Contoh Sikap Positif dalam Kehidupan Sehari-Hari

Diposting pada

Sikap Positif

Di dalam kehidupan bermasyarakat, tentunya kita akan menemui berbagai macam sikap yang dilakukan oleh tiap-tiap individu dalam sebuah makna masyarakat. Baik itu adalah sikap positif ataupun berupa contoh sikap yang negatif. Hal tersebut tentu saja dikarenakan, karena pada masing-masing individu memiliki pemikiran yang berbeda-beda, sehingga mengakibatkan adanya perbedaan sikap yang ada pada masing-masing individu di dalam masyarakat.

Sikap Positif

Pengertian sikap positif secara umum adalah suatu pikiran, suatu kecenderungan dan suatu perasaan seseorang yang baik, dimana sikap tersebut untuk mengenal aspek-aspek yang ada di lingkungan yang seringnya bersifat permanen karena sulit diubah. Sikap positif dalam kehidupan sehari-hari ini terdapat pada Pancasila dimana kita warga Negara Indonesia berpedoman kepada Pancasila.

Definisi Pancasila tidak hanya sebagai dasar negara tetapi juga sebagai nilai-nilai yang dapat dihidupi oleh masyarakat Indonesia.

Contoh Sikap Positif

Berbagai macam sikap positif yang dapat ditemukan dalam kehidupan masyarakat, karena sikap positif tersebut yang tentu saja selalu masyarakat inginkan dalam kehidupan sehari-harinya. Antara lain;

  1. Takwa kepada Tuhan yang Maha Esa

Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa merupakan sikap positif yang dimiliki oleh setiap individu di dalam lingkungan masyarakat. Sikap tersebut tercermin dari individu yang percaya dan yakin akan adanya Tuhan Yang Maha Esa, menjalankan perintah-Nya, serta menjauhi segala larangan-Nya.

Hal tersebut tentu saja berdasarkan ajaran agama dan kepercayaan yang dianutnya masing-masing. Dengan keyakinan tersebut akan menimbulkan kesadaran untuk mengakui dan menghargai sesama pemeluk agama dan penganut kepercayaan, sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai mahluk Tuhan, yang sama derajatnya, sama hak-hak dan kewajiban asasinya.

  1. Saling Menghormati

Contoh lain dari sikap positif yang ada di dalam kehidupan sehari-hari adalah adanya rasa saling menghormati. Saling menghormati tersebut dilakukan oleh umat manusia yang merupakan kewajiban bagi semua orang atau individu untuk saling menjaga dan menghormati, karena kita hidup saling berdampingan sehari-hari.

Hal tersebut tercermin dari perilaku seseorang yang tidak mengganggu orang lain yang sedang beribadah, selain itu tidak membuat keributan yang dapat mengganggu kehidupan dalam masyarakat.

  1. Tidak Memaksa

Sikap positif selanjutnya yaitu tidak memaksa orang lain. Tidak memaksa orang lain tentu saja merupakan salah satu sikap positif yang ada dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saja tidak memaksa orang untuk menganut suatu agama yang kita anut atau untuk menganut agama lain, kemudian tidak memaksa orang lain suka dengan apa yang kita suka, serta tidak memaksa kehendak orang lain.

Hal tersebut tentu saja merupakan hak yang ada dalam setiap individu dalam hidup di masyarakat. Selain itu juga, keyakinan menganut suatu agama ialah muncul atas dasar hati nurani dan hidayah dari Tuhan Yang Maha Esa, dan setiap manusia berhak untuk memilih agamanya sendiri.

  1. Tidak membeda bedakan manusia berdasarkan suku, agama, warna kulit, tingkat ekonomi, maupun tingkat pendidikan

Indonesia mempunyai beragam suku dan budaya, ras dan keyakinan. Sikap kita adalah tidak untuk membedakan manusia berdasarkan hal tersebut. Sikap tersebut termasuk dalam bentuk sikap positif dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam bermasyarakat.

Kita tentu saja hidup saling berdampingan satu sama lain. Maka, sikap yang harus kita tunjukan adalah tidak membedakan satu sama lain, yang mana sika tersebut harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di dalam hidup bermasyarakat agar dapat menciptakan kondisi yang rukun dan harmonis. 

  1. Menyadari bahwa kita diciptakan sama oleh Tuhan

Sikap positif dalam kehidupan sehari-hari yang lainnya adalah menyadai bahwa sama-sama diciptakan oleh Tuhan. Tentu saja kita harus menyadari bahwa kita diciptakan sama oleh Tuhan. Maka, sebagai sesama manusia tentu saja tidak sepantasnya untuk menyombongkan diri atas apa yang kita dapat.

Pada hakikatnya kita diciptakan sama di mata Tuhan. Melalui sikap tersebut, tentu saja akan muncul kerukunan dan rasa toleransi antara sesama manusia, karena pada kenyataannya manusia atau individu saling membutuhkan satu sama lainnya. 

  1. Membela kebenaran dan keadilan

Membela kebenaran dan juga keadilan tentu saja merupakan salah satu sikap positif yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Membela kebenaran dan keadilan tersebut tercermin dari perilaku kita dalam keseharian, misalnya dengan tidak menyembunyikan suatu tindak kejahatan, selalu berkata dengan jujur, dan masih banyak lagi.

Membela kebenaran tentu saja dapat tercermin dari perilaku kita ketika berada dalam masyarakat. Ketika kita melihat teman kita sedang dipukuli oleh orang lain, padahal kita tahu bahwa teman kita tidak salah, kita seharusnya membela teman kita, kemudian menjelaskan kebenaran yang terjadi sehingga tidak terjadi kesalahpahaman. 

  1. Menyadari bahwa kita mempunyai hak dan kewajiban yang sama

Menyadari persamaan hak dan kewajiban sebagai sesama manusia adalah salah satu sikap positif dalam kehidupan sehari-hari. Hak adalah suatu hal yang kita dapatkan setelah menjalani kewajiban dan kewenangan atau kekuasaan untuk melakukan sesuatu, sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan untuk mendapatkan hak. Hak dan kewajiban tentu saja tidak akan dapat dipisahkan.

Sebagai makhluk sosial, kita memiliki hak dan kewajiban yang sama yaitu mencintai tanah air, mencintai keluarga, mencintai orang yang kita sayang dan tentunya masih banyak lagi. Ketika kita telah menyadari bahwa hak dan kewajiban kita sama, kita sebagai makhluk sosial yang hidup bermasyarakat akan menjadi lebih harmonis dan lebih tentram lagi.

  1. Tidak melakukan diskriminatif

Pencegahan sikap diskriminatif bias kita mulai dari diri kita sendiri, lalu bisa juga dengan pembelajaran tentang hal yang berkaitan dengan hal tersebut sejak kecil, agar tumbuhnya sikap toleransi terhadap perbedaan. Pencegahan ini juga dapat dilakukan dengan tidak terlalu mengikuti tren masa kini dan tren dari luar.

Mulailah untuk terlebih dulu berpikir sebelum bertindak, supaya dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dan menghindari sifat rasis atau diskriminasi serta memilah-milah budaya asing. Oleh sebab itu, jangan terlalu mengikuti tren yang sedang mendunia, karena tanpa disadari bahwa tren yang kita ikuti merupkan hal yang tidak baik. 

  1. Cinta pada tanah air dan bangsa

Cinta tanah air adalah sikap mencintai bangsa sendiri yang termasuk dalam sikap positif dalam kehidupan sehari hari. Cinta tanah air tersebut merupakan salah satu cerminan munculnya perasaan mencintai oleh warga negara untuk negaranya dengan sedia mengabdi, berkorban, memelihara persatuan dan kesatuan, melindungi tanah airnya dari segala ancaman, gangguan dan tantangan yang dihadapi oleh negaranya.

  1. Berperilaku hidup sederhana

Hidup sederhana merupakan hidup dengan bersahaja, tanpa bermewah-mewah dan berlebihan dalam segala hal, walapun kita mampu.

Contoh hidup sederhana dalam kehidupan sehari-hari tentu saja sangatlah banyak, salah satunya yaitu sederhana dalam berpenampilan, sederhana dalam berpakaian, berbelanja seperlunya, makan dan minum secukupnya, serta tidak boros. 

  1. Menjaga kerukunan

Menjaga kerukunan merupakan salah satu sikap positif dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam lingkungan masyarakat. Sikap tersebut adalah sikap yang penting untuk menjaga keutuhan pada lingkup manapun, baikl lingkungan masyarakat, lingkungan sekolah, termasuk lingkungan rumah sekalipun.

Hidup rukun artinya hidup yang damai, nyaman, tentam, harmonis, tidak bertengkar, saling menyayangi satu sama lain.

  1. Selalu Tekun

Tekun merupakan salah satu contoh sikap positif dalam kehidupan sehari-hari. Tekun tersebut bisa saja dilakukan dalam bekerja, beribadah ataupun melakukan hal yang lainnya. Tekun dalam bekerja tentu saja merupakan sikap yang positif, hal tersebut tentu saja mencerminkan ada kesungguhan dalam bekerja.

Tekun dalam beribadah adalah suatu kewajiban yang harus dilakukan dalam meningkatkan kualitas iman. Istilah tekun secara umum adalah bekerja atau bersungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu. 

  1. Dapat bertenggang rasa pada orang lain

Dapat bertenggang rasa merupakan salah satu sikap positif yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kehidupan bermasyarakat. Sikap tersebut tercermin dari suatu sikap hidup dalam ucapan, perbuatan, dan tingkah laku yang mencerminkan sikap  menghargai dan menghormati orang lain.

Dengan memiliki sikap tenggang rasa ini, kita dapat menempatkan diri pada lingkungan pergaulan dengan benar sehingga tercipta suasana yang rukun, harmonis, serasi, selaras, dan seimbang. 

  1. Bermusyawarah

Contoh lainnya yang merupakan sikap positif dalam kehidupan sehari-hari adalah melakukan musyawarah. Musyawarah merupkan suatu usaha bersama untuk memecahkan persoalan untuk mengambil keputusan bersama dalam menyelesaikan masalah sosial.

Contohnya dalam keluarga untuk memecahkan suatu masalah keluarga harus bermusyawarah dengan anggota keluarga yang lain supaya tercapainya mufakat. 

  1. Bergotong royong

Gotong royong merupakan salah satu sikap positif dalam hidup bermasyarakat. Gotong royong yaitu suatu kegiatan bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. Contoh yang diterapkan di dalam lingkungan masyarakat adalah bergotong royong mendirikan gardu pos ronda.

Melalui adanya gotong royong, tentu saja akan memupuk sikap saling bekerja sama dengan anggota masyarakat yang ada. Selain itu juga bisa untuk mengenal satu sama lain. 

  1. Mencegah pencemaran lingkungan

Pencemaran lingkungan merupakan masalah yang sudah tidak asing lagi di lingkungan yang akan berdampak langsung pada kesehatan manusia itu sendiri. Melakukan pencegahan pencemaran lingkungan merupakan salah satu contoh sikap positif yang dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Kita harus mencegah itu terjadi dengan berbagai cara untuk mencegah pencemaran lingkungan, seperti tidak membuang limbah ke sungai, mengurangi pemakaian plastik sekali pakai,dan lain lain. Melalui kegiatan pencegahan pencemaran lingkungan, tentu saja akan memberikan dampak yang baik, terutama kepada alam dan juga kepada masyarakat. 

  1. Mencegah kebakaran lingkungan

Selain mencegah pencemaran lingkungan, mencegak kebakaran lingkungan tentu saja termasuk dalam sikap positif yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Pencegahan kebakaran tersebut wajib dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran, sehingga meminimalisir dampak yang dapat diakibatkan oleh hal tersebut.

Pencegahan tersebut haruslah dilakukan dengan cara bergotong royong, supaya akan lebih cepat dalam penanganannya. 

  1. Saling Menghormati

Sikap saling menghormati merupakan salah satu contoh sikap positif yang harus dimiliki oleh setiap individu dalam kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghormati satu sama lain merupakan sikap yang harus di lakukan di lingkungan sekitar dalam kehidupan sehari-hari demi terjalin hubungan antar masyarakat yang harmonis dan terciptanya kerukunan.

Sikap menghormati perlu dipupuk dalam hidup bermasyarakat, karena masyarakat memiliki karakteristik individu yang bermacam-macam. 

  1. Rajin dalam belajar

Rajin tentu termasuk dalam salah satu bentuk sikap positif. Rajin belajar akan membuatmu disiplin untuk mengatur waktu. Otomatis, kegiatanmu pun akan lebih tertata dan kamu mampu memilah mana yang penting atau tidak. Melalui rajin belajar, kita dapat meraih prestasi jika dilakukan dengan sungguh-sungguh. Rajin sejak dini tentu saja akan berimbas pada kehidupan kita kelak, terutama dalam bermasyarakat.

  1. Selalu mengikuti upacara bendera dengan tertib

Salah satu contoh perilaku positif di lingkungan sekolah adalah tertib mengikuti upacara bendera. Upacara bendera tersebut termasuk dalam sikap positif yang mana bentuk menghormati para pahlawan kita terdahulu dalam memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Mengikuti upacara bendera mempunyai beberapa manfaat bagi kita diantaranya adalah membiasakan disiplin, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, membiaskan berpenampilan rapih, meningkatkan kekompakan,dan menumbuhkan jiwa Nasionalisme. 

  1. Menghormati Guru

Guru dan ulama merupakan orang-orang yang berjasa. Sudah menjadi kewajiban setiap orang menghormati guru dan ulama. Seseorang dianggap menghormati guru dan ulama apabila ia bersikap dan punya sopan santun yang menyenangkan hati serta menghindarkan diri dari sikap dan tutur kata jahat yang melukai hati.

Demikian juga seseorang dianggap menghormati guru dan ulama apabila dapat mengambil manfaat dan menerapkannya di limgkungan dari apa yang disampaikan oleh mereka.

  1. Menghormati Teman

Selain menghormati guru, sikap positif yang lain adalah menghormati teman. Sikap tersebut adalah sikap harus dilakukan bagi sesama teman supaya hubungan pertemananya berjalan harmonis. Saling menghormati sesama teman tentu saja akan mewujudkan perilaku saling menolong, saling memberi semangat, saling bertukar fikiran dan lainnya.

  1. Disiplin dalam mematuhi tata tertib sekolah

Kedisiplinan adalah suatu kondisi yang terbentuk melalui proses sosial dari serangkaian perilaku yang menunjukan nilai-nilai ketaatan, kepatuhan, kesetiaan, keteraturan dan ketertiban. Kedisiplinan dalam proses pendidikan sangat diperlukan karena bukan hanya untuk menjaga kondisi sasana belajar dan mengajar berjalan dengan lancar, tetapi juga untuk menciptakan pribadi yang kuat bagi siswa.

  1. Aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah

Untuk menjaga lingkungan sekolah semua warga sekolah harus ikut serta menjaga kebersihan sekolah karena ini merupakan tanggung jawab bersama dan harus saling membantu mewujudkan kondisi lingkungan sekolah yang bersih dan terawat.

Contohnya yaitu membersihkan kolong meja, membuang sampah pada tempatnya, kurangi penggunaan plastik, menjaga kebersihan toilet, melakukan Jum’at bersih, melakukan piket kelas.

  1. Bekerja keras

Bekerja keras adalah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai suatu cita-cita atau tujuan. Bekerja atau berusaha merupakan suatu kewajiban bagi manusia di muka bumi ini. Karena untuk mencapai suatu cita-cita atau tujuan, manusia itu sendiri harus bekerja atau berusaha terlebih dahulu.

Nah, itulah tadi penjelasan serta pengulasan secara lengkap yang bisa kami bagikan kepada segenap pembaca terkait dengan beragam contoh-contoh sikap positif dalam lingkungan sekolah, keluarga, agama, dan masyarakat yang mudah ditemukan. Semoga melalui artikel ini bisa memberikan wawasan kepada pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *