Jenis Motif Ekonomi dan Contohnya

Diposting pada

Macam Motif Ekonomi

Setiap manusia memiliki keinginan dalam hidupnya yang didorong oleh banyak hal, seperti faktor kegiatan ekonomi, geografi, sosial, dan lain sebagainya. Dorongan itulah yang dinamakan motif. Sedangkan dorongan seseorang untuk melakukan tindakan ekonomi dinamakan motif ekonomi.

Motif ekonomi sejatinya sangat diperlukan dalam menentukan alasan melakukan tindakan ekonomi. Oleh karena itu, pada artikel ini akan membahas mengenai motif ekonomi dan contohnya yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

Motif Ekonomi

Arti keinginan dan makna kebutuhan seseorang tentu akan berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Hal ini terjadi karena alasan dan latar belakang setiap orang berbeda-beda. Seperti contohnya, si A membeli tas baru karena alasan tas yang lama sudah rusak. Namun, si B membeli tas baru untuk pamer karena dia ingin dihargai sebagai orang kaya. Keduanya merupakan tindakan ekonomi berupa membeli tas baru, namun keduanya memiliki alasan yang berbeda. Alasan inilah yang kemudian disebut sebagai motif ekonomi.

Kebutuhan dan keinginan manusia adalah tidak ada batasnya, sedangkan alat pemuas kebutuhan terbatas jumlahnya. Oleh karena itu, kita harus cermat dalam memperhitungkan antara kebutuhan, keinginan, dan alat pemuas kebutuhan. Salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah dengan memperhatikan motif ekonomi.

Motif ekonomi akan memberikan sebuah cerminan tindakan seperti apa yang harus dilakukan. Apakah kita akan memenuhi suatu kebutuhan tersebut atau menundanya demi kebutuhan yang lainnya.   Motif ekonomi dapat berasal dari dalam diri seseorang (instrinsik) ataupun berasal dari lingkungan sekitarnya (ekstrinsik).

Pengertian Motif Ekonomi

Motif merupakan dorongan setiap diri manusia untuk melakukan tindakan. Motif dapat juga dikatakan sebagai alasan atas dilakukannya suatu aksi seseorang. Alasan dalam melakukan tindakan ekonomi inilah yang kemudian disebut sebagai motif ekonomi. Setiap tindakan ekonomi seperti halnya membeli barang pemenuhan kebutuhan sehari-hari memiliki motif yang mendorongnya.

Motif ekonomi adalah alasan yang berkaitan dengan tujuan seseorang dalam melakukan tindakan ekonomi. Alasan tersebut dapat muncul sebagai dorongan dalam diri seseorang ataupun karena lingkungan dan orang lain. Motif ekonomi bisa karena ingin adanya penghargaan, kepuasan atas terpenuhinya kebutuhan, alasan politik, dan lain-lain.

Jenis Motif Ekonomi

Kita pasti akan mempertimbangkan banyak hal dalam melakukan tindakan. Begitu juga dengan tindakan ekonomi yang kita lakukan, tentu memiliki motif ekonomi yang melatarbelakanginya. Bahkan, sebagian besar orang akan berusaha untuk mewujudkan motif ekonomi tersebut dengan segala kemampuannya.

Motif ekonomi juga merupakan tujuan seseorang melakukan tindakan. Tujuan tersebutlah yang menjadi dorongan seseorang untuk melakukan tindakan ekonomi. Seperti halnya seorang kepala keluarga yang bekerja sepanjang hari untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup istri dan anaknya.

Banyak jenis motif ekonomi yang menjadi alasan seseorang untuk melakukan tindakan ekonomi. Semua motif tersebut menjadi alasan mutlak yang dapat disadari maupun secara tidak sadar telah mendorong kita untuk melakukan suatu tindakan ekonomi.

Berikut kami tuliskan 5 jenis motif ekonomi yang umumnya dirasakan oleh masyarakat, antara lain:

  1. Motif untuk memenuhi kebutuhan hidup

Setiap makhluk sosial pasti akan melakukan berbagai tindakan wajar untuk dapat memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Mereka akan memutar otak dan berusaha dengan gigih agar kebutuhan dasar hidupnya dapat terpenuhi dengan baik dan tidak kurang suatu apapun. Hal ini dikarenakan apabila kebutuhan mendasar dalam hidup tidak terpenuhi dengan baik, maka hidup menjadi kurang stabil.

Oleh karena itu, motif ekonomi untuk pemenuhan kebutuhan hidup merupakan motif yang paling mendasar dan paling banyak terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Alasannya adalah agar dapat terpenuhinya kebutuhan hidup sehari-hari dan dapat mencapai kemakmuran dalam hidup.

  1. Motif untuk memperoleh keuntungan (laba)

Motif ekonomi untuk memperoleh keuntungan merupakan segala upaya yang dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh laba atas tindakan ekonomi yang dilakukannya. Hal ini umumnya terjadi karena dorongan untuk memperoleh tambahan nilai atau manfaat berupa uang maupun barang setelah terpenuhinya kebutuhan primer sehari-hari.

Apabila seseorang mampu menghasilkan keuntungan atas usaha yang dilakukannya, maka dapat menambah kekayaan dan meningkatkan taraf serta kelangsungan hidupnya dengan lebih baik lagi. Umumnya motif ekonomi ini dimiliki oleh pelaku ekonomi dalam kegiatan produksi, yaitu produsen.

  1. Motif untuk kepentingan sosial

Motif ekonomi untuk kepentingan sosial merupakan salah satu wujud peran manusia sebagai makhluk sosial di samping perannya sebagai makhluk ekonomi. Dalam memenuhi setiap kebutuhan dalam hidupnya, seseorang tidak dapat hanya mementingkan dirinya sendiri dan tentu saja akan saling membutuhkan satu sama lain.

Motif ekonomi untuk kepentingan sosial merupakan dorongan seseorang dalam melakukan tindakan ekonomi dengan memberikan manfaat kepada sesama selain juga untuk memenuhi kepentingannya pribadi. Motif ini muncul karena adanya rasa untuk ingin meringankan beban orang lain.

  1. Motif untuk memperoleh penghargaan

Selanjutnya adalah motif ekonomi untuk diperolehnya penghargaan dalam hidup. Motif ekonomi ini adalah dorongan seseorang dalam melakukan tindakan ekonomi agar didapatkan pengakuan atas tindakan yang telah dilakukan. Menjadi kebanggaan seseorang apabila tindakan yang dilakukannya diakui dan dihargai oleh orang lain.

Penghargaan yang diharapkan tidak hanya berupa uang ataupun barang sebagai simbol penghargaan. Namun, umumnya seseorang menginginkan agar status sosialnya dapat meningkat dikalangan masyarakat. Hal inilah yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan ekonomi.

  1. Motif untuk memperoleh kekuasaan

Motif ekonomi untuk memperolah kekuasaan adalah sedikit berbeda dari keempat motif ekonomi sebelumnya. Motif ini biasanya terjadi pada seseorang ataupun perusahaan yang telah mapan. Kemapanan tersebut masih belum puas dirasakan dan masih terdapat keinginan yang lebih besar dari itu, yaitu menguasai pasar.

Motif ekonomi untuk memperoleh kekuasaan merupakan dorongan seseorang untuk melakukan tindakan ekonomi agar dapat meningkatkan kekuasaannya dalam berbagai kegiatan perekonomian.

Contoh Motif Ekonomi

Telah kita pelajari mengenai jenis motif ekonomi yang umumnya dirasakan oleh para pelaku kegiatan ekonomi. Selanjutnya kita akan mempelajari contoh-contoh dari kelima motif ekonomi tersebut, antara lain:

  1. Memenuhi kebutuhan hidup

Buruh pabrik tekstil di Sritex yang bekerja dari pagi hingga malam untuk memperoleh penghasilan setiap bulannya. Penghasilan tersebut ia gunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari seperti beras, minyak, telur, membayar pulsa listrik, membayar uang sekolah anaknya, dan lain sebagainya.

Tindakan prinsip ekonomi seorang butuh tersebut adalah dengan bekerja dan memperoleh penghasilan, sedangkan motif ekonominya adalah agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

  1. Memperoleh keuntungan (laba)

Seorang pedagang kain batik di Kampung Batik Laweyan yang memperhatikan kualitas produk batiknya dengan baik, memberikan pelayanan yang prima untuk pengunjung, serta mematok harga yang terjangkau untuk produk yang dijualnya.

Usaha tersebut dilakukan oleh pedagang kain batik di Kampung Batik Laweyan untuk menarik konsumen agar membeli dan nantinya akan diperoleh keuntungan dari hasil penjualan.

Upaya yang dilakukan pedagang dalam menjaga kualitas produk maupun pelayanan merupakan tindakan dalam definisi ekonomi yang didorong oleh adanya motif untuk mempeorleh keuntungan penjualan kain batik.

  1. Kepentingan sosial

Mahasiswa yang mengumpulkan dana bantuan baik itu dengan garage sale ataupun dengan penggalangan dana yang dilakukan di tempat-tempat umum. Dana bantuan yang telah terkumpul tersebut kemudian disalurkan kepada korban bencana letusan Gunung Kelud dengan maksud untuk meringankan beban mereka dan diharapkan korban bencana gunung meletus tersebut dapat terpenuhi segala kebutuhan  dasarnya.

Upaya penggalangan dana merupakan tindakan ekonomi yang muncul sebagai motif ekonomi untuk kepentingan sosial yaitu meringankan dan membantu memenuhi kebutuhan dasar dari korban bencana letusan Gunung Kelud.

  1. Memperoleh penghargaan

Adinda merupakan pegawai di suatu perusahaan, ia telah menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Namun, Adinda terus berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk perusahaan tempat ia bekerja. Ia berusaha dengan melakukan pekerjaan lain yang ia mampu kerjakan dengan baik.

Hal ini ia lakukan agar dapat menambah nilai atas kinerjanya dan dapat dihargai oleh rekan kerjanya. Bahkan Adinda dapat memperoleh bonus atas kinerjanya tersebut.

Upaya Adinda dalam melakukan pekerjaan dengan baik merupakan tindakan ekonomi Adinda dengan motif untuk memperoleh penghargaan baik itu berupa bonus dari perusahaan maupun rasa dihargai yang diperolehnya dari rekan kerjanya.

  1. Memperoleh kekuasaan

KFC merupakan usaha yang sudah banyak ditemui diberbagai wilayah di Indonesia. KFC selalu memberikan pelayanan yang baik kepada para pelanggannya. Oleh karena itu, keuntungan yang diperolehnya selalu meningkat. Namun, KFC selalu melakukan ekspansi dengan cara membuka cabang baru di tempat-tempat strategis. Hal ini dilakukan agar dapat menguasai pasar.

Upaya pemilik KFC dalam membuka cabang baru dan memberikan pelayanan prima kepada pelanggannya merupakan tindakan ekonomi yang diciptakan oleh motif ekonomi untuk diperolehnya kekuasaan ekonomi dalam hal ini adalah dapat menguasai pasar.

Demikian materi jenis motif ekonomi dan contohnya yang bisa kami ulaskan dalam artikel ini. Semoga bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam memilih dan melakukan setiap tindakan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber Tulisan
  • Saranghaechonsa. 2011. Macam-Macam Motif Ekonomi. www.saranghaechonsa.wordpress.com/2011/01/03/macam-macam-motif-ekonomi/ (diakses pada 1 Maret 2020).
  • Respati. 2018. Pengertian Jenis Macam Motif Ekonomi. www.ekonomisku.blogspot.com/2018/05/pengertian-jenis-macam-motif-ekonomi.html (diakses pada 1 Maret 2020).
  • Tariyah, A. I. 2018. Pengertian Motif Ekonomi dan Macam-Macam Motif Ekonomi Lengkap. www.materiekonomikelas-x.blogspot.com/2018/02/motif-ekonomi.html (diakses pada 1 Maret 2020).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *