Fungsi Kelompok Sosial di Masyarakat

Diposting pada

Fungsi Kelompok Sosial di Masyarakat

Kelompok sosial sejatinya adalah kesatuan makhluk sosial dimana di dalamnya terdiri dari kumpulan individu yang saling berinteraksi dan berbagi karakteristik dan rasa persatuan yang sama. Dalam menjalani hidup bermasyarakat, setiap individu pasti akan memiliki dan masuk ke dalam kelompok sosial tertentu. Seringkali kita menjumpai kebingungan dalam membedakan kelompok sosial dengan kelas sosial dalam upaya pengendalian sosial.

Padahal sangat mudah, artinya jika individu yang tergabung dalam kelompok sosial tertentu saling berbagai kesamaan karakteristik dan rasa persatuan, maka kelas sosial memiliki pengertian dimana di dalamnya terdapat kumpulan orang yang memiliki karakteristik sama namun tidak saling berinteraksi, kesamaan mereka juka salah satunya diukur berdasarkan status sosial ekonomi, status sosial pendidikan, status sosial keturunan dan lain-lain. Sebab dalam kelompok sosial memiliki fungsi-fungsi yang tidak bisa terbantahkan bagi masyarakat.

Kelompok Sosial

Kelompok sosial adalah kelompok yang terdiri dari satu individu lebih yang memiliki karakteristik dan minat yang sama, sehingga terwujud dalam rasa persatuan yang saling berinteraksi dan bahkan pada kelompok sosial tertentu akan memiliki kegiatan yang sama dan teroganisir.

Fungsi Kelompok Sosial

Fungsi kelompok sosial secara umum yang ada dalam arti masyarakat untuk kehidupan sehari-hari, antara lain:

Mendefinisikan Batas

Dalam hal ini dengan adanya kelompok sosial individu akan lebih menyadari batas-batas mana yang dia termasuk anggota di satu kelompok dan mana yang menjadi kelompok luar dari dirinya.

Beberapa ilmuan sosial seperti sosiolog dan antropolog telah mengembangkan penelitian tentang batas-batas budaya misalnya. Menurut mereka setiap kelompok sosial juga pasti akan mempunya perbedaan simbolis yang bisa memisahkan orang ke dalam kelompok dan menghasilkan perasaan kesamaan dan keanggotaan dalam kelompok.

Memilih Pemimpin

Dalam hal ini adanya kelompok sosial dapat membantu individu dalam mengerucutkan anggota-anggota yang potensial untuk mengkoordinir anggota dalam kelompoknya, sehingga dengan kemampuan kepemimpinan tersebut mereka dapat mencapai tujuan bersama yang telah disepakati dan kelompok mereka tetap eksisten.

Membuat Keputusan

Dalam hal ini adanya kelompok sosial dapat membantu individu untuk membuat keputusan . Bahkan, tidak jarang bahwa kelompok sosial juga bisa mempengaruhi tindakan dari anggotanya.

Pengambilan keputusan kelompok menjadi suatu proses yang digunakan ketika individu disatukan dalam suatu kelompok untuk menyelesaikan masalah. Bagi individu yang telah tergabung dalam suatu kelompok sosial keputusan yang diambil secara kolektif cenderung lebih efektif daripada keputusan yang dibuat oleh satu individu.

Menetapkan Tujuan

Dalam hal ini setiap kelompok sosial pasti memiliki tujuan mengapa kelompok sosial terebut dibentuk. Tujuan-tujuan tersebut seringkali untuk kepentingan anggota yang tergabung di dalamnya atau bahkan untuk membantu individu-individu lain diluar kelompoknya dengan kegiatan-kegiatan yang mereka selenggarakan.

Adanya kelompok sosial membantu mereka dalam menentukan sasaran dengan melibatkan penetapan tujuan yang spesifik, terukur, dapat dicapai, realistis, dan target waktu yang jelas. Hal tersebut sangat membantu individu, terutama individu yang tergabung dalam kelompok sosial atas dasar kesamaan kerja dan sejenisnya.

Mengontrol Perilaku Anggota Kelompok

Dalam hal ini karakteristik, ideologi atau sejenisnya bisa menajdi dasar bagi mereka untuk membuat suatu norma bagi anggotanya dalam bertindak. Hal tersebutlah yang kemudian suatu kelompok sosial bisa saaj mempengaruhi tindakan individu yang tergabung di dalamnya.

Selain itu adanya polarisasi kelompok juga menjadi salah satu faktor bahwa kelompok sosial bisa mengontrol perilaku anggotanya. Polarisasi kelompok adalah fenomena yang ketika ditempatkan dalam situasi kelompok, orang akan membuat keputusan dan membentuk pendapat yang lebih ekstrem daripada ketika mereka berada dalam situasi individu.

Fenomena ini menunjukkan bahwa setelah berpartisipasi dalam kelompok diskusi, anggota cenderung menyerukan tindakan yang lebih berisiko daripada individu yang tidak berpartisipasi dalam diskusi semacam itu.

Contoh Kelompok Sosial

Untuk memperjelas terkait dengan contoh kelompok sosial dan kelas sosial yang ada di sekitar kita. Misalnya saja sebagai pelajar masuk ke dalam kelompok sosial  kelas X SMAN 1 Surakarta dan dalam satu kelas tersebut kita akan memiliki teman yang dia bisa masuk dalam kelas sosial denga ukuran umumnya kegiatan ekonomi, yaitu  menengah, dan bawah.

Bahkan beberapa kelompok-kelompok yang beberapa hari ini gencar dibicarakan di berbagai media yakni seperti munculnya Keraton Agung sejagat, Sunda Empire dan sejenisnya. Menjadi salah satu bahasan terkait dengan eksistensi dalam kelompok sosial.

Nah, itulah tadi penjelasan dan pengulasan yang bisa diberikan kepada segenap pembaca terkait dengan fungsi-fungsi kelompok sosial di masyarakat. Semoga melalui artikel ini memberikan wawasan dan menambah pengetahuan bagi semuanya. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *