Pengertian Modal Asing (Pinjaman), Jenis, dan Contohnya

Diposting pada

Modal Pinjaman

Mendengar kata modal pasti anda sudah banyak yang mengetahuinya. Apalagi bagi para pebisnis yang membuka badan usaha, maka modal merupakan hal utama yang sudah dipersiapkan sebelum bisnis didirikan. Perlu anda ketahui bahwa suatu usaha tanpa modal adalah kemustahilan.

Memang pada dasarnya modal lah yang menjadi salah satu kunci keberjalanan dari setiap bisnis dalam objek studi kewirausahaan. Sehingga tidak heran banyak orang yang melakukan peminjaman ke bank atau ke lembaga lainnya agar bisa memperoleh sejumlah uang untuk dipakai modal awal dalam berbisnis. Terkait dengan peminjaman ini berkaitan arti modal asing.

Modal Asing (Pinjaman)

Berdasarkan ulasan diatas, pastinya anda sudah paham betul kegunaan modal dalam dunia bisnis. Sedangkan modal itu sendiri umumnya memang memiliki beberapa macam salah satunya adalah modal asing.

Modal asing yang kerapkali dikenal dengan pinjaman pada dasarnya adalah bentuk piutang yang bisa diperoleh dari pihak luar atau badan usaha lain, sebagai bentuk untuk menunjang perusahaan agar bisa melakukan ekspansi yang lebih luas lagi.

Pengertian Modal Asing

Modal asing adalah hal atau benda yang diperoleh dari luar perusahaan yang sifatnya sementara dalam perusahaan tersebut. Alasannya yaitu agar pemilik bisnis mampu mengembalikan modal yang sudah dipinjamnya dari luar perusahaan dalam jangka waktu tertentu.

Istilah lainnya, modal asing merupakan hutang atau pinjaman yang harus dilakukan pembayaran lagi kepada yang meminjami.

Jenis Modal Asing

Macam-macam bentuk pinjaman yang diuraikan sebagai berikut dibawah ini:

  1. Hutang jangka pendek

Hutang jangka pendek adalah pinjaman yang umumnya harus dikembalikan dalam jangka waktu yang relatif singkat. Selain itu dalam hutang jangka pendek ini lebih dikaitkan untuk kegiatan operasi normal dalam suatu perusahaan.

  1. Hutang jangka menengah

Hutang jangka menengah yaitu pinjaman yang mana jangka waktu pengembaliannya berkisar antara 1 sampai dengan 10 tahun lamanya. Berdasarkan waktunya, maka hutang jangka menengah ini memiliki waktu yang jauh lebih longgar dari pada hutang jangka pendek.  

  1. Hutang jangka panjang

Hutang jangka panjang adalah pinjaman yang bisa dikembalikan kepada pemiliknya dalam jangka waktu lebih dari 10 tahun.

Artinya dalam hal ini hutang jangka panjang memiliki waktu yang lebih lama dalam sistem pelunasannya. Selain itu hutang jangka panjang juga lebih sering digunakan untuk membelanjai ekspansi suatu perusahaan karena kebutuhannya yang lebih banyak dan kompleks.

Kelebihan Modal Asing (Pinjaman)

Berikut dibawah ini merupakan kelebihan modal asing yang dijelaskan sebagai berikut :

  1. Jumlah pinjaman tidak terbatas

Jumlah pinjamannya yang tidak terbatas adalah salah satu contoh kelebihan modal asing. Sebagai informasi apabila anda seorang pelaku bisnis dan ingin mengembangkan usaha, maka bisa saja mengajukan peminjaman atau modal asing dari luar perusahaan.

Terlebih lagi jika bisnis yang sudah ada akan dilakukan suatu pengembangan, maka pastinya memerlukan dana yang cukup besar. Modal asing sendiri memang mampu memberikan jumlah pinjaman yang tidak terbatas. Namun semuanya pasti ada syarat dan ketentuannya masing-masing.

Kemudian bagi setiap perusahaan yang melakukan peminjaman harus mengembalikan modal dalam jangka waktu yang sudah ditentukan, apabila terdapat kendala maka akan ada sanksi maupun hal-hal lain yang sudah disepakati di awal peminjaman.

  1. Motivasi usaha jauh lebih tinggi

Memicu motivasi bisnis agar lebih tinggi. Perlu anda ketahui bahwa seseorang yang menjalankan bisnis dengan tanpa uang atau modalnya sendiri pasti dalam dirinya akan lebih merasa terpancing untuk mensukseskan bisnis dan meningkatkan ekonomi.

Hal ini dikarena pelaku bisnis tersebut masih menanggung beban yang harus segera diselesaikan salah satunya ialah pinjaman dari luar perusahaan yang harus dilunasi.

Sehingga tidak heran melalui modal asing inilah justru motivasi kerja jauh akan lebih meningkat, otomatis hal ini membuat pelaku bisnis lebih mendorrong untuk berfikir kreatif agar bisa mendapatkan ide-ide cemerlang untuk mengembangkan bisnisnya dan memperoleh banyak keuntungan.

Kekurangan Modal Asing (Pinjaman)

Kekurangan atau kelemahan dari modal tersebut yang dijelaskan sebagai berikut ini;

  1. Dikenakan berbagai biaya

Modal asing pada dasarnya adalah suatu pinjaman yang dikenakan berbagai biaya. Sudah pasti jika kita melakukan suatu peminjaman, terlebih lagi pada lembaga maka akan dikenakan suatu biaya baik dari bunga maupun biaya administrasi pendukung lainnya.

Hal ini tidak bisa ditolak, karena hal tersebut merupakan suatu ketentuan yang harus dilakukan. Namun dengan kekurangan tersebut, maka pelaku bisnis bisa saja akan menerima modal asing dengan potongan biaya sehingga yang diterimanya tidak bisa penuh atau full. Walaupun seperti itu semua harus diterima, karena setiap hal pasti akan ada kosekuensinya masing-masing.

  1. Harus ada pengembalian

Modal asing harus ada pengembaliannya. Apabila anda sudah pernah belajar mengenai modal sendiri pasti anda akan mengingat bahwa modal tersebut tidak perlu dikembalikan karena berasal dari diri sendiri.

Lain halnya dengan modal asing, umumnya jenis modal ini harus mengembalikan pinjaman kepada pihak yang sudah memberikan modal untuk mengembangkan suatu bisnis. Ketentuan ini tidak bisa ditolak, karena pelaku bisnis memang mendapatkan modal dari luar perusahaan dan harus mengembalikannya sebagai tanda sportifitas serta rasa berterimakasih.

  1. Beban moral

Beban moral juga menjadi salah satu kekurangan dari modal asing (peminjaman). Alasannya yaitu apabila pelaku bisnis yang melakukan peminjaman tidak mampu untuk mengembalikan pinjamannya maka hal tersebut akan membuat dirinya merasa kalah, gagal, serta malu.

Maka dari itu modal asing sebetulnya memberikan beban moral yang sangat berat untuk pelaku bisnis. Namun disisi lain, justru hal inilah yang perlu dijadikan sebagai pembangkit motivasi agar usaha yang dikembangkan berhasil dan segera dapat mengembalikan modal dalam jangka waktu yang sudah ditetapkan.

Contohnya Modal Asing

Modal asing (pinjaman) ternyata ada beberapa macam contohnya yaitu sebagai berikut ini:

  1. Leasing

Mungkin bagi sebagain orang cukup asing mendengar istilah leasing ini. Pada dasarnya leasing adalah suatu kesepakatan antara pemilik modal dengan orang yang di pinjami agar bisa memanfaatkan barang atau modal dengan sebaik-baiknya dengan catatan harus dikembali dalam jangka waktu tertentu.

Selain itu sistem leasing ini bentuknya yaitu penyerahan barang secara langsung sehingga segala beban perawatan dari barang yang diberikan pihak pemilik menjadi tanggung jawab dari seseorang yang menerima pinjaman. Maka dari itu pastikan agar pelaku bisnis yang melakukan leasing bisa menjaga dengan baik segala barang yang dipinjamkan, agar tidak terlau mengeluarkan biaya perawatan yang mahal lagi.

  1. Hutang dagang

Hutang dagang yaitu peminjaman atau hutang yang muncul dikarenakan penjualan kredit dan dicatat sebagai piutang dari pihak penjual, sedangkan utang tercatat untuk pihak pembeli. Umumnya hutang dagang ini masuk dalam kategori hutang jangka pendek dan disebut pula sebagai transaksi bisnis yang ranahnya masih standar.   

  1. Hutang wesel

Perlu anda ketahui bahwa hutang wesel adalah pinjaman atau hutang yang dinyatakan dalam pernyataan tertulis berapa banyak jumlah pinjaman sekaligus lengkap dengan waktu pengembalian hutang yang akan dibayarkan di kemudian hari.

  1. Obligasi

Sebagai informasi bahwa obligasi masuk dalam kategori hutang jangka panjang. Obligasi juga memiliki arti yaitu sebagai surat utang yang isinya adalah perjanjian dari pihak penerbit obligasi untuk membayar pemegang obligasi dengan sejumlah uang yang menjadi pinjaman sekaligus dengan bunga yang sudah diteapkan apabila memasuki jatuh tempo.

  1. Pinjaman berjangka

Nama lain dari pinjaman berjangka yaitu long term. Sebagai infomasi bahwa pinjaman berjangka adalah perjanjian yang mana antara peminjam dan pemberi pinjaman sudah melakukan kesepakatan bersama dan harus diikuti segala persyaratan maupun ketentuan.

Salah satu kesepatakannya yaitu berisi bahwa peminjam bersedia untuk melakukan pembayaran bunga serta pembayaran pokok pinjaman dalam jangka waktu tertentu yang sudah ditetapkan sebelumnya. Biasanya yang memberikan pinaman berjangka adalah suatu lembaga bank komersial dan perusahaan asuransi. Pinjaman berjangka juga masuk dalam kategori hutang jangka panjang.

Nah, itulah saja artikel yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian modal asing/pinjaman menurut para ahli, jenis, kelebihan, kekuarangan, dan contohnya yang ada dalam perekonomian. Semoga bermanfaat.

 

Gambar Gravatar
Nama saya Nada Puspitasari saat ini sedang menempuh studi pendidikan IPS di salah satu kampus negeri terbaik di Jawa Tengah. Selain menulis di website https://www.ipsterpadu.com saya juga sedang menyelesaikan studi S1 saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *