Penawaran Individu dan Penawaran Pasar serta Contohnya

Diposting pada

Pengertian Penawaran Individu dan Pasar

Kegiatan ekonomi tidak hanya sebatas pada proses memproduksi suatu barang, melainkan juga termasuk kegiatan memanfaatkan atau menggunakan barang yang telah diproduksi tersebut. Untuk dapat digunakan, bukankah perlu adanya kegiatan distribusi barang agar sampai ke tangan konsumen? Tentu saja. Bahkan, produsen perlu melakukan penawaran barang terlebih dahulu kepada konsumen agar barang yang dihasilkan dapat laku terjual

Kegiatan menawarkan barang kepada konsumen inilah yang disebut penawaran. Penawaran terjadi karena adanya beberapa faktor yang menjadi pendorong. Selain itu, jenisnya pun terbagi menjadi individu dan pasar jikalau berdasarkan jumlah pelaku kegiatan penawaran tersebut.

Penawaran Individu dan Pasar

Penawaran individu dan penawaran pasar adalah pembagian berdasarkan pada jumlah pelaku yang memanfaatkan beragam macam kegiatan ekonomi. Hal ini lebih mengecut pada tindakan masyarakat dalam memperoleh barang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Penawaran Individu

Penawaran individu adalah sebagai jumlah barang yang ditawarkan atau dijual oleh seorang penjual atau produsen saja. Hal ini berarti bahwa hanya ada satu penjual dalam kegiatan menawarkan barang kepada konsumen. Jumlah barang dan tingkat harga yang individu-individu tersebut tawarkan tentu akan berbeda satu dengan yang lainnya.

Dengan demikian, pembeli hanya melakukan proses penawaran hanya dengan satu penjual saja, meskipun terdapat berbagai barang pada tingkat harga tertentu.

Penawaran Pasar

Penawaran pasar adalah keseluruhan jumlah barang yang ditawarkan oleh semua penjual yang ada di dalam harga pasar. Penawaran pasar ini juga seringkali disebut sebagai penawaran kolektif yang menjumlahkan seluruh penawaran individu. Dalam suatu pasar sangat dimungkinkan terdapat banyak penjual dengan jenis barang yang ditawarkan adalah sama.

Meskipun demikian, pada jenis barang dan tingkat harga yang sama individu tersebut menawarkan jumlah barang yang berbeda satu sama lain.

Hal ini dikarenakan faktor pertimbangan yang melatarbelakanginya berbeda antar individu tersebut. penawaran pasar merangkum jumlah penawaran individu yang berbeda-beda tersebut untuk masing-masing tingkat harga yang ditawarkan.

Contoh Penawaran Individu dan Pasar

Contoh penawaran individu dan pasar yang ada disekitar kita. Antara lain sebagai berikut;

Penawaran Individu

Untuk bagian atas penawaran individu, antara lain;

  1. Pada masa menjelang Idul Fitri, Bu Rita membuka toko busana muslim yang menyediakan berbagai jenis pakaian muslim lengkap dengan aksesorisnya. Bu Rita melakukan penawaran busana-busana muslim tersebut kepada para tetangga dan orang disekitarnya dengan tingkat harga tertentu. Misalnya, 1pcs jilbab yang dijual dengan harga Rp 25.000,00 Bu Rita mampu menawarkan hingga 10pcs jilbab. Tindakan dilakukan oleh Bu Rita menunjukkan adanya penawaran individu yaitu karena hanya ada satu penjual busana muslim dengan tingkat harga yang ia tentukan sendiri serta ditawarkan kepada konsumen.
  2. Pada musim panen durian, Pak Bambang memiliki kebun durian sendiri dan menjualnya kepada masyarakat sekitar. Tentu saja durian tersebut dijualnya dengan tingkat harga yang telah ia tentukan sendiri sebelumya dengan mempertimbangkan berbagai faktor penawaran. Misalnya, 1kg durian yang dijualnya dengan harga Rp 40.000,00 Pak Bambang mampu menawarkan durian hingga 5kg. Tindakan Pak Bambang yang menawarkan durian kepada masyarakat sekitar inilah yang menunjukkan adanya penawaran individu karena hanya ada satu penjual durian dan tidak berada pada pasar yang terdapat banyak penjual durian.

Penawaran Pasar

Sedangkan beberapa contoh penawaran pasar diantaranya adalah;

  1. Menjelang Idul Fitri, banyak bermunculan toko busana muslim yang menjual berbagai pakaian muslim lengkap dengan aksesorisnya. Kesempatan ini tidak hanya dimanfaatkan oleh Bu Rita saja, melainkan juga penjual lainnya seperti Bu Rina dan Bu Siti yang juga menawarkan barangnya di bazaar Ramadhan. Namun, pada tingkat harga tertentu mereka memberikan penawaran yang berbeda-beda. Sebagai contoh, perhatikan tabel berikut.

penawaran pasar

Dari tabel tersebut, terlihat bahwa pada tingkat harga tertentu penjualan jilbab, masing-masing individu memiliki tingkat penawaran yang berbeda. Misalnya, pada harga Rp 25.000,00 Bu Rita mampu menawarkan 10pcs, Bu Rina menawarkan 5pcs dan Bu Siti mampu menawarkan 6pcs.

Namun, ketika dijumlahkan penawaran masing-masing individu tersebut maka akan diperoleh penawaran pasar yaitu sebesar 21 pcs. Begitu pula ketika harga meningkat menjadi Rp 27.000,00 maka jumlah penawaran individu akan meningkat dan berpengaruh pula pada peningkatan penawaran pasar akan jilbab.

Faktor yang Dapat Mempengaruhi Penawaran

Setidaknya terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat penawaran suatu barang, faktor tersebut adalah sebagai berikut;

  1. Harga barang dan jasa itu sendiri

Harga barang dan jasa akan mempengaruhi tingkat penawaran suatu barang terutama apabila dilihat dari sisi penjual. Hal ini terjadi karena adanya hukum penawaran, yaitu apabila harga barang meningkat maka penawaran akan meningkat.

Sebaliknya, apabila harga turun maka penawaran juga akan turun. Dengan demikian harga dan penawaran memiliki hubungan yang positif.

  1. Harga ongkos produksi

Ongkos produksi merupakan input yang harus diproses dalam kegiatan produksi. Sehingga, ongkos produksi dapat meningkatkan harga. Dengan demikian, ongkos produksi akan berpengaruh pada tingkat penawara suatu barang.

  1. Teknologi yang digunakan dalam proses produksi

Teknologi produksi berpengaruh pada tingkat penawaran karena dengan penggunaan teknologi yang canggih mampu menekan biaya produksi. Apabila biaya produksi berhasil ditekan, maka tingkat harga barang dan jasa tersebut juga dapat lebih rendah dan penawaran menurun.

Begitu pula sebaliknya apabila tingkat teknologi yang digunakan masih bersifat sederhana maka biaya produksi dan harga barang meningkat akan meningkatkan pula jumlah penawarannya.

  1. Ekspektasi keuntungan yang diinginkan produsen

Tingkat keuntungan yang diinginkan produsen akan berpengaruh pada penawaran karena tingkat keuntungan tersebut akan meningkatkan penentuan harga jual suatu baranng dan jasa.

  1. Banyaknya pesaing

Tingkat persaingan yang ada di sekitar produsen akan mempengaruhi tingkat harga suatu barang dan jasa. Kemudian, hal ini akan berpengaruh pada tingkat penawaran barang dan jasa tersebut.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, pada dasarnya penawaran dapat dipelajari lebih mudah dengan melihat kegiatan ekonomi dari sisi penjual. Penawaran dalam teori ekonomi diartikan sebagai jumlah barang dan jasa yang ditawarkan pada berbagai tingkat harga tertentu dan dalam periode waktu tertentu pula.

Dimana masyarakat umumnya mengartikan penawaran sebagai seberapa banyak jumlah barang yang dijual kepada konsumen. Sama halnya dengan permintaan, maka penawaran juga dinyatakan dalam hukum penawaran yaitu ketika harga naik maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan naik, begitu juga sebaliknya.

Selain itu, penawaran juga terbagi menjadi dua jenis yaitu penawaran individu dan penawaran pasar. Hal ini terjadi karena menawarkan barang dan jasa kepada konsumen dapat dilakukan oleh individu, kelompok, lembaga, badan usaha, maupun oleh pemerintah.

Demikian uraian atas artikel yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca. Berkenaan pengertian penawaran individu dan penawaran pasar beserta contohnya yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat.

Sumber Tulisan
  • Wardayadi. 2012. Permintaan dan Penawaran Serta Terbentuknya Harga Pasar. www.wardayadi.wordpress.com/materi-ajar/kelas-x/permintaan-dan-penawaran/ (diakses pada 24 April 2020).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *