Pengertian Ekonomi, Ruang Lingkup, Objek Studi, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada

Ekonomi Adalah

Ketika mendengar kata “ekonomi” banyak orang berpikir itu semua tentang uang. Anggapan itu salah, sebab kegiatan ekonomi bukan hanya tentang uang namun tentang menimbang berbagai pilihan atau alternatif dalam kehidupan. Beberapa pilihan tersebut penting tersebut, meski terkadang melibatkan uang.

Sebagai ilmu tentang pengambilan keputusan tersebut, objek ilmu ekonomi sering kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari baik secara sadar maupun tidak.

Ekonomi

Ekoomi pada hakekatnya menjadi studi pengetahuan tentang membuat pilihan. Dimana, dalam ilmu ekonomi mengkaji bagaimana individu, bisnis, pemerintah, dan negara membuat pilihan pada mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk memenuhi serangkaian keinginan atau kebutuhan mereka yang tidak terbatas.

Sehingga atas dasar itulah ilmu ekonomi senantisa membantu untuk menentukan bagaimana mengatur dan mengoordinasikan upaya tertentu untuk mencapai hasil maksimal.

Sejarah Ilmu Ekonomi

Dalam sejarahnya, salah satu pemikir ekonomi yang tercatat paling awal adalah petani/penyair Yunani abad ke-8 SM, Hesiod, yang menulis bahwa tenaga kerja, bahan, dan waktu perlu dialokasikan secara efisien untuk mengatasi kelangkaan. Tetapi pendirian ekonomi Barat modern terjadi jauh hari kemudian, umumnya dikreditkan ke penerbitan buku filsuf Skotlandia Adam Smith 1776, An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations.

Prinsip (dan masalah) pelaku ekonomi adalah bahwa manusia memiliki keinginan yang tidak terbatas dan menempati dunia dengan sarana yang terbatas. Karena alasan ini, konsep efisiensi dan produktivitas dianggap penting oleh para ekonom. Meningkatnya produktivitas dan penggunaan sumber daya yang lebih efisien, menurut mereka, dapat mengarah pada standar hidup yang lebih tinggi.

Terlepas dari pandangan ini, ekonomi telah dikenal sebagai “ilmu suram,” sebuah istilah yang diciptakan oleh sejarawan Skotlandia Thomas Carlyle pada tahun 1849. Dia menggunakannya untuk mengkritik pandangan liberal tentang ras dan kesetaraan sosial dari para ekonom kontemporer seperti John Stuart Mill. Meskipun beberapa sumber menunjukkan Carlyle sebenarnya menggambarkan prediksi suram oleh Thomas Robert Malthus bahwa pertumbuhan populasi akan selalu melebihi pasokan makanan.

Pengertian Ekonomi

Ekonomi adalah ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berkaitan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi barang mapun jasa, sehingga objek kajian dalam studi ini berhubungan dengan daya dan upaya manusia dalam memenuhi kebutuhannya untuk mencapai suatu kemakumuran.

Hal ini berdasarkan pada istilah “ekonomi” berasal dari Bahasa Yunani Oikos yang berarti keluarga atau rumah tangga dan nomos yang artinya peraturan atau hokum. Dari pengertian ersebut sehingga secara harfiah eonomi merupakan suatu manajemen oleh rumah tangga.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli

Adapun definisi ekonomi menurut para ahli, antara lain:

  1. Robbins, Ekonomi adalah ilmu tentang perilaku manusia sebagai hubungan antara tujuannya dihadapkan dengan ketersediaan sumber daya untuk mencapai tujuannya.
  2. Alfred Marshall, Pengertian ekonomi adalah studi tentang manusia sebagaimana mereka menjalani hidup, bergerak dan berpikir dalam konteks keseharian.
  3. John Adam Smith, Arti ekonomi yaitu ilmu yang menyelidiki tentang suatu keadaan dan sebab adanya kekayaan negara.
  4. John Stuart Mill, Makna ekonomi adalah ilmu yang konsen pada penciptaan nilai tukar barang dan jasa yang dapat meningkatkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.
  5. Aristoteles, Ekonomi adalah sebagai cabang ilmu yang bisa digunakan melalui dua cara yaitu kemungkinan dipakai dan kemungkinan ditukar dengan barang maksudnya adalah bahwa ekonomi memiliki nilai pertukaran dan nilai penggunaan.

Ruang Lingkup Ekonomi

Ruang lingkup ilmu dalam motif ekonomi dibagi menjadi 2, yaitu:

  1. Ekonomi makro (Macro economi)

Ekonomi mikro merupakan cabang ekonomi yang mempelajari kerja ekonomi baik secara nasional maupun internasional secara keseluruhan.

Dalam ekonomi makro lebih fokus pada gambaran besar dan menganalisis hal-hal seperti pertumbuhan, inflasi, suku bunga, pengangguran, dan pajak. Fokus yang dipelajari dari ekonomi makro dapat mencakup wilayah geografis yang berbeda, negara, benua, atau bahkan seluruh dunia.

Contoh kajian yang dipelajari dalam ekonomi makro

Meliputi;

  1. Perdagangan luar negeri
  2. Kebijakan fiskal dan moneter
  3. Tingkat pengangguran
  4. Tingkat inflasi dan suku bunga
  5. Pertumbuhan ekonomi yang dapat dilihat dari perubahan dalam Produk Domestik Bruto (PDB)
  6. Resesi
  7. Depresi.
  1. Ekonomi mikro (Micro economy)

Ekonomi mikro merupakan cabang ekonomi yang mempelajari bagaimana rumah tangga dan bisnis mengambil keputusan tentang pembelian, tabungan, penetapan harga, persaingan dalam bisnis, dan lain-lain. Ekonomi mikro menjelaskan bagimana mereka merespons perubahan harga dan mengapa mereka menuntut apa yang mereka lakukan pada tingkat harga tertentu.

Ekonomi mikro berfokus pada tingkat individu, sedangkan makroekonomi melihat keputusan yang memengaruhi seluruh negara dan masyarakat secara keseluruhan pada skala regional, nasional, ataupun internasional.

Contoh kajian yang dipelajari dalam ekonomi mikro

Diantaranya yaitu;

  1. Analisis biaya dan manfaat
  2. Teori permintaan dan penawaran
  3. Elastisitas
  4. Model-model pasar
  5. Arti industri
  6. Teori produksi
  7. Teori harga

Objek Ilmu Ekonomi

Objek studi ilmu ekonomi mencakup:

  1. Lingkungan

Bidang kajian Ekonomi Lingkungan (Environmental Economics) bermula dari adanya tulisan Gray (1900-an), Pigou (1920- an), dan Hotelling (1930-an), tapi baru muncul sebagai studi koheren pada tahun 1970-an, yaitu ketika revolusi lingkungan mulai terjadi di berbagai negara di dunia.

  1. Evolusioner

Ekonomi Evolusioner (Evolusioner Economics) adalah bidang kajian ekonomi yang menjelaskan tentang naik turunnya pertumbuhan ekonomi dan jatuh bangunnya perusahaan-perusahaan, kota-kota, kawasan dan negara, yang menunjukkan bahwa evolusi selalu beroperasi pada tingkat yang berbeda dengan tingkat kecepatan yang berbeda-beda. Hal itulah yang menjadi latar belakang munculnya bidang-bidang baru kegiatan ekonomi.

  1. Eksperimental

Ekonomi Eksperimental (Experimental Economics) merupakan bidang kajian ekonomi yang pada awalnya ialah hasil-hasil studi tentang perilaku pilihan individu, terutama ketika para ekonom memusatkan perhatiannya pada teori-teori mikro ekonomi.

  1. Kesehatan

Ekonomi Kesehatan (Health Economics) berupaya untuk melakukan analisis terhadap input-input perawatan kesehatan, seperti pembelanjaan dan tenaga kerja, memperkirakan dampak-dampaknya pada hasil akhir yang diinginkan, yaitu kesehatan masyarakat.

Ekonomi kesehatan bertujuan untuk menggeneralisasikan bermacam-macam informasi yang berkaitan dengan biaya dan keuntungan dari cara-cara alternatif mencapai kesehatan dan tujuan-tujuan kesehatan.

Meskipun pada kenyataannya, evaluasi yang berkaitan dengan perawatan kesehatan memang masih jarang dilakukan, baik yang sifatnya publik (pemerintah) maupun pribadi (misalnya individu pembuat keputusan dan anggota keluarganya).

  1. Institusional

Ekonomi institusional (Institutional economics) adalah studi tentang sistem-sistem sosial yang membatasi penggunaan dan pertukaran sumber daya langka, serta usaha-usaha untuk menjelaskan munculnya beragam bentuk pengaturan institusional yang mengandung konsekuensi masing-masing terhadap kinerja ekonomi.

  1. Sumber Daya Alam

Ekonomi Sumber Daya Alam (Natural Resource Economics) adalah bidang ekonomi yang mencakup kajian deskriptif dan normatif terhadap alokasi berbagai sumber daya alam, yaitu sumber daya yang tidak diciptakan melalui kegiatan manusia, melainkan disediakan oleh alam.

  1. Matematika

Ekonomi Matematika (Mathematical Economics) mulai mengalami perkembangan sejak tahun 1950-an. Sebelum adanya formalisasi ekonomi matematika dan sebelum dikenal teknik-teknik canggih dalam analisis, ekonomi matematika bertumpu pada teknik-teknik analisis grafik dan presentasi.

  1. Pertahanan

Ekonomi pertahanan (defence economic) adalah studi tentang biaya-biaya pertahanan yang mengkaji masalah pertahanan dan perdamaian dengan menggunakan analisis dan metode ekonomi yang meliputi kajian mikro dan makro ekonomi, seperti: optimiasi statis dan dinamis, teori-teori pertumbuhan, distribusi, perbandingan data statistik, dan ekonometrik.

Tujuan Ilmu Ekonomi

Adapun untuk tujuan dari mempelajari ilmu ekonomi, antara lain;

  1. Mencari pengertian tentang hubungan antara peristiwa-peristiwa ekonomi, baik yang berupa hubungan kausal atau sebab-akibat maupun fungsional.
  2. Bisa menguasai masalah-masalah ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat.

Manfaat Ekonomi

Berikut ini manfaat yang bisa kita peroleh dengan mempelajari ilmu ekonomi, antara lain:

  1. Bisa diterapkan atau diaplikasikan dalam banyak bidang

Mempelajari ekonomi mempersiapkan kita untuk menghadapi berbagai masalah di berbagai bidang, termasuk bisnis, hukum, politik, sejarah, dan akuntansi.

Mengetahui bagaimana definisi kelangkaan memengaruhi keputusan pembelian, mempertimbangkan perubahan dalam perpajakan. Ini juga membantu di sebuah department store di mana eksekutif menentukan berapa banyak laba yang mungkin mereka dapat dari produk tertentu. 

  1. Mengatahui fenomena ekonomi saat ini

Perubahan ekonomi sering terjadi, seperti penurunan pengangguran, kenaikan di pasar saham atau tren pekerjaan yang dialihdayakan ke negara lain. Selama perubahan ini, kita dapat lebih memahami fenomena yang terjadi dengan berpartisipasi dalam diskusi kelas atau membaca beragam artikel terkait fenomena ekonomi tersebut.

  1. Mempersiapkan masa depan

Mempelajari ekonomi membantu kita mempersiapkan diri untuk masa depan. Kita akan memahami prinsip ekonomi yang memengaruhi prospek karier, keputusan investasi, dan strategi pensiun kita.

Sementara orang lain lebih tidak pasti tentang ekonomi dan bagaimana menyesuaikan diri dengan kondisi yang berubah, kita dapat membuat pilihan yang lebih terinformasi dan menghasilkan ide untuk mengatasi masalah dan mendapat manfaat dari peluang.

Contoh Kajian Ekonomi

Terakhir, yang bisa menjadi bagian atas contoh kajian dalam ilmu ekonomi. Misalnya saja;

  1. Kenaikan Harga Pasar

Kenaikan harga pas menjadi salah satu aspek ekonomi yang disebabkan karena tingkah laku manusia, dimana hal ini terjadi ketika kebutuhan dan kelangkaan tercipta. Semakin banyak dibutuhkan masyarakat salah satu penyebab terbentuknya harga pasar naik.

Kajian ini termasuk peristiwa-peristiwa ekonomi yang terjadi di dalam masyarakat. Adapun untuk tujuan dalam mempelajari kenaikan harga pasar ialah berupaya untuk mengerti hakikat dari peristiwa-peristiwa tersebut.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa ekonomi ialah ilmu yang memperkenalkan asas produksi, distribusi serta konsumsi dari barang-barang dan kekayaan seperti peihal keuangan, perindustrian, dan perdagangan, sehingga dalam hal ini segenap urusan keuangan baik rumah tangga, organisasi ataupun Negara baik untuk pemanfaatan biaya baik yenaga, uang, waktu, atau segala hal yang berharga serta tatanan hidup perekonomian sutau negara tidak terlepas daripadanya.

Disisi lain secara garis besar ruang lingkup ekonomi dibagi menjadi dua, yaitu ekonomi mikro dan ekonomi makro, dengan contoh kajian masing-masing. Ilmu ekonomi juga memiliki objek kajian yang beragam, diantaranya yaitu ekonomi lingkungan, ekonomi evolusioner, ekonomi kesehatan, dan lain-lain. Mempelajari prinsip ekonomi bisa memberikan manfaat bagi kehidupan kita, salah satunya yaitu mempersiapkan masa depan.

Nah, demikian serangkain artikel yang sudah kami tuliskan kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian ekonomi menurut para ahli, ruang lingkup, objek studi, manfaat, dan contoh kajiannya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan dan menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *