Pengertian Kegiatan Ekonomi, Jenis, Tujuan, dan Contohnya

Diposting pada

Kegiatan Ekonomi Adalah

Semua manusia melakukan berbagai kegiatan pada hari tertentu. Ada pekerjaan yang kita lakukan setiap hari dan kegiatan lain yang kita lakukan untuk pemenuhan dan kesenangan pribadi. Jadi sebagai aturan umum, kita dapat mengatakan bahwa semua kegiatan yang kita lakukan untuk mencari nafkah adalah kegiatan ekonomi. Semua kegiatan lainnya adalah kegiatan non-ekonomi.

Salah satu cara untuk mengidentifikasi kegiatan ekonomi adalah bahwa kegiatan tersebut didorong oleh rasionalitas dan logika. Tujuannya untuk melakukan kegiatan seperti itu adalah untuk kepentingan kita sendiri. Kita akan mengukur pengembalian apa yang kami dapatkan sebagai imbalan untuk melakukan kegiatan tersebut. Terdapat beberapa jenis kegiatan ekonomi yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi, dengan masing-masing contoh kegiatannya.

Kegiatan Ekonomi

Kegiatan ekonomi ada di semua tingkatan dalam masyarakat. Selain itu, setiap kegiatan yang melibatkan uang atau pertukaran produk atau layanan adalah kegiatan ekonomi. Ketika kegiatan ekonomi meningkat di suatu negara, mereka menghasilkan lebih banyak uang dan memungkinkan pertumbuhan ekonomi.

Misalnya, menjalankan bisnis kecil adalah contoh yang bagus dari kegiatan ekonomi. Karyawan yang bekerja di pabrik dan menerima upah, misalnya, melakukan kegiatan ekonomi. Majikan mereka juga aktif secara prinsip ekonomi karena mereka membayar pekerja dan membuat dan menjual barang.

Istilah ini kontras dengan kegiatan non-ekonomi. Ketika seseorang pergi ke kuil untuk berdoa atau bermeditasi, misalnya, mereka melakukan kegiatan non-ekonomi. Jadi ketika kita membantu teman belajar jika dan tidak menerima uang untuk bantuan yang kita berikan, itu kegiatan non-ekonomi.

Jadi kegiatan yang dilakukan atas dasar alasan emosional atau kepedulian terhadap orang lain, misalnya kegiatan keagamaan, amal, sosial, patriotik, rekreasi adalah kegiatan non-ekonomi. Tetapi tidak selalu mudah untuk menentukan sifat suatu kegiatan.

Pengertian Kegiatan Ekonomi

Kegiatan ekonomi adalah kegiatan membuat, menyediakan, membeli, atau menjual barang atau jasa. Semua tindakan yang melibatkan proses produksi, distribusi, atau konsumsi produk atau layanan ialah kegiatan ekonomi.

Kegiatan ekonomi adalah serangkaian tindakan yang menghasilkan, memperdagangkan, menjual atau mendistribusikan barang atau jasa dengan keterlibatan transaksi moneter. Suatu kegiatan ekonomi mengelompokkan usaha-usaha serupa yang menyediakan produk atau layanan kepada lembaga atau konsumen akhir.

Pengertian Kegiatan Ekonomi Menurut Para Ahli

Adapun definsi kegiatan ekonomi menurut para ahli, antara lain adalah sebagai berikut;

The University of Toronto’s Department of Economics

Kegiatan ekonomi adalah proses di mana stok sumber daya atau stok modal menghasilkan aliran output barang dan jasa yang digunakan orang dalam kepuasan parsial dari keinginan tak terbatas masyarakat. Proses ini tidak hanya melibatkan produksi barang dan jasa tetapi juga distribusinya di antara berbagai anggota masyarakat.

Cambridge Dictionary

Kegiatan ekonomi adalah serangkaian kegiatan yang dinilai memproduksi, membeli, atau menjual produk atau layanan dalam suatu jenis perusahaan.

Business Dictionary

Kegaiatan ekonomi adalah tindakan yang melibatkan produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa di semua tingkatan dalam masyarakat. Produk domestik bruto atau PDB adalah salah satu cara menilai kegiatan ekonomi, dan tingkat kegiatan ekonomi saat ini serta prakiraan untuk tingkat masa depannya dapat secara signifikan memengaruhi aktivitas bisnis dan keuntungan, serta inflasi dan tingkat suku bunga.

Ciri Kegiatan Ekonomi yang Membedakannya dari Non-Ekonomi

Berikut ini beberapa karakteristik kegiatan ekonomi yang membedakannya dari kegiatan non-ekonomi, diantaranya yaitu:

  1. Menghasilkan Pendapatan

Semua kegiatan ekonomi akan menghasilkan beberapa bentuk pendapatan. Tidak wajib bahwa pendapatan tersebut dalam bentuk moneter, bisa dalam berbagai jenis. Jadi, jika aktivitas itu merupakan bentuk mata pencaharian bagi orang tersebut, dan itu menghasilkan segala bentuk pendapatan, maka itu adalah aktivitas ekonomi. Sebagai contoh, seorang pekerja yang bekerja keras mengolah tanah dan dibayar dalam bentuk tanaman, ini adalah kegiatan ekonomi.

Jadi, ketika kita menggunakan salah satu dari faktor-faktor produksi (tanah, modal, tenaga kerja, pengusaha) dan sebagai imbalannya mendapatkan penghasilan dalam bentuk upah, gaji, sewa, royalti, laba, dll., Kita dapat mengklasifikasikan kegiatan seperti itu sebagai kegiatan ekonomi. Misalnya, uang sewa yang diperoleh dari kegiatan menyewakan sebuah properti.

  1. Produktif di Alam

Jika kegiatan tersebut merupakan sarana mata pencaharian, itu berarti ia menyiratkan bahwa ada beberapa elemen dari proses produksi yang terlibat. Jadi kegiatan ekonomi harus produktif, itu harus melibatkan beberapa aspek produksi barang dan/atau jasa.

Misalnya seorang pekerja di sebuah pabrik memproduksi barang, seorang insinyur perangkat lunak menyediakan jasa, seorang guru juga memproduksi jasa. Demikian pula, pertanian adalah kegiatan ekonomi karena lagi membantu dalam produksi.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa meskipun produksi itu untuk konsumsi sendiri, itu masih merupakan kegiatan yang produktif dan karenanya merupakan kegiatan ekonomi. Karena itu masih akan menambah pasokan pasar secara keseluruhan. Juga, semua kegiatan lain seperti pergudangan, pengangkutan, dan lain-lain, yang membantu membawa produk ke makna pasar juga kegiatan ekonomi yang produktif.

  1. Konsumsi juga merupakan Kegiatan Ekonomi

Konsumsi adalah sisi lain dari arti permintaan pasar. Konsumsi barang mendorong kompetisi dan pengenalan produk yang lebih baik di pasar. Jadi konsumsi mendorong kegiatan produksi, jadi itu sendiri merupakan kegiatan ekonomi.

  1. Tabungan, Investasi, Kekayaan

Tabungan adalah penghasilan yang tidak dihabiskan. Tabungan semacam itu diinvestasikan dalam berbagai instrumen seperti rekening tabungan, deposito berjangka, harga pasar saham, reksadana, real estate, emas, dan lain-lain.

Jadi, investasi semacam itu berubah menjadi kekayaan. Kemudian perusahaan swasta dan publik meminjam uang seperti itu untuk berinvestasi dalam bisnis mereka dan kegiatan ekonomi lebih lanjut di negara ini.

Jenis Kegiatan Ekonomi

Macam-macam dalam kegiatan ekonomi meliputi:

Produksi

Produksi adalah proses dan metode yang digunakan untuk mengubah input berwujud (bahan baku, barang setengah jadi) dan input tidak berwujud (ide, informasi, pengetahuan) menjadi barang atau jasa. Sumber daya digunakan dalam proses ini untuk membuat output yang cocok untuk digunakan atau memiliki nilai tukar. Pelaku kegiatan produksi disebut produsen.

Dalam melakukan kegiatan produksi dibutuhkan beberapa faktor, antara lain:

  1. Sumber Daya Alam, yaitu segala sesuatu yang tersedia di alam dan dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Misalnya tanah,hewan dan tumbuhan, udara, matahari dan hujan, hasil tambang, dan lain-lain.
  2. Sumber daya manusia , yaitu berupa tenaga kerja yang menjadi salah satu faktor terpenting dalam kegiatan ekonomi, karena merekalah yang melakukan kegiatan baik secara jasmani atau rohani untuk melakukan proses produksi dengan tujuan memproduksi barang, jasa ataupun menambah nilai guna sebuah barang.
  3. Sumber daya modal, yaitu barang atau hasil produksi yang digunakan untuk menghasilkan produk.

Distribusi

Distribusi adalah pergerakan barang dan jasa dari sumbernya melalui distributor (pelaku kegiatan distribusi) sampai ke pelanggan akhir, konsumen, atau pengguna, dan pergerakan pembayaran ke arah yang berlawanan, sampai ke produsen atau pemasok asli. Atau secara sederhana bisa dikatakan bahwa distribusi merupakan kegiatan menyalurkan atau menyampaikan barang atau jasa dari produsen kepada konsumen.

Kegiatan distribusi dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya yaitu:

  1. Jumlah produk
  2. Sifat produk
  3. Luas daerah
  4. Sarana angkutan
  5. Sarana komunikasi
  6. Faktor perusahaan
  7. Faktor biaya
  8. Kondisi pasar

Konsumsi 

Konsumsi adalah suatu kegiatan menggunakan atau menghabiskan barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan atau kelangsungan hidup. Pelaku kegiatan konsumsi disebut sebagai konsumen.

Kegiatan konsumsi memiliki ciri-ciri, yaitu:

  1. Barang yang dipakai dalam kegiatan konsumsi adalah barang konsumsi
  2. Kegiatan langsung ditujukan untuk memenuhi kebutuhan
  3. Barang yang dipakai akan habis atau berkurang

Tujuan Kegiatan Ekonomi

Masing-masing jenis kegiatan ekonomi di atas memiliki tujuan yang berbeda-beda, yaitu:

Tujuan kegiatan produksi

Kegiatan produksi bertujuan untuk:

  1. Menghasilkan barang dan jasa
  2. Meningkatkan nilai guna sebuah barang atau jasa
  3. Meningkatkan kemakmuran masyarakat
  4. Memperluang lapangan pekerjaan
  5. Menambah keuntungan
  6. Menjaga kelangsungan usaha perusahaan.

Tujuan kegiatan distribusi 

Kegiatan distribusi bertujuan untuk untuk menjamin kelangsungan aktivitas produksi dan menjamin produk diterima dengan baik oleh konsumen.

Tujuan kegiatan konsumsi 

Kegiatan produksi bertujuan untuk:

  1. Mengurangi nilai guna barang atau jasa dengan cara bertahap
  2. Menghabiskan nilai guna barang sekaligus
  3. Memuaskan kebutuhan secara fisik
  4. Memuaskan kebutuhan rohani.

Contoh Kegiatan Ekonomi

Beberapa contoh kegiatan ekonomi, diantaranya yaitu:

Contoh kegiatan produksi

  1. Petani mengelolah sawahnya untuk menghasilkan padi, singkong, dan jagung

Kegiatan tersebut termasuk kegiatan produksi karena menghasilkan padi, singkong, dan jagung yang bermanfaat untuk orang banyak atau konsumsi sehari-hari.

  1. Pabrik pembuat pakaian

Pembuatan produk pakaian, seperti baju atau celana termasuk kegiatan produksi, karena hasil dari kegiatan tersebut termasuk kebutuhan pokok (sandang) yang kita gunakan sehari-hari.

  1. Pabrik elektronik

Pembuatan barang-barang elektronik, seperti TV dan HP termasuk kegiatan produksi. Dua benda ini yang sering menemani kita dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh kegiatan distribusi

  1. Distribusi secara langsung

Misalnya Penjual Somai yang menjual barang dagangannya secara langsung kepada konsumen, dengan cara berkeliling mendorong gerobak somainya dari satu gang ke gang lainnya.

  1. Distribusi secara tidak langsung

Misalnya suatu pabrik properti mengekspor barang nya ke negara lain seperti Malaysia, China, Amarika dan sebagainya, dapat dipastikan pabrik tersebut menggunakan agen tertentu.

Contoh kegaiatan konsumsi

Contoh kegiatan konsumsi misalnya makanan dan minuman, memakai pakaian, menggunakan kendaraan, dan lain sebagainya.

Itulah tadi serangkain artikel yang sudah kami tuliskan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian kegiatan ekonomi menurut para ahli, jenis, tujuan, dan contohnya di masyarakat. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan dan menambah pengetahuan mendalam. Trimakasih,

Sumber Tulisan
  1. What is economic activity? Definition and examples dari https://marketbusinessnews.com/financial-glossary/economic-activity/
  2. What are Economic Activities? dari https://www.toppr.com/guides/commercial-knowledge/business-and-commercial-knowledge/what-are-economic-activities/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *