Jenis Fanatisme dan Penjelasannya

Diposting pada

Macam Fanatisme

Seseorang sebagai makhluk sosial kadang kala bisa memiliki rasa cinta terhadap suatu hal secara berlebih. Tentunya hal tersebut dapat membuatnya semakin tersiksa apabila kehidupannya tanpa didampingi dengan hal yang menjadi kecintaannya.

Sikap berlebihan ini justru bisa menimbulkan berbagai permasalah kuantitas penduduk yang ada di sekitar masyarakat. Karena hilangnya rasa toleransi dan menghargai adanya perbedaan. Semua ini dapat terjadi akibat rasa paling benar yang muncul dalam hati masing-masing orang dan disebut pula dengan sikap fanatisme.

Fanatisme

Definisi fanatisme pada hakekatnya dicirikan dengan adanya suatu opini atau pendapat yang mengarah pada berbagai hal tertentu dan tidak setuju dengan pendapat lain yang arahnya tidak baik dengan apa yang sudah diyakini orang tersebut.

Sehingga dalam hal inilah fanatisme tergolong sebagai tindakan yang menunjukkan ketertarikan dengan suatu hal dan bersifat berlebihan sehingga menolak masukan maupun pendapat dari orang lain yang tidak sesuai dengan pemikirannya. Kadang kala sifat fanatik ini akan membuat dampak penyakit sosial dalam diri seseorang. Karena tidak menerima opini lain selain dari kelompoknya sendiri.

Jenis Fanatisme

Berikut ini akan dijelaskan mengenai macam-macam yang tergolong dalam fanatisme, antara lain;

  1. Fanatisme Nasional

Nasional adalah hal yang berkaitan dengan kebangsaan maupun suatu negara yang ditempatinya. Kondisi fanatik ini dapat terjadi dalam diri seseorang yang sudah mencintai negaranya dengan teramat dalam dan selalu berjuang untuk membela negaranya sendiri dalam kondisi apapun.

Arti sikap ini dapat memiliki dampak positif dan negatif. Sisi positif dari contoh fanatisme nasional ini salah satunya yaitu kecintaan masyarakat terhadap negaranya sendiri, sehingga dengan sekuat tenaga mereka akan selalu berusaha menjaga dan membela negaranya secara mati-matian, bahkan rela mengorbankan nyawanya sendiri.

Akan tetapi ada pula dampak negartif yang bisa timbul dari fanatisme nasional diantara rasa tidak terbukanya dengan negara lain yang akan melakukan kerja sama dengan negara yang ditempati sekarang. Masalah ini justru akan menghambat perkembangan negara itu sendiri untuk maju kedepan.

  1. Fanatisme Ideology

Ideology adalah cara pandang atau cara bersikap dalam mencapai suatu tujuan. Biasanya rasa ideologi ini dapat muncul dalam diri seorang bangsa yang mencintai negaranya dengan cinta teramat dalam. Terkadang merka akan bersikap secara berlebihan dalam rasa cinta yang mereka punya dan bisa melakukan hal apapun untuk mencapai apa yang cita-citakannya.

Sedangkan untuk kehidupan sehari-hari, rasa fanatisme ideology ini cenderung akan membuat seseorang merasa bahwa tujuan didepan adalah segala hal yang wajib untuk dicapai. Sehingga hal tersebut membuat orang yang memiliki sikap fanatisme ideologi berusaha untuk memiliki cara pandang tersendiri mengenai suatu hal dan tidak menerima opini lain yang menurutnya bertentangan dengan visi ataupun misi mereka.

  1. Fanatisme Agama

Agama adalah tata cara pengaturan manusia untuk melakukan ibadah kepada Tuhan YME. Di Indonesia sendiri agama ada 6 macam, mulai dari islam, Kristen, katolik, budha, hindu, dan khonghucu. Terkadang permasalahan agama juga membuat beberapa golongan memiliki sikap fanatik terlalu berlebihan.

Pastinya dengan komunitas fantisme agama tersebut akan membuat kenyaman dari agama lain merasa terganggu. Terlebih lagi jika sikap fanatisme tersebut ditujukan untuk satu agama saja dan menganggap bahwa yang agama lain adalah agama yang keliru, maka mereka cenderung akan meremehkan agama yang tidak dianutnya tersebut.

Adanya sikap fantisme agama ini bisa menimbulkan dampak negatif yang cukup banyak salah satunya yaitu hilangnya rasa toleransi dan saling menghargai adanya suatu perbedaan dalam masyarakat.

  1. Fanatisme Olahraga

Fanatisme olahraga didalamnya membahas mengenai apa yang paling disukai oleh suatu masyarakat mengenai jenis olahraga. Ternyata sikap fanatisme terhadap olahraga ini akan membuat seseorang berusaha mengikuti perkembangan dari jenis olahraga yang mereka sukai. Misalkan saja menyukai olahraga sepak bola pada klub tertentu, maka mereka tidak akan berpindah rasa suka kepada klub sepak bola lainnya.

Bahkan rasa fanatisme ini cenderung akan membuatnya menolak klub sepak bola lain apabila mengalami kemenangan dibandingkan dengan klub sepak bola yang mereka sukai. Rasa marah dan mengamuk bahkan bisa sampai terjadi apabila tim yang disukainya dikalahkan dengan tim lain. kecenderungan bentuk cinta ini malah akan membuat seseorang semakin buta dan tidak sadar atas perbuatan salah yang dilakukannya.

  1. Fanatisme Politik

Sikap berlebihan terhadap salah satu partai yang menjadi kesukaannya. Kondisi ini tak jarang membuat seseorang selalu ingin tampil dengan membangga-banggakan parpol yang mereka sukai. Bahkan bisa jadi individu tersebut akan menjelek-jelekan parpol lainnya dan tidak akan memilih jenis partai lain, walaupun bisa dibilang jauh lebih baik daripada yang mereka banggakan.

Hal semacam ini dapat terjadi karena masing-masing orang tidak mau menerima masukan atau saran dari luar yang sifatnya tidak sepemahan dengan mereka.  

  1. Fanatisme Terhadap Produk

Fanatisme produk merupakan sikap seseorang yang terlalu mengunggul unggulkan produk karena kecintaan yang mereka punya. Akibatnya mereka tidak akan berpindah pada produk lain karena sudah sangat menyukai produk yang selama ini dipakai.

Bahkan karena sikap fanatisme produk, seseorang bisa saja melakukan tindakan pengolok-olokan terhadap produk lain.

Hal ini dikarenakan individu tersebut merasa bahwa produk yang mereka konsumsi merupakan barang yang paling baik, bagus, dan nyaman. Sikap seperti ini nantinya justru dapat merugikan pihak lain dari produk yang tidak disukai oleh orang tersebut, karena sudah dijelek-jelekan.

  1. Fanatisme Fans

Fanatisme fans biasanya dalam hal kecintaannya pada idola yang mereka ikuti kisah hidupnya selama ini. Sikap fanatik fans terhadap tokoh yang di cintainya ini bisa saja membuat mereka kehilangan rasa tertarik dengan tokoh lain, karena merasa semuanya buruk keculai yang paling di suka itu tadi.

Bahkan tidak jarang, kefanitikan fans bisa saja membuat pertengkaran dengan fans idola lainnya. Karena masing-masing kubu selalu berpihak secara berlebihan untuk membela nama baik dari setiap idola yang diidam idamkan.

  1. Fanatisme Konsumen

Konsumen adalah seseorang yang membeli sebuah produk maupun jasa untuk digunakan dan diambil manfaatnya. Ternyata kefanatikan konsumen ini dapat muncul dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya sikap fanatik ini terjadi dari keinginan konsumen yang memilih produk-produk tertentu atau bahkan hanya memilih toko-toko yang sudah menjadi kecintaanya.

Kefanatikan ini nantinya membuat konsumen tidak mau merubah keinginannya untuk berpindah ke lain toko maupun lain produk yang selama ini sudah dibelinya berkali-kali.

  1. Fanatisme Penggemar K-Pop

K-pop pastinya bukan menjadi sesuatu asing lagi dikalangan masyarakat. bahkan jumlah penggemarnya sudah sangat banyak dan tak terhitung dengan sepuluh jari tangan. Orang-orang yang mengidolakan K-Pop ini ternyata ada yang bersikap hingga berlebihan.

Salah satu contohnya ada fans yang tak rela jika idolanya dibully. Mengerinya lagi karena ada artisnya yang melakukan bunuh diri akibat permasalahan hidup, maka sikap fans yang terlalu fanatik tersebut bisa saja melakukan tindakan bunuh diri juga.

Hal ini dikarenakan mereka merasa tidak mau kehilangan idola yang selama ini dicintainya dan tidak rela jika dalam hidupnya tidak ada yang dilihatnya lagi seperti idolanya tersebut.

  1. Fanatisme Etnis

Etnis adalah golongan manusia yang mengelompokkannya dalam satu kubu karena merasa dirinya saling cocok dan tidak dapat terpisahkan. Sikap fanatisme etis ini terkadang dapat membuat seseorang tidak mau untuk berkembang lebih maju dan melakukan interaksi dengan kawan yang bukan dalam golongan satu etnisnya.

Mereka bahwa bisa saja sampai tidak akan menerima orang luar yang berasal dari etnis lain. Lebih mencengangkannya lagi, fanatisme etnis juga akan menimbulkan adanya perpecahan dalam hidup sosial, karena merasa tidak adanya kesamaan dengan anggota lain serta memilih untuk mencapai tujuan hidupnya tanpa bantuan dari pihak luar yang bukan dari golongannya.  

Sumber Tulisan

Dari penjelasan yang dikemukakan dapatlah dikatakan bahwa rasa saling menghargai satu sama lain mungkin saja dapat hilang karena sikap fanatik seseorang yang terlanjur mencintai sesuatu hal. Bahkan bisa jadi mereka akan menyebut suatu hal lainnya bertentangan dengan hidupnya dan tidak akan diikuti karena tidak sesuai dengan apa yang mereka yakini.

Oleh karena itulah sikap ini tidak dapat diperkirakan kapan munculnya dan kapanpula hilangnya pada diri setiap individu dalam terwujudtnya syarat kelompok sosial.

Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca berkenaan dengan macam-macam fanatisme yang ada dalam kehidupan manusia untuk keseharian. Semoga bisa memberikan edukasi bagi kalian yang telah membutuhkannya.

 

Gambar Gravatar
Nama saya Nada Puspitasari saat ini sedang menempuh studi pendidikan IPS di salah satu kampus negeri terbaik di Jawa Tengah. Selain menulis di website https://www.ipsterpadu.com saya juga sedang menyelesaikan studi S1 saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *