Pengertian Atmosfer, Ciri, Lapisan, Fungsi, dan Manfaatnya

Diposting pada

Atmosfer Adalah

Apa yang Anda ketahui tentang atmosfer? Keberadaan atmosfer telah membuat Anda tidak terbakar oleh panasnya sinar matahari. Atmosfer juga lah yang membantu membawa hujan yang dibutuhkan tanaman kita untuk bertahan hidup. Terlebih lagi, ini menahan oksigen yang Anda butuhkan untuk bernafas. Intinya, atmosfer adalah kumpulan gas yang membuat Bumi layak huni.

Salah satu ciri utama atmosfer yaitu sebagian besar atau didominasi oleh gas nitrogen yaitu sebanyak 78 %. Atmosfer teridir atas beberapa lapisan, , diantaranya yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer. Masing-masing lapisan tersebut memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda-beda untuk menunjang kehidupan manusia di Bumi.

Atmosfer

Selama sejarah Bumi yang luas, ada tiga atmosfer yang berbeda atau yang telah berevolusi dalam tiga tahap utama. Atmosfir pertama terbentuk sebagai hasil dari curah hujan besar di seluruh planet yang menyebabkan penumpukan samudera utama.

Atmosfer kedua mulai berkembang sekitar 2,7 miliar tahun yang lalu. Kehadiran oksigen mulai tampak dari pelepasan hasil fotosintesis alga. Sedangkan atmosfer ketiga mulai berperan ketika planet mulai merentangkan kakinya, bisa dikatakan demikian.

Lempeng tektonik mulai secara konstan menata ulang benua sekitar 3,5 miliar tahun yang lalu dan membantu membentuk evolusi iklim jangka panjang dengan memungkinkan transfer karbon dioksida ke simpanan karbonat yang berbasis di darat dalam jumlah besar.

Oksigen bebas tidak ada sampai sekitar 1,7 miliar tahun yang lalu dan ini dapat dilihat dengan perkembangan lapisan merah (the red beds) dan akhir dari formasi besi berpita (the banded iron formations). Ini menandakan pergeseran dari atmosfer reduksi ke atmosfer oksidasi. Oksigen menunjukkan pasang surut utama hingga mencapai kondisi mantap lebih dari 15%.

Atmosfer Bumi melakukan beberapa trik optik keren. Warna biru langit disebabkan oleh hamburan Rayleigh yang berarti ketika cahaya bergerak melalui atmosfer, sebagian besar panjang gelombang yang lebih panjang bergerak lurus.

Sangat sedikit dari cahaya merah, oranye dan kuning dipengaruhi oleh udara; namun, sebagian besar cahaya dengan panjang gelombang pendek (biru) diserap oleh molekul gas. Cahaya biru yang diserap kemudian dipancarkan ke segala arah. Jadi, di mana pun Anda melihat, Anda melihat cahaya biru yang tersebar.

Pengertian Atmosfer

Istilah “Atmosfer” pada dasarnya berasal dari bahasa Yunani yaitu “Atmos“ yang bisa diartikan sebagai “uap air atau gas” dan “Sphaira“ yang bisa diartikan sebagai “lapisan”.

Gabungan dari kedua kata tersebut membentuk istilah atmosfer dapat didefinisikan sebagai lapisan gas yang menyelimuti suatu planet, termasuk juga bumi, dari permukaan planet itu sampai jauh di luar angkasa dengan ketebalan yaitu kurang lebih 1.000 km dari permukaan bumi serta juga bermassa 59 x 1014 ton.

Pengertian Atmosfer Menurut Para Ahli

Adapun definisi atmosfer menurut para ahli, antara lain:

Geograpgy For Kids

Atmosfer adalah lapisan tipis gas yang mengelilingi bumi. Atmosfer menyegel planet ini dan melindungi kita dari kekosongan ruang. Ini melindungi kita dari radiasi elektromagnetik yang dilepaskan oleh Matahari dan benda-benda kecil yang terbang melalui ruang angkasa seperti meteoroid. Tentu saja, ini juga menyimpan oksigen (O2) yang kita hirup untuk bertahan hidup.

Thought

Atmosfer mengacu pada gas-gas yang mengelilingi bintang atau benda planet yang tertahan oleh -gravitasi. Benda-benda planet tersebut lebih mungkin mempertahankan atmosfer dari waktu ke waktu jika gravitasi tinggi dan suhu atmosfer rendah.

Cambridge Dictionary

Atmosfer adalah: Campuran gas yang berada di sekitar (mengelilingi) bumi; Campuran gas yang mengelilingi planet lainnya; Udara yang Anda hirup di suatu tempat.

Ciri Atmosfer

Beberapa ciri atau karakteristik atmosfer, yaitu:

  1. Atmosfer terdiri dari 78% nitrogen, 21% oksigen, 1% uap air (uap air adalah gas tak terlihat yang terbentuk ketika air mencapai suhu tertentu), dan sejumlah kecil gas lainnya seperti argon, dan karbon monoksida. Semua gas ini bergabung untuk menyerap radiasi ultraviolet dari Matahari dan menghangatkan permukaan planet melalui retensi panas.
  2. Atmosfer juga mengandung cairan dan padatan. Air cair (tetesan air) dan air padat (salju dan kristal es) ditemukan di awan.
  3. Atmosfer juga mengandung partikel-partikel kecil, seperti debu, abu vulkanik, garam laut, kotoran, dan asap. Anda dapat mematikan lampu di malam hari dan menyalakan senter untuk melihat beberapa partikel kecil ini mengambang di udara.
  4. Atmosfer begitu menyebar sehingga kita nyaris tidak melihatnya, namun beratnya sama dengan lapisan air, lebih dari 10 meter (34 kaki) yang menutupi seluruh planet ini. 30 kilometer terbawah atmosfer terdiri dari sekitar 98 persen massa.
  5. Massa atmosfernya sekitar 5 × 1018kg.
  6. 75% dari massa atmosfer berada dalam jarak 11 km dari permukaan.
  7. Atmosfer menjadi lebih tipis seiring bertambahnya ketinggian. Tidak ada atmosfer di luar angkasa.
  8. Tidak ada garis yang jelas membatasi atmosfer dari ruang angkasa. Namun, garis Karman, pada ketinggian 100 km, sering dianggap sebagai batas antara atmosfer dan luar angkasa.

Lapisan Atmosfer

Atmosfer bumi memiliki serangkaian lapisan, masing-masing dengan sifat spesifiknya sendiri. Lapisan-lapisan tersebut yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer. Eksosfer secara bertahap memudar ke ranah ruang antarplanet. Berikut ini penjelasan masing-maisng lapisan:

  1. Troposfer

Ini adalah lapisan atmosfer terendah, paling dekat dengan permukaan bumi. Troposfer bervariasi dalam hal ketinggian di berbagai belahan dunia, dari sekitar 8 km di atas permukaan laut di kutub, hingga 16 km di khatulistiwa.

Lapisan atas troposfer disebut tropopause. Di dalam troposfer suhu turun ke -56 ° C. Ini menandai awal dari tropopause. Melalui tropopause, suhu berbalik dan mulai meningkat. Variasi ketinggian tropopause bukan hanya dari kutub ke ekuator, tetapi juga ketika musim panas ke musim dingin.

  1. Stratosfer

Stratosfer jaraknya sekitar 18 km di atas tropopause. Pada lapisan ini, tekanan terus menurun, tetapi suhu meningkat secara bertahap hingga 0ºC. Seperti halnya troposfer, stratosfer juga memiliki ketebalan yang bervariasi.

Itu cukup dalam di kutub dan lebih tipis di atas garis khatulistiwa. Lapisan atas stratosfer disebut stratopause. Perlu ditekankan sekali lagi bahwa pada lapisan ini suhunya mulai turun.

  1. Mesosfer

Mesosfer mencapai sekitar 80 km di atas permukaan bumi. Ini adalah lapisan terdingin atmosfer, di mana suhunya turun dengan cepat seiring bertambahnya ketinggian. Di lapisan atas mesosfer, yang disebut mesopause, suhu mencapai titik terendah sekitar -100ºC pada 80 km di atas bumi. Setelah itu suhu mulai naik lagi dengan ketinggian yang lebih besar.

  1. Termosfer

Termosfer memanjang ke atas dari titik 80-100 kilometer di atas permukaan bumi. Ada sedikit udara di lapisan ini. Suhu terus meningkat di termosfer dan sekitarnya, meningkat untuk jarak tak terbatas ke ruang angkasa.

  1. Eksosfer

Eksosfer adalah batas terluar atmosfer. Bagian bawah lapisan ini ditemukan 500 kilometer di atas permukaan bumi. Ini adalah lapisan paling atas dari atmosfer Bumi yang secara bertahap memudar dalam ruang hampa, karena lapisan udara di sini sangat tipis.

Fungsi Atmosfer

Lapisan atmosfer seperti yang telah disebutkan di atas memiliki fungsi yang berbeda-beda, antara lain:

  1. Fungsi Troposfer

Fungsi dari troposfer yaitu sebagai tempat terjadinya proses pembentukan gejala cuaca seperti hujan dan angin. Pada lapisan ini juga terdapat kandungan gas oksigen dan nitrogen dalam jumlah yang melimpah, yang sangat berperan penting dalam kelangsungan makhluk hidup di bumi.

  1. Fungsi Stratosfer

Fungsi dari stratosfer yaitu sebagai pelindung bagi troposfer dan permukaan bumi dan radiasi sinar ultraviolet matahari karena terdapat lapisan ozon. Terjadinya penipisan lapisan ozon bisa menyebabkan berubahnya kondisi iklim dan selanjutnya bisa berpengaruh terhadap kehidupan di permukaan bumi.

  1. Fungsi Mesosfer

Fungsi dari mesosfer yaitu untuk melindungi bumi dari jatuhnya meteor, karena pada lapisan ini sebagian meteor terbakar, sehingga tidak sampai jatuh ke permukaan bumi. Selain itu, mesosfer juga berfungsi untuk memantulkan gebmbang radio dan televisi (gelombang VHF dan UHF), sehingga kita bisa menikmati siaran radio dan televisi.

  1. Fungsi Termosfer

Fungsi dari termosfer yaitu berperan dalam memancarkan gelombang radio sebelum munculnya era satelit. Pada lapisan ini terjadi kenaikan temperatur yang cukup tinggi karena serapan radiasi sinar ultra violet. Radiasi inilah yang menyebabkan reaksi kimia sehingga terbentuk lapisan bermuatan listrik yang disebut ionosfer, yang bisa memantulkan gelombang radio.

  1. Fungsi Eksosfer

Fungsi dari eksosfer memang tidak terlalu banyak diketahui oleh orang- orang jika dibandingkan dengan lapisan- lapisan atmosfer lainnya. Akan tetapi, pada lapisan ini terjadi refleksi sinar matahari yang dipantulkan oleh partikel debu meteoritik. Sinar matahari yang dipantulkan tersebut dikenal juga sebagai cahaya Zodiakal.

Manfaat Atmosfer

Tanpa keberadaan atmosfer Bumi, kondisi keras tata surya akan membuat planet ini menjadi kulit yang gersang dan tak bernyawa seperti bulan. Atmosfer bumi berperan penting untuk melindungi dan menopang penghuni planet ini dengan memberikan kehangatan dan menyerap sinar matahari yang berbahaya bagi kehidupan.

Selain mengandung oksigen dan karbon dioksida, yang dibutuhkan makhluk hidup untuk bertahan hidup, atmosfer juga menjebak energi matahari dan menangkal banyak bahaya ruang. Berikut ini beberapa manfaat yang menunjukkan pentingnya atmosfer dalam kehidupan kita:

  1. Suhu

Atmosfer memiliki manfaat penting dalam menjaga suhu di Bumi. Di bulan, yang tidak memiliki atmosfer pelindung, suhu dapat berkisar dari 1210 Celsius di bawah sinar matahari (2500 Fahrenheit) hingga minus 157Celsius di tempat teduh (atau minus 250Fahrenheit).

Namun, di Bumi, molekul-molekul di atmosfer menyerap energi matahari begitu ia tiba, menyebarkan kehangatan itu di planet ini. Molekul juga memerangkap energi yang dipantulkan dari permukaan, mencegah agar ketika malam hari planet ini menjadi terlalu dingin.

  1. Radiasi

Atmosfer bermanfaat sebagai perisai pelindung terhadap radiasi dan sinar kosmik. Matahari membombardir tata surya dengan radiasi ultraviolet, dan tanpa perlindungan, radiasi itu dapat menyebabkan kerusakan parah pada kulit dan mata. Lapisan ozon yang tinggi di atmosfer bumi menghalangi sebagian besar radiasi ini mencapai permukaan.

Lapisan padat gas molekuler juga menyerap sinar kosmik, sinar gamma, dan sinar-x, mencegah partikel-partikel energetik ini menyerang makhluk hidup dan menyebabkan mutasi dan kerusakan genetik lainnya. Bahkan selama suar matahari, yang dapat sangat meningkatkan keluaran matahari yang merusak, atmosfer mampu memblokir sebagian besar efek berbahaya.

  1. Perlindungan Fisik

Tata surya mungkin tampak seperti tempat yang luas dan kosong, tetapi dalam kenyataannya itu penuh dengan puing-puing dan partikel kecil yang tersisa dari penciptaan planet atau tabrakan di sabuk dalam karakteristik asteroid. Menurut NASA, lebih dari 100 ton puing luar angkasa menyerang Bumi setiap hari, sebagian besar dalam bentuk debu dan partikel kecil.

Namun, ketika mereka berhadapan dengan molekul-molekul yang membentuk atmosfer Bumi, gesekan yang dihasilkan menghancurkan mereka jauh sebelum mereka mencapai tanah.

Bahkan meteor yang lebih besar dapat pecah karena tekanan masuk kembali di atmosfer, membuat bencana yang menghantam Bumi menjadi kejadian yang sangat langka. Tanpa perlindungan fisik atmosfer, permukaan bumi akan menyerupai bulan, yang penuh dengan kawah tumbukan.

  1. Cuaca dan Air

Atmosfer juga berperan penting sebagai media untuk pergerakan air. Uap menguap keluar dari lautan, mengembun saat mendingin dan jatuh sebagai hujan, memberikan kelembaban yang memberi kehidupan ke daerah-daerah lain di benua yang kering.

Berdasarkan hasil Survei Geologi Amerika Serikat, atmosfer Bumi menampung sekitar 12.900 km kubik (3.100 mil kubik) air pada suatu waktu tertentu. Tanpa atmosfer, itu hanya akan mendidih ke ruang angkasa, atau tetap beku di saku di bawah permukaan planet ini.

Nah, itulah tadi serangkain penjelasan serta pengulasan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian atmosfer menurut para ahli, ciri, struktur lapisan, fungsi, dan manfaatnya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan mendalam. Trimakasih,

Sumber Tulisan
  • Characteristics of the Atmosphere dari https://midwaymsscience.weebly.com/uploads/8/2/9/8/8298729/section_1_-_characteristics_of_the_atmosphere.pdf
  • Importance of the Earth’s Atmosphere dari https://sciencing.com/causes-atmospheric-heating-8494795.html
  • What Is The Atmosphere? dari https://www.universetoday.com/54760/what-is-the-atmosphere/
  • What is the Atmosphere? dari https://cloud1.arc.nasa.gov/solveII/outreach/middleschool-atmos.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *