Macam Badan Usaha dan Contohnya

Diposting pada

Jenis Badan Usaha dan Contohnya

Setiap orang yang memiliki arti minat dan kemampuannya masing-masing. Tak terkecuali dalam dunia kerja. Untuk dapat menentukan ditempat mana kita akan bekerja, alangkah baiknya kita mengetahui jenis badan usaha terlebih dahulu. Hal ini penting lantaran badan usaha gerakan ekonomi yang dilakukan rakyat atau negara dengan asas kekeluargaan untuk dapat mensejahterakan anggotanya.

Badan Usaha

Badan usaha merupakan suatu organisasi yang melakukan kegiatan dalam bidang usaha baik barang maupun jasa. Banyak jenis badan usaha yang bisa kita temui di Indonesia. Penentuan tentang badan usaha sudah diatur secara resmi oleh pemerintah dalam hal administrasi Negara.

Untuk mendirikan suatu badan usaha diperlukan berbagai aspek yang harus dipenuhi seperti akta notaris, surat izin usaha, dan lain sebagainya. Selain itu, untuk mendirikan badan usaha harus paham mengenai jenis usaha yang akan dibentuk, pemasaran, resiko, jangka waktu izin operasional, sistem pengawasan dan lain sebagainya. Terbentuknya badan usaha bisa menjadi lapangan pekerjaan baru bagi angkatan kerja di masyarakat.

Badan Usaha Menurut Para Ahli

Beberapa ahli mendefinisikan badan usaha sebagai berikut:

  1. John M. Echols, Menurut John, badan usaha merupakan sebuah bisnis yang berbentuk badan usaha yang akan mendapatkan keuntungan dari kegiatan dalam badan usaha tersebut.
  2. Dominick Salvatore, Badan usaha adalah oganisasi yang mengombinasi dan mengkoordinasikan berbagai macam sumber daya untuk memproduksi atau menghasilkan barang maupun jasa untuk dijual.
  3. Murti Sumarni, Badan usaha menurut Murti Sumarni merupakan sebuah badan usaha ynag membuat sebuah produksi dan mengelola sumber daya menjadi bahan untuk membuat produk yang nantinya akan didistribusikan kepada konsumen yang menikmati hasil dari produksi tersebut.
  4. Molengraffa, Badan usaha adalah semua usaha yang dilakukan dengan cara terus menerus dan bertindak keluar serta akan memperoleh penghasilan dengan memperdagangkan produksi yang dikerjakan.
  5. Undang-undang Ketentuan Umum Pajak Indonesia, Menurut Undang-undang Ketentuan Umum Pajak di Indonesia, badan usaha merupakan sekumpulan orang atau modal yang merupakan kesatuan, baik yang melakukan aktivitas usaha maupun tidak melakukan usaha yang meliputi perseruan komanditer, perseroan terbatas, perseroan lainnya, badan usaha milik Negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), firma, kongsi, organisasi sosial politik atau organisasi lainnya, lembaga badan lainnya termasuk kontrak investasi kolektif dan bentuk badan usaha tetap.

Macam Badan Usaha

Banyak jenis badan usaha yang mungkin sering kita temui di Indonesia. Macam-macam badan usaha yang ada di Indonesia antara lain:

Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Badan usaha milik Negara merupakan badan usaha yang seluruh atau sebagain modalnya dimiliki oleh pemerintah dan berasal dari kekayaan Negara. Kegiatan pengawasan juga dilakuakn oleh pemerintah. Ciri-ciri BUMN antara lain:

  1. Pemerintah memiliki wewenang untuk menetapkan kebijakan berkaitan dengan kegiatan usaha
  2. Selain dari kekayaan negara, modal BUMN juga dapat diperoleh dari bantuan luar negeri.
  3. Keuntungan dimanfaatkan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat
  4. Pemerintah memiliki kekuasaan absolut

Badan usaha milik Negara dibagi menjadi beberapa bentuk, antara lain:

  1. Perusahaan Jawatan (Perjan)

Perjan adalah badan usaha yang seluruh modalnya dimiliki oleh pemerimtah. Tujuan didirikannya perjan adalah untuk melayani kesejahteraan masyarakat. Karena tidak berfokus pada laba, perjan tidak mendapat pemasukan untuk membiyayai urusan operasionanya. Contoh perjan antara lain:

  • Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA), sekarang berubah menjadi PT. Kereta Api Indonesia (KAI)
  • Perjan RS Cipto Mangunkusumo
  • Perjan RS Kariadi
  1. Perusahaan Umum (perum)

Perum merupakan salah satu badan usaha milik negara yang bergerak di bidang jasa keuangan non perbankan. Perum dikelola negara dan karyawan yang bekerja berstatus pegawai negeri.

Perum berorientasi pada laba atu mencari keuntungan. Meskipun begitu, ternyata perum masih belum mampu menunjukan keuntungan yang signifikan bahkan mengalami kerugian. Oleh sebab itu, pada tahun 2012 perum menjual bebepara sahamnya ke publik dan berganti menjadi persero. Contoh perum yang sekarang berubah menjadi persero antara lain:

  • Perum pegadaian, sekarang berubah menjdai PT pegadaian
  • Perum telekomunikasi, sekarang berubah menjadi PT Telkom Indonesia Tbk
  1. Perusahaan milik Perseorangan (Persero)

Persero adalah badan usaha milik negara yang dikelola dengan tujuan untuk mencari keuntungan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karakteristik persero antara lain:

  1. Bersifat komersial
  2. Dipimpin oleh seorang direksi
  3. Tidak memperoleh fasilitas negara
  4. Pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta

Contoh persero antara lain:

  1. PT Garuda Indonesia Air Lines,
  2. PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) Tbk
  3. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)

Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

BUMS merupakan jenis badan usaha yang didirikan oleh seseorang atau sekelompok orang. Modal BUMS pun tidak didanai oleh pemerintah ataupun berasal dari kekayaan negara, tetapi berasal berasal dari perorangan atau sekelompok orang.

Bidang usaha milik swasta bertugas untuk mengelola sumber daya ekonomi yang non-vital dan strategis. Sistem pembagian keuntungan disesuaikan dengan jumlah saham yang dimiliki. Saham yang dimilikipun dapat dijual mellaui bursa efek. BUMS dibagi menjadi beberap bentuk, antara lain:

  1. Firma (Fa)

Firma merupakan sebuah badan usaha milik swasta yang didirikan oleh dua orang aatu lebih. Tiap anggota bertanggungjawab penuh atas urusan dan berlangsungnya kegiatan usaha. Modal firma berasal dari pendiri itu sendiri. Pembagian keuntungan berdasarkan keputusan bersama anggotanya.

Kelebihan firma

  • Mempunyai modal besar yang berasal dari iuran anggota
  • Kemampuan terhadap jalannya lebih besar dan fleksibel
  • Memiliki status badan usaha yang jelas karena kepemilikan akta dari notaris dan terdaftar di pengadilan negeri

Kelemahan firma

  • Pengambilan keputusan dapat terjadi secara lambat karena harus disepakati oleh semua anggota
  • Kerugian satu orang berarti kerugian bersama
  • Perusahaan dikatakan bubar apabila terdapat anggota yang mengundurkan diri.

Contoh Firma di Indonesia antara lain:

  • Perusahaan diadora (perusahaan sepatu dan alat-alat olahraga)
  • Perusahaan Crocs (perusahaan sepatu dan sandal).
  1. Perseroan Terbatas (PT)

Perusahaan terbatas merupakan badn usaha milik swasta yang terdiri dari persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, dan berbadan hukum.

Kelebihan PT antara lain:

  • Mudah dalam pengalihan kepemilikan
  • Mudah dalam memindahkan hak milik dengan cara menjual saham kepada orang lain
  • Mudah mencari karyawan

Kelemahan PT antara lain:

  • Biaya pemebentukan relative tinggi
  • Pembayaran pajak besar karena pembayaran pajak bersifat ganda, yaitu pajak penghasilan dan pajak deviden
  • Proses pendirian perusahaan yang relatif lama

Contoh PT di Indonesia

  • PT Astra Internasional Tbk.
  • PT Indofood Tbk.
  • PT Djarum
  1. Perusahaan Perseorangan

Perusahaan perseroan merupakan badan usaha milik swasta yang modal dan kegiatan usaha ditangani oleh satu orang. Sehingga, orang tersebut memiliki tanggungjawab besar dan tidak terbatas.

Kelebihan Perseroan Terbatas

  • Bebas pajak perusahaan
  • Rahasia perusahaan terjamin
  • Pemilik bertanggungjawab tidak terbatas terhadap perusahaan
  • Keuntungan dimiliki oleh satu orang

Kekurangan Perseroan Terbatas

  • Modal terbatas
  • Resiko lebih besar karena ditangani oleh satu orang

Contoh Perusahaan perseorangan di Indonesia antara lain

  • Usaha Laundry
  • Usaha Restauran
  1. Persekutuan Komanditer (CV)

CV merupakan perjanjian kerjasama mendirikan usaha antara dua orang atau lebih, yangmana sebagian anggota hanya memberikan modal dan sebagian anggotanya bertanggungjawab menjalankan usaha.

Kelebihan CV

  • Keuntungan dan kerugian berdasarkan besarnya modal yang ditanam
  • Pimpinan perusahaan bisa terdiri dari satu orang atau lebih
  • Mudah dalam proses pendirian
  • Kebutuhan modal lebih terjamin

Kelemahan CV

  • Rentan terjadi selisih paham antar anggota
  • Proses pendirian rumit, melalui akta notaris yang kemudian didaftarkan ke departemen kehakiman

Contoh CV di Indonesia

  • CV Purnama Jaya Persada
  • CV Global Energi Sistem
  1. Koperasi

Koperasi merupakan badan usaha yang anggota bergabung dan terbentuk secara sukarela atas dasar kewajiban dan hak. Kopersi merupakan suatu badan usaha yang dibentuk untuk memenuhi kebutuhan ekonomi rakyat dan berlandaskan atas dasar kekeluargaan.

Koperasi dikelompokan menjadi beberapa jenis, yaitu koperasi konsumsi; koperasi kredit; koperasi produksi; koperasi jasa; koperasi serba usaha.

Kelebihan koperasi

  • Sisa hasil usaha dibagikan kepada anggota
  • Anggota dapat berperan sebagai produsen dan konsumen
  • Kepentingan anggota diatas kepentingan pribadi

Kelebihan koperasi

  • Modal terbatas
  • Pengelolaan cenderung kurang professional karena kurangnya tenaga profesional untuk mengatur jalannya koperasi

Contoh Koperasi di Indonesia

  • Koperasi setia bakti wanita Surabaya
  • Koperasi pusat susu Bandung Utara
  • Koperasi Astra Internasional

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)

Badan usaha milik daerah merupakan sebuah badan usaha yang didirikan oleh pemerintah daerah. Tujuan pendirian BUMD adalah untuk mencari keuntungan yang nantinya akan menjadi penghasilan kas daerah dan digunakan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat di dawrah tersebut.

Contoh BUMD antara lain:

  • Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
  • Bank Pembangunan Daerah (BPD)
  • Perusahaan Daerah Angkutan Kota

Itulah penjelasan yang lengkap bisa kami ulasakan pada kalian berkaitan dengan jenis-jenis bentuk badan usaha dan contohnya yang ada di masyarakat dan mudah sekali untuk ditemukan. Semoga memberikan referensi atas materi yang kami selesaikan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *