Fungsi Afeksi dalam Keluarga dan Contohnya

Diposting pada

Afeksi dalam Keluarga

Kata afeksi pastinya sudah sering di dengar banyak orang sebagai bagian makhluk sosial. Afeksi sendiri pada dasarnya adalah pengungkapan atau pencurahan kasih sayang, sehingga arti afeksi lebih sering disandingkan dengan keluarga.

Karena keluargalah yang menjadi tempat utama bagi seseorang atau anak kecil untuk menerima kasih sayang secara utuh dan mengajarkan berbagai hal tentang kehidupan. Dengan adanya afeksi maka hidup seseorang akan jauh lebih berarti dan bermakna, maka dari itu tidak heran jika istilah ini memang telah dikenal banyak orang.

Afeksi

Berbicara mengenai afeksi, memang istilah tersebut sangat patut digabungkan dengan keluarga. Mengingat bentuk pengungkapan rasa kasih sayang yang paling utama yaitu dari keluarga itu sendiri.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas afeksi adalah bentuk kasih sayang yang diberikan kepada seseorang dengan setulus hati, agar kehidupannya lebih bermakna dan memiliki arti tersendiri. Penggambaran hubungan afeksi dan kognisi ini batasnya bukan hanya terjadi antara orang tua yang memberi cintanya kepada anak. Melainkan bentuk kasih sayang tersebut diberikan pada seluruh anggota keluarga.

Fungsi Afeksi dalam Keluarga

Melalui pemahaman afeksi diatas diharapkan anda sudah mengerti maksud dari istilah tersebut. Selanjutnya dalam hal ini afeksi juga memiliki fungsi dan contoh khususnya dalam keluarga yang dijelaskan sebagai berikut:

  1. Membagi kasih sayang

Fungsi afeksi yang jelas akan membuat seseorang bisa saling berbagai kasih sayang dengan anggota lainnya dalam keluarga. Perbuatan ini bisa terjadi karena bentuk cinta kasih yang selama ini sudah ditanamkan dari kecil, sehingga membuat kepribadian orang tersebut menjadi lebih bermakna dan mampu membagikan kasih sayangnya kepada orang lain.

Contoh Afeksi Membagi Kasih Sayang

Contoh dari fungsi afeksi yang satu ini adalah sikap seorang kakak yang selalu melindungi adiknya dari kenakalan orang lain agar adiknya tidak tersakiti oleh siapapun. Kemudian bentuk kasih sayang yang diberikan ayah/ibu kepada anak-anaknya dengan setulus hati.

  1. Mempererat hubungan keluarga

Mempererat hubungan keluarga pastinya dapat terjadi karena adanya bentuk kasih sayang yang tercipta dalam lingkup keluarga tersebut. Bahkan dengan pemberian cinta yang sepenuh hati diberikan antar sesama anggota keluarga hal ini justru dapat memperdalam rasa saling memiliki satu lain dan hubungan kekeluargaan agar tercipta lebih kuat lagi.

Contoh Afeksi Hubungan Keluarga

Contohnya saja dalam keluarga ketika seorang anak harus pergi meninggalkan rumah untuk merantau atu mencari pekerjaan maka tempat kembalinya nanti adalah rumah keluarganya sendiri. Sejauh apapun dirinya melangkah namun hubungan kekeluargaan ini tidak dapat diputus begitu saja, karena sudah adanya ikatan darah dalam diri seseorang.

  1. Menciptakan kerukunan

Pemberian cinta kasih dalam sebuah keluarga tentunya akan menimbulkan dampak yang begitu luar biasa salah satunya adalah kerukunan. Hal ini dikarenakan kasih sayang tersebut mampu mengikat hubungan persaudaraan lebih kuat.

Contoh Afeksi dalam Kerukunan

Contohnya kakak dan adik dalam hubungan keluarga pasti akan sering bertengkar walaupun hanya masalah sepele. Namun tidak menunggu waktu yang lama rasa rukun itu akan datang dengan cepat mengingat hubungan persaudaraan dan rasa cinta yang dimiliki satu sama lain.

  1. Menumbuhkan sikap saling mengerti

Sikap saling mengerti sudah pasti akan terbentuk dalam lingkup keluarga. Alasannya masing-masing antar anggota yang ada didalam rumah tersebut sudah mengenal satu sama lain, bahkan mulai dari keburukan hingga kelebihan yang dimiliki setiap saudaranya sendiri.

Contoh Afeksi dalam Saling Mengerti

Contohnya orangtua yang memberikan rasa cinta dengan adil kepada semua anaknya pasti mengerti dengan betul sifat dari buah hatinya masing-masing. Sehingga tidak heran jika orangtua memiliki cara-cara tersendiri untuk mendidik atau menegur anaknya jika melakukan kesalahan.

  1. Menciptakan rasa kenyamanan

Kasih sayang yang diberikan dalam keluarga tentunya dapat menimbulkan sebuah kenyamanan yang tidak dapat tertandingi dengan apapun. Itulah sebabnya seorang anak selalu mencari jalan pulang untuk kembali pada tempat kenyamanan yang dirindukan yaitu pelukan orangtuanya.

Contoh Afeksi dalam Kenyamanan

Contohnya hidup dalam keluarga mau sesusah ataupun sesenang apapun rasa nyaman merupakan hal yang akan selalu dirasakan oleh setiap anggota anggota. Karena pada dasarnya kenyamanan hanya bisa dirasakan dengan orang-orang yang sudah dikenalnya dengan dekat.

  1. Menumbuhkan sikap toleransi

Bentuk kasih sayang yang selalu diberikan pada hubungan sosial kekeluarga tentunya akan menumbuhkan sikap toleransi. Mengingat dalam keluarga itu sendiri terdiri dari banyak orang dan setiap pribadi memiliki karakter masing-masing.

Contoh Afeksi dalam Toleransi

Contohnya saja adanya anak bertoleransi setiap ada perbedaan pendapat ketika anggota keluarnya sedang mendiskusikan suatu hal.

  1. Menjadi pribadi yang bisa diandalkan

Dalam hubungan keluarga, orangtua cenderung akan mengenal sifat anaknya dengan lebih baik. Maka dari itu terkadang seorang anak diberi rasa kepercayaan penuh oleh orangtua karena dianggap bisa diandalkan dalam berbagai hal.

Contoh Afeksi dalam Pribadi

Contoh ayah/ibu memberikan tugas dan tanggung jawab kepada anak-anaknya untuk meneruskan bisnis industri yang sudah lama didirkan.

  1. Sikap saling memiliki

Pencurahan cinta kasih yang selalu diberikan pada masing-masing anggota keluarga menyebabkan banyak orang-orang tersebut timbul rasa saling memiliki. Hal ini dikarena seseorang sudah hidup bersama dalam jangka waktu yang lama.

Contoh Afeksi Saling Memiliki

Contoh anak dan orang tua selalu mempunyai cara penyampaian cintanya masing – masing, akan tetapi semuanya merasakan saling memiliki dan hal tersebut dibuktikan dengan sikap saling menjaga satu sama lain.

  1. Menciptakan bounding yang baik

Bounding adalah perasaan saling terhubung, sehingga adanya contoh afeksi atau pemberian kasih sayang inilah yang membuat setiap anggota keluarga merasa bahwa dirinya adanya ikatan khusus sehingga menimbulkan kekuatan dalam menjalani kehidupan.

Contoh Afeksi Bounding

Contohnya saja adanya seorang ibu yang selalu memiliki firasat kuat mengenai kejadian-kejadian yang sedang dialami anaknya.

  1. Menciptakan suasana harmonis

Hubungan cinta kasih yang selalu diberikan pada setiap keluarga pada hakekatnya membuat mereka memiliki keterikatan yang sangat kuat sekaligus menciptakan keadaan yang harmonis karena adanya sikap saling memiliki satu sama lain

Contoh Afeksi Harmonis

Contohnya keharmonisan selalu tercipta dalam keluarga, terlebih lagi jika masing-masing anggotanya saling brcanda dan meluangkan waktunya sama lain.

  1. Membangun kepercayaan

Kepercayaan adalah sesuatu hal yang sangat mahal. Namun melalui hubungan keluargalah kepercayaan itu dapat muncul. Mengingat bahwa keluarga adalah tempat pertama yang mengajarka arti kepercayaan, kejujuran dan lain sebagainya.

Contoh Afeksi Kepercayaan

Contoh orangtua menyimpan uang dimana tempat tersebut juga diketahui oleh anak-anaknya. Namun rasa kepercayaan selalu hadir dan tida merasa takut jika uang yang disimpan akan dicuri oleh anaknya sendiri. Arti sikap ini menunjukkan bahwa kasih sayang yang ada selalu berdampingan dengan kepercayaan yang tinggi.

  1. Membangun suasana aman

Keluarga pada dasarnya adalah tempat teraman untuk segala hal. Terlebih lagi di dalamnya kehidupannya akan kita dapat sebuah kenyamanan dan kedamaian, maka tidak heran jika suasana rumah adalah hal yang selalu dinikmati dengan baik.

Contoh Afeksi Suasana Nyaman

Contoh rasa aman yang ada dalam keluarga yaitu rahasian apapun dapat tersimpan dengan baik apabila dibicarakan dengan anggota keluarganya sendiri, terlebih lagi jika disampaikan pada orangtua. Karena orangtua selalu ingin menjaga anak-anaknya dengan baik.

  1. Mengikat tali persaudaraan

Afeksi atau pengungkapan kasih sayang juga bisa mengikat segenap tali persaudaraan yang tercipta. Hubungan ini akan terjalin dengan baik karena setiap anggota keluarga memiliki rasa kepercayaan dan cinta kasih yang dibangun dengan kuat.

Contoh Afeksi Tali Persaudaraan

Contoh adik dan kakak suatu saat akan menemukan pasangan hidupnya masing-masing dan berkeluarga sendiri, akan tetapi tali persaudaraan diantara mereka tetap akan terjalin sampai akhir hayat karena adanya ikatan darah yang sama.

  1. Menumbuhkan sikap berbagi

Sikap berbagi akan timbul jika dari awal karakter tersebut sudah diajarkan dengan baik. Melalui keluargalah sikap ini dapat dilatih terlebih lagi orangtua akan selalu mengajarkan hal-hal baik pada anaknya agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak.

Contoh Afeksi Sikap Berbagi

Contoh orangtua selalu menyuruh anak-anaknya untuk berbagai kepada sesama anggota keluarganya maupun orang lain agar suatu saat tumbuh menjadi manusia yang berjiwa sosial tinggi.

  1. Menumbuhkan sikap saling membantu

Dalam hubungan keluarga juga akan timbul sikap saling membantu satu sama lain. Karena masing – masing anggota keluarga sudah dididik menjadi pribadi yang selalu baik dan bisa membantu banyak orang terlebih lagi untuk saudaranya sendiri.

Contoh Afeksi Saling Membantu

Contoh seorang anak yang telah diajarkan untuk membantu pekerjaan rumah, adanya pembagian tugas rumah agar masing-masing anggota keluarga dapat terbantu satu sama lain dan pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat.

Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami uraikan pada kalian tentang adanya berbagai fungsi afeksi dalam keluarga dan contohnya yang mudah ditemukan. Semoga memberikan edukasi serta referensi bagi kalian yang sedang memperlukannya.

 

Gambar Gravatar
Nama saya Nada Puspitasari saat ini sedang menempuh studi pendidikan IPS di salah satu kampus negeri terbaik di Jawa Tengah. Selain menulis di website https://www.ipsterpadu.com saya juga sedang menyelesaikan studi S1 saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *