Pengertian Internalisasi Budaya, Tahapan, dan Contohnya

Diposting pada

Internalisasi Budaya Adalah

Kata internalisasi seharusnya sudah sering didengar banyak orang. Hal ini disebabkan menjadi bagian memahami arti sosiologi secara menyeluruh. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa orang-orang ada yang belum mengerti makna dari internalisasi itu sendiri. Sebagai informasi bahwa internalisasi pada dasarnya berkiatan dengan arti sikap seseorang karena adanya pengaruh positif dari luar.

Internalisasi yaitu penanaman nilai budaya dalam diri seseorang agar dapat bertindak sebagai manusia yang baik dan bertoleransi dengan banyak hal. Penanaman atau internalisasi dalam diri seseorang umumnya bisa dilakukan melalui beberapa cara diantaranya yaitu dalam hal pendidikan dan pengajaran maupun kegiatan sehari-hari di lingkungan masyarakat sekitar.

Internalisasi Budaya

Internalisasi dalam bahasa asing disebut juga dengan nama “internalization”. Internalisasi ini dianggap sebagai suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari hidup bermasyarakat, berbangsa maupun bernegara. Oleh karena itulah internalisasi dalam budaya adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang dengan kesadarannya sendiri tanpa adanya paksaan dari orang lain.

Sehingga proses terbentuknya internalisasi budaya bisa dilakukan secara sadar yang kemudian akan membentuk pribadian seseorang karena adanya perbuatan-perbuatan yang sudah menjadi kebiasaan.

Pengertian Internalisasi Budaya

Internalisasi budaya adalah sebuah penyatuan sikap seseorang yang di dasarkan atas perilaku serta tingkah laku manusia sebagai makhluk sosial yang terus mengalami perubahan dalam bentuk kebudayaan. Oleh karena itulah internasilasi pada dasarnya perlu diimbangi dengan pola pikir yang rasional atau masuk akal. Tujuannya agar penanaman nilai-nilai tersebut dapat diterima masyarakat luas dan dipahami dengan baik.

Walaupun internalisasi memberikan nilai-nilai atau pemahaman baru dalam diri seseorang, ternyata dampak yang ditimbukan ada 2 macam yaitu sikap positif maupun sikap negatif. Internalisasi yang berdampak negatif biasanya akan membuat seseorang merasakan kerugian dalam dirinya sendiri maupun orang lain.

Tahapan Internalisasi Budaya

Dibawah ini merupakan tahapan internalisasi budaya yang bisa dilakukan melalui beberapa cara. Antara lain;

  1. Transformasi Nilai

Tranformasi Nilai adalah sebuah tahapan dalam internalisasi yang terjadi antara kedua belah pihak yaitu dari orang satu ke orang lain yang dilakukan dalam bentuk komunikasi verbal.

Tahap transformasi nilai disini dilakukan dengan cara melibatkan tranformasi dari sebuah informasi dari satu orang ke orang lainnya dalam suatu hubungan sosial. Akan tetapi objeknya masih bersifat kognitif, sehingga seseorang tidak bisa memaksa orang lain untuk bisa menerima sebuah informasi yang disampaikan dengan benar.

  1. Nilai Transaksi

Tahapan nilai transaksi akan dilakukan proses bertukar pandangan mengenai topic atau gagasan tertentu dari kedua belah pihak yang saling bersangkutan. Perlu anda ketahu bahwa pembicaraan topic tersebut membuat seseorang dapat merasakan pengaruhnya secara langsung. Atau bisa juga diartikan bahwa pada fase ini kedua pihak tersebut harus berkomunikasi secara aktif.

Contohnya seperti, orang tua yang memberikan nasihat dan pengetahuan moral kepada anak-anaknya. Dalam hal ini maka seharusnya anak melakukan komunikasi timbale balik, agar terjadi interaksi yang berjalan secara dua arah.

  1. Transinternalisasi

Tahapan transinternalisasi adalah sebuah fase yang didalamnya terjadi proses pembahasan lebih dalam lagi mengenai Internalisasi dibandingkan dengan dua tahapan yang sudah dibahas sebelumnya.

Bahkan pada tahapan ini tidak hanya terjadi komunikasi verbal saja, melainkan di beri bentuk atau contoh secara langsung mengenai mental dan kepribadian dari seseorang. Karena kedua hal, tersebut yang lebih diutamakan. Tahap ketiga ini umumnya lebih merujuk ke komunikasi kepribadian seseorang secara lebih mendalam.

Contoh Internalisasi Budaya

Internalisasi budaya yang bermakna mengenai penanaman nilai-nilai kebudayaan dalam diri masyarakat ini ternyata memiliki beberapa contoh yang bisa dipelajari secara langsung yaitu sebagai berikut ini:

  1. Kecintaan pada budaya luar

Perlu anda ketahui bahwa proses internalisasi budaya bisa saja membuat seseorang merasa lebih yakin dan nyaman atas budaya yang berasal dari luar daerahnya. Pada dasarnya hal ini bisa terjadi karena setiap individu dapat melihat dunia luar dengan begitu mudah. Lebih seringnya bisa kita jumpai pada zaman sekarang, dimana kecenderungan anak-anak mmuda yaitu mencintai budaya Korea, seperti musik K-Pop, film drama korea dan lain sebagainya.

Tentunya kecintaan budaya luar ini dipengaruhi oleh kesukaan mereka pada budaya-budaya tersebut. Ditambah pula dengan pemahaman mereka akan budaya dari luar yang sangta mudah untuk dipelajari dengan adanya teknologi. Apa saja  yang dilakukannnya adalah hasil perbuatan mencontoh pada yang dilihatnya.

Sebagai informasi bahwa keberhasilan internalisasi budaya yang dilakukan Korea khususnya di negara Indonesia ini disebebkan karena inovasi dan keratifitas yang diwujudkan dalam setiap pertunjukan yang ditampilkan.

  1. Religius

Internalisasi budaya bisa memberikan pemahaman mengenai makna religiusitas yang harus dimiliki seseorang. Religius yaitu sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianut atau dipercayainya, hidup rukun, toleran terhadap pemeluk agama lain, dan menghormati pelaksanaan ibadah agama lain agar tercipta sebuah kerukunan serta kedamaian.

  1. Jujur

Jujur adalah salah satu contoh internalisasi budaya, karena kejuuran seringkali menjadi perbuatan yang bisa dilakukan seseorang karena adanya sebuah kebiasaan untuk berkata apa adanya tanpa kebohongan maupun karena pendidikan yang telah diberikan sejak dahulu kala.

Keujujuran itu sendiri sebenarnya adalah perilaku yang mengarah pada upaya seseorang dalam menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaannya masing-masing.

  1. Toleransi

Toleransi adalah tingkah laku, sikap atau sebuah tindakan yang menghargai perbedaan agama, etnis, suku, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.

Sehingga dalam rasa toleransi disini tidak ada yang namanya memaksakan kehendak orang kepada orang lain untuk sama-sama mengikuti keinginannya. Karena hal tersebut dianggap dapat melanggar norma maupun aturan dalam masyarakat yang sebetulnya setiap orang diberi kebebasan untuk memilih semua hal yang mereka sukai.

  1. Disiplin

Disiplin adalah tindakan yang menunjukkan perilaku patuh, tata, dan tertib pada berbagai ketentuan dan peraturan. Perlu anda ketahui bahwa kedisiplinan termasuk salah satu contoh internalisasi budaya karena karakter yang satu ini termasuk suatu hal yang sudah ada sejak dahulu kala dan seringkali menjadi perbuatan yang dilakukan seseorang karena adanya kebiasaan.

  1. Kerja Keras

Kerja kerasa yaitu tindakan atau perilaku yang menunjukkan upaya maupun usaha dengan begitu sungguh – sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan, masalah dan hal sejenis lainnya agar kembali normal serta berjalan dengan sebaik-baiknya.

  1. Kreatif

Kreatif adalah proses berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu hal yang telah dirancangnya dengan begitu baik. Sikap kreatif yang ada pada diri seseorang umumnya berhubungan secara langung dengan sikap kritis dan inovatif.

  1. Mandiri

Kemandirian termasuk contoh internalisasi budaya, alasannya karena mandiri adalah sikap atau perbuatan yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Arti kemandirian yaitu sikap dan perilaku seseorang yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan segala tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya.

  1. Demokratis

Demokratis adalah cara berfikir, bertindak, bersikap untuk menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. Sehingga hal ini akan menimbulkan sikap saling menghargai dan tidak memaksakan kehendak pada orang lain.

  1. Semangat Kebangsaan

Semangat kebangsaaan adalah cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara paling utama dan merupakan suatu hal yang wajib di penuhi lebih dulu dibandingkan kepentingan diri dan kelompoknya.

  1. Cinta Tanah Air

Cinta tanah air yaitu proses cara berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kepedulian, kesetiaan, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, sosial, budaya, lingkungan fisik, ekonomi, dan politik bangsa.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan dapatlah dikatakan bahwa internalisasi budaya adalah proses sosial dalam pembelajaran yang berlaku selama hidup di dunia atau sepanjang hayat yang dilakukan oleh seseorang kepada masyarakat atau kelompok-kelompok sosial.

Perlu anda ketahui bahwa pembelajaran dalam kebudayaan tersebut bisa berupa penyerapan aturan di dalam masyarakat, norma, politik, dan nilai-nilai yang diayakini oleh masyarakat.

Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian internalisasi budaya, tahapan, dan contohnya yang ada di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberi edukasi bagi kalian yang membutuhkannya.

Gambar Gravatar
Nama saya Nada Puspitasari saat ini sedang menempuh studi pendidikan IPS di salah satu kampus negeri terbaik di Jawa Tengah. Selain menulis di website https://www.ipsterpadu.com saya juga sedang menyelesaikan studi S1 saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *