Pengertian Industri, Bentuk, dan Contohnya

Diposting pada

Industri Adalah

Pada dasarnya perkembangan dan kemajuan dunia industri yang terjadi saat ini memiliki banyak pengaruh bagi perkembangan dan kemajuan masyarakat secara umum, khususnya pendapatan daerah tempat kawasan industri tersebut berdiri. Oleh sebab itulah atas kajian sosial artikel ini akan menjelaskan secara lengkap tentang makna insutri itu sendiri.

Industri

Industri adalah istilah yang mulai muncul keberadaannya dalam persefektif ilmu pengetahuan sejak era modernisasi berada, kata ini sebagai akibat adanya penemuan-penemuan baru yang merubah pola hidup manusia dari tradisional kedalam mekanisme yang lebih terarur, terutama sekali dalam bidang mata pencaharian (pekerjaan).

Pengertian Industri

Pengertian industri adalah serangkaian pola hubungan yang terbangun/terbentuk di dalam kehidupan masyarakat diantaranya para pelaku proses produksi akan adanya barang atau jasa yang dilakukan oleh internal dan eksternal perusahaan.

Pihak-pihak yang akan senantiasa ada di dalam industri ini, antara lain adalah;

  1. Pekerja
  2. Pengusaha
  3. Pemerintah

Kemudian secara lebih luas lagi pola yang tercipta dalam pihak-pihak yang berkaitan tersebut akhirnya membentuk kajian khusus yang dikenal sebagai “hubungan industrial”.

Pengertian Industri Menurut Para Ahli

Adapun pendapat ahli tentang pengertian industri ini, antara lain adalah sebagai berikut;

Daniri (2014)

Industrialisasi memiliki pengertian yaitu suatu proses perubahan sosial yang ada di masyarakat dengan menekankan pada sistem ekonomi yang mana mampu mengubah sistem pencaharian masyarakat agraris menjadi masyarakat industrial.

Hartono (2000)

Industrialisasi adalah serangkaian keadaan dimana pada faktanya masyarakat berfokus pada ekonomi yang meliputi pekerjaan yang semakin beraneka ragam jenisnya, gaji, dan penghasilan yang semakin tinggi.

Ciri-Ciri Industri

Karakteristik yang ada dalam industri ini, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Memiliki tenaga kerja yang jumlahnya kisaran 6 sampai dengan 10, yang kemudian dikenal dengan kariawaan
  2. Memiliki pembagian kerja yang jelas dalam proses pengelolaan dan pemproduksian
  3. Menguatkan modal dan inovasi yang tinggi
  4. Barang/Jasa yang dihasilkan memiliki peranan penting dalam penunjang kehidupan masyarakat

Bentuk Industri

Dalam perkembangannya, menurut Keraf (1998), industrialisasi digolongkan dan dibagi kedalam dua kelompok yang berbeda, antara lain adalah sebagai berikut;

Industri Padat Modal

Industri padat modal adalah sistem perekonomian yang mengutamakan modal sebagai upaya untuk memperkaya atau memperbanyak kariawan. Modal menjadi sumber utama dalam mengembangkan perusahaan, sehingga konektifitasnya semakin tinggi modal yang ada maka semakin besar usaha yang dijalankan.

Industri Padat Karya

Sedangkan untuk Industri padat karya adalah prosesi produksi yang menghasilkan nilai-nilai inovatif dalam pengembangan usaha yang dilakukan. Keadaan ini menjadi kunci utama suksesi dalam berwirausaha, sehingga diyakini kompetisinya lebih pada penemuan baru ataupun pengembangan yang dari penemuan yang ada (inovasi).

Contoh Industri

Sebagai proses memperjelasanya, untuk contoh industry yang mudah ditemukan dalam keseharian, antara lain adalah sebagai berikut;

Garmen di Kabupaten Semarang

Kabupaten Semarang memiliki banyak industri bergerak di bidang industri tekstil dan garmen yang termasuk dalam industri padat karya, dari proses memperoduksinya juga mempunyai jumlah pekerja buruh memberikan kontribusi dalam perekutan tenaga kerja.

Selain itu dalam perusahaan tekstil di Kabupaten Semarang tenaga mesin dan tenaga manusia memiliki peran yang sangat kuat dalam proses berjalannya roda perekonomian dalam pabrik sehingga selain bertujuan menambah profit bagi perusahaan juga bisa berdampak untuk kemakmuran masyarakat yang ada di sekitarnya.

Start Up

Akhir-akhir ini banyak ditemukan industry era digital yang semakin hari semakin besar pengaruhnya. Dalam industri ini menciptakan produk yang tidak nyata, misalnya tentang pelayanan jasa yang diberikan oleh Treveloka ataupun Gojek.

Berkembangnya start up di Indonesia menjadi salah satu contoh indutri yang berkembang dengan mengutamakan pada inovasi bukan lagi pada modal yang besar. Siapa yang menemukan dan memulai pertama maka ialah yang kemudian dianggap sebagai salah satu perusahaan yang besar.

Televisi

Selain contoh diatas, untuk bentuk industri padat modal yang bisa disebutkan ialah muculnya televise ataupun radio. Yang kita tahu pada saat kemunculannya modal memiliki peranan yang penting, semakin tinggi modal maka ia semakin memiliki banyak pengaruh dalam media masa.

Hingga akhirnya dalam indisutri seperti pertevisian hanya dimiliki oleh orang-orang yang mempunyai modal besar saja, sulit bagi pengusaha baru yang juga akan mendirikannya.

Bank

Contoh lain dalam industri jasa yang termasuk pada modal adalah perbankan yang dimiliki segelitir orang-orang atau diakomodasi pemerintahan. Pada usaha ini modal besar memiliki peranan yang juga takalah penting, maka tak heran kebanyakan orang-orang kaya di Indonesia memiliki bank sebagau akses mengumpulkan pundi-pundi keuangannya.

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang sudah dijelaskan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian industri menurut para ahli, ciri, jenis, dan contohnya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi semuanya. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *