Contoh Skala Prioritas Kebutuhan

Diposting pada

Contoh Skala Prioritas Kebutuhan Siswa

Kebutuhan makhluk sosial dalam menjalani hidup seringkali tidak terbatas dan terhalang oleh alat pemuas kebutuhan yang sangat terbatas ketersediaannya. Hal ini mengakibatkan pada tidak dapat terpenuhinya sebagian arti kebutuhan tersebut. Namun, apakah lantas kita menyerah dengan kebutuhan hidup ada yang tidak terpenuhi? Tentu saja tidak. Ada berbagai usaha yang dapat dilakukan agar kebutuhan kita tetap dapat terpenuhi.

Salah satunya adalah dengan menentukan kebutuhan mana yang harus didahulukan atau yang seringkali kita sebut dengan menyusun skala prioritas (priority scale). Untuk lebih memahaminya, maka artikel ini akan memaparkan contoh-contoh skala prioritas yang bisa diterapkan oleh siswa, mahasiswa, atapun seseorang yang sudah berumahtangga.

Skala Prioritas

Skala prioritas adalah suatu daftar kebutuhan-kebutuhan hidup yang disusun secara rasional menurut tingkat kepentingannya bagi masing-masing individu. Rasional disini maksudnya adalah dapat diterima dengan akal mengenai penyusunan kebutuhan mulai dari yang paling penting atau mendesak hingga kebutuhan yang dapat ditunda pemenuhannya.

Setiap individu memiliki susunan skala prioritas masing-masing, tergantung pada kemampuan finansial, status sosial, lingkungan, dan aktivitas sehari-harinya. Penyusunan skala prioritas sangat diperlukan karena dengan daftar ini kita dapat mengetahui kebutuhan mana yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

Sehingga, budget yang kita miliki dapat dikelola dengan baik, dan kebutuhan dapat terpenuhi secara bertahap. Hal terpenting dalam menyusun skala prioritas adalah dengan mempertimbangkan pendapatan yang diperoleh, agar tidak terjadi defisit dalam keuangan sehari-hari.

Namun, seringkali kita melupakan pentingnya penyusunan skala prioritas ini, seperti kita selalu membeli barang yang kita inginkan tanpa mempertimbangkan tingkat kegunaannya. Sehingga, hal inilah yang sering menjadikan alat pemuas kebutuhan yang kita miliki habis sedangkan kebutuhan belum terpenuhi secara utuh.

Skala prioritas perlu menjadi kesadaran diri masing-masing untuk berupaya secara rasional dalam menentukan kebutuhan yang paling mendesak. Sehingga, tidak akan ada lagi sifat konsumtif dalam diri kita karena semua tindakan pemenuhan kebutuhan sudah dipertimbangkan secara rasional.

Contoh Skala Prioritas Kebutuhan

Berikut beberapa contoh kasus penyusunan skala prioritas yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa di Perantauan

Skala prioritas bagi mahasiswa pada umumnya disusun berdasarkan budget atau dana yang dimiliki untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup. Dalam hal ini misalnya saja Linda adalah seorang mahasiswi yang merantau demi melanjutkan studinya.

Linda diberikan uang saku oleh orang tuanya sebesar Rp 1.000.000,- setiap bulannya. Dengan uang tersebut, Linda harus dapat memanfaatkannya sebaik mungkin untuk dapat memenuhi kebutuhannya di bulan tersebut. Sebagai seorang mahasiswi, Linda memiliki berbagai kebutuhan.

Namun, ia harus  pandai-pandai dalam mengelola keuangannya. Ia harus membayar kos, beli buku, membeli peralatan kamar kosnya, makan, dan kebutuhan lain-lain. Sehingga, Linda menyusun daftar kebutuhannya mulai dari yang terpenting hingga kebutuhan yang dapat ditunda terlebih dahulu.

No Kebutuhan Pengeluaran Ukuran Per/
1 Membayar kos bulanan dan peralatan kamar kos Rp 400.000,00 Bulan
2 Makan selama 1 bulan Rp 450.000,00 Bulan
3 Membeli buku kuliah Rp 100.000,00 Bulan
4 Kebutuhan lain-lain Rp 50.000,00 Bulan
Total Rp 1.000.000,-

Dengan susunan skala prioritas tersebut, Linda tidak lagi perlu khawatir kebutuhannya tidak terpenuhi dengan uang yang ia miliki karena semuanya telah tersusun secara rasional.

Pelajar/Siswa di Sekolah

Skala prioritas juga disusun karena oleh para pelajar SMP atau SMA dalam melihat adanya faktor kemampuan diri. Kemampuan diri ini biasanya terkait dengan faktor finansial yaitu kemampuan untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Dalam hal ini contohnya, Marie seorang pelajar. Ia dalam waktu dekat ini akan melaksanakan ujian sehingga memerlukan alat tulis sekolah. Namun, ia juga ingin membeli perhiasan sebagai bentuk investasi. Marie merasa bingung dalam memenuhi kebutuhan dan keinginannya tersebut.

Berdasarkan pada kasus tersebut, maka skala prioritasnya adalah Marie sebaiknya membeli alat tulis sekolah terlebih dahulu karena jika ia tidak memiliki alat tulis yang lengkap maka ia akan kesulitan dalam mempersiapkan ujiannya.

Di samping itu, perhiasan dapat ia beli dilain waktu ketika ia memiliki kemampuan finansial lagi untuk membeli perhiasan. Dengan demikian, tampak bahwa membeli alat tulis sekolah merupakan kebutuhan pokok seorang siswa yang mendesak dan harus dipenuhi saat itu juga, sedangkan perhiasan merupakan kebutuhan tersier sehingga dapat ditunda dahulu ketersediaannya.

Kebutuhan Keseharian

Contoh lain dari skala prioritas selain karena faktor keuangan, juga tercermin dari tingkat urgensi suatu pilihan. Dalam hal ini contohnya saja Aldi diberikan tugas oleh gurunya untuk menjadi petugas upacara pada hari raya kemerdekaan 17 Agustus.

Oleh karena ia berangkat terburu-buru, maka ia melupakan alat tulisnya dan tertinggal di meja belajar. Aldi berpikir untuk menentukan pilihan apakah ia akan pulang mengambil alat tulis yang tertinggal ataukah ia bersiap diri untuk menjadi petugas upacara.

Akhirnya setelah berpikir secara rasional, Aldi mampu menentukan pilihan untuk tetap mempersiapkan diri menjadi petugas upacara di sisa waktu yang ada. Hal ini dipilih Aldi karena jika ia kembali ke rumah ia akan terlambat dan mengecewakan guru yang telah menugaskannya menjadi petugas upacara.

Sedangkan alat tulisnya yang tertinggal ia berpikir bahwa masih dapat meminjam teman ataupun membeli terlebih dahulu sebelum masuk ke ruang kelas.

Masyarakat

Skala prioritas juga dapat disusun berdasarkan kesempatan yang diberikan kepada seseorang. Contohnya dalam hal ini adalah Rani seorang mahasiswi pintar di lingkungannya, sehingga ia ditawari oleh kepala program studinya untuk terbang ke Malaysia menjalankan tugas magang kependidikan di sana.

Disisi lain, Rani telah diterima untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) di suatu wilayah. Rani dihadapkan pada dua pilihan yang sebenarnya ia menghendaki keduanya.

Namun, Rani tidak dapat memilih keduanya sekaligus, ia harus menentukan pilihan yang terbaik bagi dirinya. Akhirnya, Rani menentukan untuk berangkat ke Malaysia karena kesempatan emas ini tidak datang dua kali, sedangkan KKN masih akan ditemui gelombang kedua untuk mengikutinya.

Rencana Masa Depan

Skala prioritas yang disusun berdasarkan pandangan di masa mendatang. Adakalanya seseorang menentukan skala prioritas dalam hidupnya berdasarkan pandangannya di masa depan. Contohnya, seorang siswa SMA ingin mendaftar pelajaran tambahan di bimbingan belajar.

Namun, ia merasa bingung untuk mengikuti bimbingan belajar Bahasa Inggris atau Matematika. Sedangkan, ia hanya bisa memilih salah satu dari kedua bidang pelajaran tersebut.

Dengan berusaha berpikir secara rasional, akhirnya siswa tersebut memilih untuk mengikuti bimbingan belajar Bahas Inggris. Pilihan tersebut dirasa sesuai dengan pandangannya di masa depan karena ia ingin mempersiapkan diri untuk kuliahnya di luar negeri sehingga perlu untuk bisa menguasai bahasa asing.

Namun, tidak lantas menutup kemungkinannya belajar Matematika, karena pelajaran ini akan selalu ia pelajari sebagai mata pelajaran dasar di setiap tingkatan sekolah. Dengan demikian, maka siswa tersebut tetap dapat memenuhi kebutuhannya untuk belajar Bahasa Inggris maupun Matematika.

Dari penjelasan diatas, dapatlah dikatakan bahwasanya skala prioritas tentu akan berbeda antara individu satu dengan individu yang lain. Semua ini dikarenakan faktor pertimbangan dan kemampuan atas kognisinya yang berbeda-beda pula.

Meskipun demikian, konsepnya adalah tetap sama yaitu kebutuhan yang paling mendesak lebih didahukan dibandingkan dengan kebutuhan yang kurang penting atau dapat ditunda dahulu pemenuhannya.

Demikianlah penjelasan dan pengulasan yang bisa diberikan kepada segenap pembaca terkait dengan beragam bentuk dalam contoh-contoh skala prioritas kebutuhan yang bisa diterapkan oleh mahasiswa, siswa, ataupun dalam rumah tangga. Semoga bermanfaat. Trimakasih,

Sumber Tulisan
  • Rafisqy, Z. G. A. 2020. Pengertian Skala Prioritas Beserta Contoh dan Tabel. www.ekspektasia.com/pengertian-skala-prioritas/ (diakses pada 3 Maret 2020).
  • Mimundo. 2016. Pengertian Skala Prioritas , Contoh Skala Prioritas dan Cara Menyusun Bihunku. www.mimundounlibro.blogspot.com/2016/06/pengartian-skala-prioritas-contoh-skala.html (diakses pada 4 Maret).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *