Scarcity dari https://www.youtube.com/watch?v=tezbdLHE7eQ
  2. Scarcity dari https://simple.wikipedia.org/wiki/Scarcity
  3. What is Scarcity? dari https://www.worldatlas.com/articles/what-is-scarcity.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *