Pengertian Industri Fasilitatif, Ciri, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada

Industri Fasilitatif Adalah

Definisi industri pasti bukan menjadi hal asing untuk didengar. Namun jangan salah walaupun kata tersebut sudah familiar bagi banyak orang, namun belum tentunya semuanya mengerti istilah industri, salah satu diantaranya adalah industri fasilitatif.

Perlu anda ketahui bahwa industri fasilitatif merupakan serangkaian bentuk kegiatan yang bergerak dalam dunia bisnis dengan menjalankan proses pengolahan bahan mentah, bahan setengah jadi menjadi barang, atau produk yang utuh.

Industri Fasilitatif

Industri fasilitatif pada kenyataannya ada di Indonesia yang ternyata mempunyai beragam jenis atau bentuknya. Beberapa kegiatan industri ini termasuk bagian yang digolongkan berdasarkan tempat bahan baku, produktifitas perorangan, klasifikasi, jumlah tenaga kerja, besar kecilnya modal, dan pemilihan lokasi.

Pengertian Industri Fasilitatif

Industri fasilitatif adalah kegiatan ekonomi yang termasuk bisnis dalam menjual produk-roduk dengan bentuk jasa atau pelayanan kepada setiap konsumen dengan tujuan untuk memberikan kemudahan pada pembeli produk itu sendiri.

Pengertian Industri Fasilitatif Menurut Para Ahli

Adapun untuk beberapa pengertian industri fasilitatif yang dikemukakan oleh dua ahli yaitu sebagai berikut;

  1. I Made Sandi (Profesor), Industri fasilitatif adalah suatu kegiatan yang berfokus pada pengembangan bisnis dengan memproduksi suatu barang dari yang awalnya bahan mentah menjadi barang jadi dan dalam jumlah yang besar, sehingga produksi tersebut bisa dijual dengan harga yang standar namun tetap memiliki kualitas yang baik.
  2. Teguh S Pamudi (Penulis), Arti industri fasilitatif adalah beberapa perusahaan yang berdiri dengan kegiatan memproduksi suatu barang yang bisa bermanfaat dan digunakan satu sama lainnya.

Ciri Industri Fasilitatif

Pembahasan berikutnya adalah ciri industri fasilitatif yang diuraikan sebagai berikut ini :

  1. Produk berbentuk jasa

Seperti yang sudah dikemukakan diatas, bahwa industri fasilitatif merupakan industri yang bergerak di bidang pelayanan.

Maka dari ciri utama dari bisnis ini adalah produknya yang berbentuk jasa. Sebagai informasi bahwa jasa pada dasarnya merupakan suatau kegiatan yang dilakukan tanpa memberikan produk secara kasat mata, namun manfaatnya bisa dirasakan. Hal inilah yang menjadi ciri khas dari industri fasilitatif.

  1. Memberikan pelayanan kepada konsumen

Karakteristik berikutnya dari industri fasilitatif adalah memberikan pelayanan yang maksimal kepada konsumen. jenis kegiatan industri fasiltatif yang berupa jasa, maka mau tidak mau badan usaha atau bisnis ini harus memberikan pelayanan yang terbaik.

Hal ini bertujuan agar para konsumen puas terhadap pelayanan yang diberikan. Terlebih lagi bahwa usaha jasa memang harus lebih menonjolkan pelayanan terbaik, agar para konsumen merasa di rajakan atau di ratukan. Mengingat bahwa melalui pelayanan yang baik, konsumen dapat kembali lagi ke perusahaan tersebut karena suda merasa nyaman dan cocok.

  1. Produk tidak terlihat dengan kasat mata

Ciri industri fasilitatif yang berikutnya adalah produk dari kegiatan bisnisnya tidak terlihat dengan kasat mata. Artinya bahwa perusahaan hanya menawarkan jasa atau kemudahan bagi pembeli. Akan tetapi manfaat yang bisa dirasakan dengan sangat baik.

Manfaat Industri Fasilitatif

Berdasarkan keterangan yang sudah dibaca dari atas mulai dari pengertian dan ciri industri fasilitatif, maka saatnya kita pelajari lagi hal lainnya dari industri fasilitatif salah satunya adalah manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan usaha tersebut yang diuraikan dibawah ini :

  1. Memberikan jaminan untuk konsumen di masa depan

Manfaat indudtri fasilitatif yang pertama yaitu bisa memberikan jaminan pelanggan di masa depan. Kita flashback terlebih dahulu dari arti indurti fasilitatif itu sendiri, yaitu usaha yang memberikan pelayanan, jasa, atau kemudahan bagi pelanggan.

Dalam hal ini bisa kita sebut bahwa industri fasilitatif mampu memberikan jaminan pada pelanggan, karena bentuknya yang memberikan jasa yaitu berupa kemudahan dan kepastian akan pelayanan yang baik. Kita ambil contoh bisnis laundry yang masuk dalam kategori industri fasilitatif.

Pemikiran mudahnya seperti ini, apabila anda menggunakan jasa laundry tersebut, maka dengan kepercayaan penuh anda berikan seluruh pakaian atau baju kepada pengusaha laundry.

Sebagai gantinya anda bisa memperoleh hasil dari laundry tersebut yaitu kemudahan karena pakain sudha bersih dan tidak perlu dicuci lagi. Hal lainnya yaitu adanya jaminan bahwa pakain yang anda laundry kan tersebut akan kembali ke diri anda.

  1. Mempunyai investasi atau tabungan

Manfaat kedua dari adanya industri fasilitatif ini yaitu memberikan kesempatan apda anda untuk berinvestasi dan menabung. Maksudnya anda bisa memiliki tabungan atau persediaan uang yang sebelumya anda sisihkan sebagai bentuk cadangan jika suatu saat nanti terjadi kecelakaan maupun kejadian diluar yang kita inginkan.

Karena salah satu contoh industri fasilitatif ini yaitu perbankan dan asuransi yang mana keduanya memberikan pelayanan jasa kepada customer atau pelanggannya agar memperoleh kemudahan dalam bertransaksi maupun menyimpan uangnya untuk keperluan di masa depan.

  1. Memberikan penjagaan bagi konsumen

Manfaat industri fasilitatif yang terakhir yaitu memberikan penjagaan bagi konsumen. Hal ini bisa anda amati dengan contoh sebagai berikut ini, asuransi adalah usaha yang masuk dalam kategori industri fasilitatif. Melalui peran asuransi tersebut seseorang akan menyisihkan uangnya sebagai bentuk jaga-jaga apabila di waktu-waktu tertentu akan terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.

Contohnya Industri Fasilitatif

Artikel atau tulisan ini akan lebih lengkap lagi jika membahas contoh industri fasilitatif yang dijabarkan sebagai berikut:

  1. Perbankan

Contoh pertama yang termasuk industri fasilitatif yaitu perbankan. Apakah anda tahu bahwa pada dasarnya perbankan termasuk jenis perusahaan yang menawarkan suatu jasa, sehingga para nasabahnya bisa merasakan manfaat atau terbantu dari perusahaan tersebut karena bisa melakukan transaksi dengan lebih mudah.

Selain itu perbankan juga berfungsi dalam tugasnya yang melakukan pengawasan maupun pengaturan dari sektor keuangan negara. Beberapa fungsi perbankan yang termasuk salah satu contoh industri fasilitatif  adalah sebagai berikut ini;

  1. Perbankan melakukan pengembangan dan pengawasan pada dari bank
  2. Perbankan melakukan sistem perbankan yang didalamnya terdapat beragam aktivitas
  3. Perbankan melakukan sistem pengawasan, pembinaan, dan pemeriksaan bank
  4. Perbankan menegakkan hukum dan peraturan yang ada pada bidang perbankan itu sendiri
  5. Perbankan melakukan pemeriksaan dan investigasi terhadap hal-hal khusus terutama masalah penyimpangan yang terkait dengan perekonomian bangsa
  1. Asuransi

Contoh industri familitatif yang berikutnya adalah asuransi. Asuransi pada dasarnya merupakan bentuk perjanjian yang dilakukan antara seorang penanggung dengan orang yang tertanggung dan mendapatkan suatu premi sebagai bentuk pengganti yang suatu saat terjadi kerugian kepada orang yang sudah melakukan asuransi tersebut.

Pada dasarnya dalam suatu hidup kita tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi. Apakah semua bisa berjalan dengan lancar maupun terjadi kendala atau kecelakaan di pertengahan. Maka dari itu ada banyak orang yang mengasuransikan dirinya bahkan benda – benda berharaga sebagai bentuk penjagaan apabila suatu saat nanti terjadi sesuatu yang tidak dikehendakinya.

Mungkin bagi sebagain orang yang belum mengerti manfaat baik dari asuransi ini akan merasa aneh karena berpikir, seolah-olah ingin terjadi suatu kecelakaan atau hal buruk pada diri orang yang melakukan asuransi. Namun sebagai informasi saja bahkan asuransi ini memiliki banyak manfaat diantarannya yaitu sebagai berikut :

  1. Memberikan rasa aman karena dengan asuransi diri merasa lebih terjaga dan memiliki jaminan yang mengikutinya.
  2. Asuransi memberikan kepastian, hal ini diartikan bahwa asuransi mampu memberikan kepastian yang jelas, apabila suatu saat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan maka asuransi inilah yang akan menjadi penolong terutama maslaah financial.
  3. Tempat menabung dan investasi, tidak bisa dipungkiri dengan asuransi maka anda termasuk sedang melakukan investasi atau menabung untuk bekal dikemudian hari.
  1. Perusahaan jasa

Contoh industri fasilitatif yang terakhir adalah perusahaan jasa. Perkembangan zaman yang semakin maju dan canggih ini, tidak luput dari yang namanya digitalisasi. Semua kegiatan di masa sekarang hampir bisa dilakukan dengan mesin, dan hal tersebut tentunya memberikan banyak peluang para pebisnis untuk berlomba – lomba dalam menciptakan suatu usaha.

Salah satu bentuk usaha yang sangat sesuai dimasa sekarang adalah perusahaan jasa. Contoh dari beberapa macam perusahaan jasa tersebut antara lain yaitu laundry, ojek online, jasa pengetikan dan lain sebagainya.

Demikianlah artikel yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian industri fasilitatif menurut para ahli, ciri, manfaat, dan contohnya yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberi edukasi bagi kalian yang membutuhkannya.

Sumber Tulisan
  • https://www.liputan6.com/bisnis/read/3872902/industri-adalah-kegiatan-manufaktur-ini-pengertian-menurut-para-ahli-dan-jenisnya
  • https://dosenekonomi.com/ilmu-ekonomi/industri/contoh-industri-fasilitatif
Gambar Gravatar
Nama saya Nada Puspitasari saat ini sedang menempuh studi pendidikan IPS di salah satu kampus negeri terbaik di Jawa Tengah. Selain menulis di website https://www.ipsterpadu.com saya juga sedang menyelesaikan studi S1 saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *