Dampak Letak Astronomis Indonesia

Diposting pada

Pengaruh Letak Astronomis Indonesia

Negara Indonesia merupakan negara kepualaun. Beraneka ragam suku, budaya, dan kekayaan alam terdapat di dalamnya. Salah satu pengaruh atas kondisi tersebut ialah letak astronomis Indonesia, baik terhadap iklim, geologi, ketahanan pangan dalam pertanian, dan lain sebagainya. Oleh karena itulah terkait dengan apasaja dampak letak geografis Indonesia ini akan kami uraikan dalam artikel berikut;

Letak Astronomis Indonesia

Letak astronomis merupakan letak suatu wilayah dilihat dari garis lintang dan garis bujur. Garis lintang merupakan garis khayal yang membentang secara horizontal digunakan untuk menentukan lokasi bumi terhadap garis khatulistiwa.

Sedangkan garis bujur merupakan garis imajiner yang membentang secara vertical yang mempertautkan bumi dari kutub utara sampai kutub selatan. Adanya letak astronomis memberikan dampak bagi Indonesia, baik dampak negatif maupun dampak positif.

Garis Lintang

Seperti telah dijelaskan sebelumya, bahwa garis lintang merupakan garis imajiner yang membentang secara horizontal. Garis horizontal ini membagi dua perkembangan wilayah berdasarkan garis khatulistiwa, yaitu belahan bumi utara dan belahan bumi selatan.

Belahan bumi utara disebut juga dengan istilah lintang utara. Garis lintang utara berkisar antara 0o sampai 90o lintang utara. Sedangkan belahan bumi bagian selatan disebut dengan istilah garis lintang selatan. Garis lintang selatan berkisar antara 0o sampai dengan 90o lintang selatan.

Garis lintang 0o disebut dengan garis ekuator atau garis khatulistiwa. Wilayah Indonesia berada pada 6o lintang utara – 11o lintang selatan. wilayah Indonesia melewati garis khatulisitiwa karena wilayahnya membentang dari belahan bumi bagian utara sampai belahan bumi bagian selatan.

Garis lintang memiliki fungsi sebagai sebuah penanda dalam pembagian zona iklim di dunia. Selain itu, garis lintang juga berfungsi sebagai titik coordinator suatu lokasi.

Garis Bujur

Garis bujur membentang secara vertical yang mempertautkan antara kutub utara dan kutub selatan. Jika pada garis lintang daerah yang dianggap nol derajat disebut sebagai garis khatuliwatiwa (equator), pada garis bujur daerah yang dianggap nol derajat adalah garis dari kutub utara ke kutub selatan yang melewati kota Greenwich, Inggris.

Garis bujur yang terletak di sebelah barat kota Greenwich disebut sebagai bujur barat, sedangkan garis bujur yang terletak di sebelah timur kota Greenwich disebut sebagai bujur timur. Garis bujur inilah yang menjadi pusat untuk menentukan waktu di belahan bumi.

Indonesia berada pada 95o bujur barat sampai 141o bujur timur. Banyak dampak negative dan dampak positif bagi Indonesia

Dampak Letak Astronomis Indonesia

Letak astronomi Indonesia yang berada pada 6o LU – 11o LS dan 95o BT – 141o BB ini tentu memberikan dampak bagi negara Indonesia. Pengaruh garis lintang dan garis bujur bagi Indonesia antara lain:

Iklim tropis

Letak Indonesia berdasarkan garis lintang dan garis bujur menjadikan Indonesia memiliki iklim tropis. Artinya, Indonesia mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun pada siang hari. Perbandingan waktu siang dan malam pun relatif sama.

Hal ini juga berdampak pada keadaan suhu dan cuaca di Indonesia. Wilayah tropis memiliki kelembapan udara yang tinggi serta curah hujan yang tinggi.

Hanya terdapat dua musim

Di Indonesia hanya terdapat dua musim, yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Pergantian musim biasanya terjadi selama enam bulan sekali. Pada bulan April-Oktober, Indonesia mengalami musim kemarau. Hal ini terjadi karena penyinaran matahari pada bumi tidak terhalang oleh awan.

Pada bulan Oktober-April, Indonesia mengalami musim penghujan. Curah hujan di Indonesia rata-rata mencapai 1600 milimeter setiap tahunnya. Pada umumnya, di dunia (di negara-negara lain) terjadi empat musim yaitu musim semi, musim, panas, musim gugur, dan musim dingin.

Banyak terdapat hujan hutan tropis

Iklim tropis menyebabkan Indonesia banyak memiliki hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis merupakan hutan yang setiap tahunnya selalu diguyur hujan. Curah hujan yang turun pun cenderung tinggi.

Hutan hujan tropis banyak ditemui di negara yang dilalui oleh garis khatulistiwa, salah satunya Indonesia. Pada umumnya, hutan hujan tropis memiliki jenis pohon yang tinggi dan berdaun lebar.

Sama seperti hutan pada umumnya, hutan hujan tropis dihuni oleb berbagai satwa dan tumbuhan liar. Menjaga kelestarian hutan berarti ikut menjaga kelangsungan hidup hewan-hewan dan tumbuhan langka.

Iklim muson

Letak astronomi Indonesia juga menyebabkan Indonesia memiliki iklim muson. Ada dua jenis angin muson yang ada di Indonesia yaitu muson barat dan muson timur

Angin muson barat merupakan angin yang bertiup dari benua Asia ke benua Australia. Sedangkan angin muson timur merupakan angin yang bertiup dari Benua Ausralia ke benua Asia. Di Indonesia, angin muson barat yang melewati samudra hindia menyebabkan Indonesia mengalami musim hujan. Angin muson barat yang melewati gurun Gibson menyebabkan musim kemarau.

Waktu Indonesia bagian Barat (WIB)

Letak asronomi Indonesia menyebabkan Indonesia memiliki tiga pembagian waktu. WIB adalah waktu Indonesia bagian barat. Wilayah yang termasuk pada WIB yaitu: Prov. Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatra Selatan, Riau, Kepulaian Riau, Jambi, Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

Waktu Indonesia bagin Tengah (WITA)

Waktu Indonesia bagian tengah merupakan waktu wilayah Indonesia di bagian tengah. Yang termasuk daerah WITA antara lain: Prov. Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi utara, dan Gorontalo.

Waktu Indonesia bagian Timur (WIT)

Pembagian waktu yang terakhir adalah waktu Indonesia yang ada di wilayah bagian timur. Wilayan Indonesia yang termasuk WIT ini antara lain seperti Kepulauan Maluku, Papua Barat, Papua, serta pulau-pulau kecil yang ada di sekitarnya.

Memiliki Meanekaragaman Fauna

Letak garis lintang di Indonesia menyebabkan banyak hutan hujan tropis. hutan hujan tropis menyimpan kekayaan dan keberanekaragaman fauna. Memiliki pohon yang tinggi serta daun yang lebar membuat banyak satwa nyaman untuk hidup dan berkembangbiak di wilayah hutan Indonesia.

Indonesia memiliki tiga tipe fauna, yaitu fauna tipe Asiatis, fauna tipe peralihan, dan fauna tipe autralis. Contoh fauna yang hidup di Indonesia antara lain: Harimau jawa, Beruang, Gajah, Badak, burung kasuari, burung merak, burung cendrawasih, biawak, anoa, burung maleo, babi rusa.

Memiliki Keanekaragaman Flora

Selain fauna, Indonesia juga memiliki keberagaman flora akibat dari letak astronomi Indonesia. Banyak tanaman tumbuh subur di Indonesia. Curah hujan yang tinggi menjadi salah satu faktor tanaman tumbuh subur di Indonesia. Contoh tanaman yang tumbuh di Indonesia antara lain: pohon kemenyan, pohon rotan, pohon dammar, pohon meranti, pohon jati, rafflesia, pohon bedali, tanaman kepuh, tanaman sawo kecik.

Memiliki Struktur Tanah yang Subur

Indonesia memiliki struktur tanah yang subur. Hal ini karena curah hujan yang tinggi dan intensitas cahaya matahari yang cukup di Indonesia. Ada beberapa jenis tanah yang ada di Indonesia, yaitu: tanah alluvial, tanah vulkanis, tanah humus (tanah gambut), tanah organosol, tanah podzolik merah kuning, tanah kapur, tanah laterit, tanah pasir, dan tanah litosol.

Masing-masing jenis tanah memiliki karakteristik maisng-masing. Masing-masing jenis memiliki criteria jenis tanaman yang berbeda-beda.

Memiliki keanekaragaman Budaya

Wilayah Indonesia yang dikelilingi laut, membuat Indonesia banyak menjadi tempat singah para pedagang-pedagang asing. Angin muson barat dan angin muson timur melewati Indonesia meneyebabkan Indonesia menjadi jalur pelayaran Internasional pada zaman dahulu

Banyaknya pedagang asing yang masuk di Indonesia membuat Indonesia banyak mengenal budaya-budaya asing pula. Hal ini membuat Indonesia memiliki budaya-budaya yang beraneka ragam.

Banyak Daerah Wisata

Indonesia merupakan negara kepulauan. Banyak pulau-pulau yang menyimpan kekayaan dan keindahan alam. Hal ini membuat Indonesia memiliki keanekaragaman hayati. Iklim tropis di Indonesia membuat Indonesia nyaman untuk menjadi tempat berlibur karena suhu dan cuaca yang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.

Memiliki lahan pertanian dan perkebunan

Iklim tropis membuat Indonesia memiliki banyak kekayaan alam berupa hasil pangan dalam kegiatan ekonomi masyarakatnya. Cuaca di Indonesia mendukung pertumbuhan dan perkembangbiakan berbagai tanaman pangan di Indonesia

Hujan Zenithal

Di Indonesia sering terjadi hujan zenithal. Hutan zenital terjadi ketika arus konveksi yang memuat uap air yang ada di equator naik secara vertical. Hal ini terjadi karena adanya suatu bentuk pemanasan air laut yang terjadi secara terus-menerus.

Persamaan Waktu Siang dan Malam

Letak astronomi Indonesia juga berdampak pada pembagian dalam waktu antara siang dan malam yang tidak terlalu berbeda jauh. Indonesia sendiri memiliki waktu malam selama 12 jam dan waktu siang yang sama, yiatu selama 12 jam pula.

Memiliki Suhu Normal

Dengan adanya dua musim di Indonesia yaitu musim kemarau dan musim penghujan, menyebabkan Indonesia  memiliki suhu yang normal. Hal ini dikarenakan Indonesia mendapatkan cukup pencahayaan sinar matahari serta memiliki curah hujan yang tinggi.

Suhu dingin ketika musim hujan tidak tidak terlalu dingin seperti negara-negara lain. Begitupun juga dengan suhu panas yang tidak terlalu ekstrim seperti negara lain.

Paru-paru Dunia

Indonesia termasuk negara tropis. kondisi ini menyebabkan Indonesia memiliki kondisi cuaca, iklim, tanah, serta keanekaragaman hayati yang baik. Iklim tropis di Indonesia menyebabkan banyak terdapat hutan hujan tropis. Banyaknya hutan  inilah yang menjadikan Indonesia sebagai paru-paru dunia.

Itulah hadi ulasan atas meteri yang bisa kami tuliskan secara tuntas. Khususnya tentang pengaruh letak astronomis Negara Indonesia terhadap kehidupan yang ada di masyarakatnya. Semoga bisa memberikan edukasi serta referensi bagi semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *