Contoh Penyimpangan Sosial

Diposting pada

Penyimpangan Sosial di Masyarakat

Masyarakat Indonesia tergolong sebagai arti masyarakat multikultural. Beragam etnik, budaya, bahasa menjadi satu kesatuan. Akibat dari masyarakat multikultural di Indonesia adalah sering terjadi penyimpangan sosial. Salah satu penyimpangan sosial yang sering terjadi di Indonesia adalah terjadinya konflik baik konflik sosial, ekonomi, budaya maupun konflik lainnya.

Besar kecilnya penyimpangan sosial tetap akan berdampak pada keseimbangan yang dijalani sebagai makhluk sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Penyimpangan Sosial

Penyimpangan sosial merupakan perilaku individu atau kelompok yang bertentangan dengan norma dan aturan sosial. Dalam bermasyarakat, semua tindakan dan perilaku manusia diatur berdasarkan aturan dan norma yang telah disepakati bersama. Namun kenyataannya, tidak semua orang berperilaku sebagaimana mestinya.

Dampak penyimpangan sosial tidak hanya dirasakan oleh individu itu sendiri, tetapi menyebabkan beban sosial bagi orang lain. Tatanan nilai, norma, dan moral di masyarakat pun akan terganggu.

Penyimpangan Sosial menurut para Ahli

Banyak ahli yang berpendapat mengenai penyimpangan sosial, antara lain:

  1. Soerjono Soekanto, Perilaku menyimpang diartikan sebagai kecenderungan untuk menyimpang dari suatu norma atau tidak patuh terhadap suatu norma.
  2. Robert K. Merton, Robert berpendapat bahwa penyimpangan terjadi karena adanya ketegangan antara tujuan dan sarana untuk mencapainya. Masyarakata menginginkan semua orang berhasil, namun dalam kenyataannya tidak semua orang dapat mencapai keberhasilan dengan cara yang baik.

Contoh Penyimpangan Sosial

Untuk lebih memahami tentang penyimpangan sosial, berikut ini adalah contoh dari penyimpangan sosial yang sering dilakukan. Antara lain:

Lingkungan Masyarakat

Kegiatan dalam masyarakat rentah terjadi penyimpangan sosial. Ketika norma yang berlaku dianggap tidak sesuai dengan tujuan seseorang atau sekelompok orang, maka terjadilah penyimpanagan sosial. Dalam hal ini, diperlukan pihak yang berwenang untuk menyadarkan dan member sanksi tegas terhadap terjadinya penyimpangan sosial. Penyimpangan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat antara lain:

Tidak ikut melaksanakan kegiatan kerja bakti

Kegiatan kerja bakti biasanya dijadikan sebagai kegiatan rutin yang bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Meskipun peraturan meneganai kerja bakti telah dibuat dan disepakati bersama, namun ada beberapa orang yang tidak ikut kerja bakti dan tidak menyertakan alasan yang jelas. Penyimpangan seperti ini dapat berdampak pada rusaknya norma apabila tidak diberikan sanksi tegas.

Melakukan pencurian

Dalam keadaan mendesak, biasanya seseorang menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Salah satunya adalah melakukan tindakan pencurian. Mencuri adalah tindakan mengambil sesuatu milik orang lain tanpa seizin pemiliknya.

Penyimpangan sosial berupa pencurian sering kali terjadi dengan alasan kebutuhan ekonomi. Hal tersebut merupakan hal negative dan tidak dibenarkan.

Lingkungan sekolah

Sekolah yang seharusnya menjadi tempat menuntut ilmu juga tidak terlepas dari tindakan penyimpangan sosial yang dilakukan oleh warga sekolah. Sanksi yang diberikan bagi pelaku penyimpangan sosial di lingkungan sekolah tidak hanya sanksi konkret tetapi juga sanksi sosial. Beberapa contoh penyimpangan sosial di lingkungan sekolah antara lain:

Mencontek

Untuk mendapatkan nilai yang baik, beberapa siswa melakukan tindakan tidak terpuji yaitu mencontek. Sebagai siswa yang baik, seharusnya mencontek tidak perlu dilakukan.

Tujuan dari diadakannya ujian adalah untuk mengukur kemampuan siswa. Dengan begitu, guru dapat mengetahui seberapa jauh pemahaman siswa yang nantinya akan disesuaikan dengan materi dan metode mengajar supaya hasil berikutnya lebih maksimal.

Mencoret-coret fasilitas sekolah

Fasilitas sekolah adalah fasilitas semua warga sekolah yang digunakan untuk menunjang pembelajaran. Tindakan mencoret-coret fasilitas sekolah pun dianggap sebagai tindakan yang kurang terpuji karena dapat merusak fasilitas sekolah.

Sebaiknya jaga dan rawat fasilitas sekolah yang tersedia dengan baik dan benar supaya dapata digunakan sebagaimana mestinya.

Lingkungan keluarga

Dalam keluarga juga kerap kali terjadi tindakan penyimpangan sosial, baik penyimpangan sosial berat maupun ringan. Sanksi bagi pelaku penyimpangan sosial di lingkungan keluarga biasanya bersifat tertutup hanya diketahui oleh pihak keluarga. Contoh penyimpangan sosial di lingkungan keluarga antara lain:

Menyebarkan aib keluarga

Hal-hal rahasia dalam keluarga biasanya hanya diketahui oleh pihak keluarga. Menyebarkan aib maupun rahasia keluarga dianggap sebagai tindakan menyimpang karena tidak menghormati orang yang bersangkutan. Dampak dari tindakan tersebut adalah rasa malu, minder, takut, terkucilkan ataupun hal lainnya yang berkaitan dengan perasaan.

Membentak orang yang lebih tua

Rasa marah atau kesal terkadang membuat orang lupa akan siapa dirinya dan melampiaskan amarahnya terhadap orang-orang disekitarnya termasuk orang yang lebih tua. Tindakan seperti ini terkadang dianggap kecil dan tidak disadari bahwa hal tersebut merupakan tindakan yang menyimpang. Orang yang lebih tua adalah orang yang sepantasnya kita hormati.

Tempat ibadah

Tempat ibadah adalah tempat yang suci yang digunakan sebagai tempat interaksi antara hamba dan tuhannya. Namun tidak jarang terjadi penyimpangan sosial di tempat ibadah. Contohnya adalah sebagai berikut:

Gaduh saat pelaksanaan ibadah

Pelaksanaan ibadah menjadi sesuatu yang sakral bagi setiap orang atas dasar keyakinannya. Karena beberapa faktor, terkadang orang tanpa sadar membuat keributan dan kegaduhan di tempat ibadah. Hal tersebut membuat kegiatan ibadah terganggu.

Mencuri di masjid

Salah satu barang yang sering hilang di masjid adalah kotak amal. Kotak amal yang ditujukan untuk orang-orang yang membutuhkan kerap kali diambil oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk kepentingan pribadi.

Lingkungan pemerintahan

Sebagai lembaga yang mewakili kepentingan dan aspirasi rakyat, ternyata lingkungan pemerintahan pun tidak lepas dari pelaku penyimpangan sosial. Contoh penyimpangan sosial di lingkungan masyarakat antara lain:

Korupsi

Bukan hal baru lagi di Indonesia bahwa kasus korupsi makin sering terjadi di pemerintahan baik korupsi dalam jumlah kecil maupun jumlah besar. Hukuman yang diterapkan nyatanya tidak membuat koruptor jera. Penanaman pendidikan karakter sejak dini dapat menjadi upaya untuk mengurangi tingkat korupsi di Indonesia.

Tidur saat rapat

Sering kita lihat di televisi maupun sosial media para pegawai pemerintahan tidur ketika sedang rapat. Hal ini merupakan hal yang tidak seharusnya dilakukan oleh pejabat yang seharusnya menjadi tumpuan dan aspirasi rakyat.

Media massa

Saat ini media sosial menjadi penyedia informasi terlengkap yang dibutuhkan masyarakat. Namun perlu diingat juga bahwa media sosial hanya sebagai penyedia informasi tetapi tidak dapat menyaring informasi. Banyak oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan media informasi demi keuntungannya sendiri. Penyimpangan sosial di media sosial antara lain:

Penyebaran berita bohong

Sebagai pengguna media sosial, kita harus bijak dalam memilih informasi dari sumber-sumber yang terpercaya.  Seringkali berita-berita yang tersebar tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab terkadang tidak mengonfirmasi kebenaran berita terhadap pihak yang bersangkutan. Hal ini justru dapat merugikan banyak orang.

Mengkritik orang di media sosial secara berlebihan

Mengkritik merupakan suatu tindakan yang muncul akibat rasa tidak suka terhadap seseorang. ketika ingin mengkritik seseorang sebaiknya dengan bahasa yang sopan dan tidak menyinggung perasaan orang yang dikritik. Namun ada beberapa orang yang melakukan kritikan di media sosial secara berlebihan.

Bukan hanya fisik tetapi juga menyinggung keluarga dan orang-orang terdekatnya. Hal ini termasuk tindakan penyimpangan sosial.

Lingkungan kerja

Persaingan dalam dunia kerja semakin gencar terjadi. Semua orang berlomba-lomba menjadi yang terbaik. Namun sangat disayangkan ketika sebuah persaingan dilakukan dengan cara yang kurang kompetitif. Contoh penyimpangan sosial di lingkungan kerja antara lain:

Menjiplak karya/ide

Dalam beberapa pekerjaan seorang pekerja dituntut untuk berinovasi dan memberikan ide baru demi kemajuan perusahaan.

Untuk menjadi yang terbaik, setiap karyawan bersaing mengembangkan ide dan gagasan. Persaingan yang tidak sehat menjadi salah satu bentuk penyimpangan sosial karna dianggap merugikan orang lain. Salah satu jenis persaingan yang tidak sehat adalah meniru/menjiplak ide competitor lainnya.

Memanfatkan jabatan

Untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, tidak jarang orang melakukan segala hal. Salah satunya dengan menyalahgunkan jabatannya untuk menerima karyawan baru.

Keseharian

Penggunaan obat-obatan yang tidak sesuai dosis dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari tidak sebaiknya dilakukan. Contoh penyimpangan sosial yang terjadi karena faktor obat-obatan terlarang dalam pergaulan ini antara lain:

Penyalahgunan narkoba

Dalam dunia medis, narkoba sebenarnya dapat menjadi obat untuk penyakit tertentu. Narkoba juga sering digunkaan untuk membius pasien yang hendak dioprerasi. Namun demi kepuasan, narkoba disalahgunakan dan dipakai tidak sesuai dosis dan tidak melalui anjuran dokter. Hal ini sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh.

Penjualan narkotika

Karena nilai ekonomi yang tinggi, narkotika sering diperjual belikan secara illegal. Salah satunya adalah ganja. Meskipun dilarang, para oknum yang tidak bertanggungjawab masih saja menjual tanaman haram tersebut untuk keperluan ekonomi semata tanpa memperhatikan kesehatan pengguna.

Pergaulan bebas

Pergaulan bebas makin marak terjadi khususnya di perkotaan. Kurangnya perhatian dan pengawasan dari orang tua maupun orang-orang terdekat menjadi faktor utama terjadinya pergaualan bebas. Banyak perilaku penyimpangan yang terjadi akibat dari pergaulan bebas, antara lain:

Tawuran

Tawuran antar kelompok remaja kerap terjadi karena hal-hal sepele. Hal ini seharusnya tidak trerjadi apabila anak muda mengisi waktu luang dengan hal-hal positif yang bermanfaat.

Hamil diluar nikah

Hamil diluar nikah merupakan salah satu penyimpangan sosial yang tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga merugikan keluarga dan orang-orang terdekatnya. Hamil di luar nikah ini juga menjadi salah satu pemicu naiknya angka putus sekolah.

Kelompok

Penyimpangan sosial dapat dilakukan baik secara individu maupun dalam syarat kelompok sosial. Contoh penyimpangan sosial secara berkelompok atara lain:

Pemberontakan

Suatu kelompok masyarakat yang merasa memiliki nilai dan kaidahnya sendiri tidak jarang melawan kelompok-kelompok masyarakat yang tidak patuh. Hal ini dapat mengakibatkan pemberontakan antar kelompok masyarakat

Pesta narkoba

Pesta narkoba kerap kali dilakukan oleh mereka yang tidak mentaati peraturan yang telah ditetapkan pemerintah dan agama. Hal ini jelas merupakan penyimpanagn sosial karena bertentangan dengan norma yang berlaku.

Pasar

Contoh lainnya terkait dengan penyimpangan manusia sebagai makhluk ekonomi, misalnya saja di dalam pasar. Seperti tindakan;

Bayar tidak sesuai jumlah

Suasana pasar yang ramai kerap kali dimanfaatkan oleh para pembeli yang tidak bertanggungjawab untuk mengabil keuntungan.

Mengurangi nilai timbangan

Untuk mencapai keuntungan yang lebih banyak, para pedagang yang tidak bertanggungjawab kerap kali mengurangi jumlah timbangan sehingga berat barang yang harus dibayar dengan jumlah berat barang yang sesungguhnya tidak sesuai.

Dari penjelasan diatas, dapatlah dikatakan bahwa sejatinya prilaku penyimpangan dalam proses sosial di masyarakat dipengaruhi oleh banyak faktor yang menimbulkan seseorang melakuakn penyimpangan sosil. Faktor tersebut dikelompokan menjadi dua, antara lain:

  • Internal

Faktor internal penyimpangan sosial berasal dari gejolak batin dirinya sendiri, meliputi:

  1. Usia
  2. Tingkat kecerdasan
  3. Jenis kelamin
  4. Kedudukan seseorang dalam keluarga atau masyarakat
  • Eksternal

Faktor eksterenal diartikan sebagai faktor dari lingkungan sekitar yang mempengaruhi individu untuk melakukan tindakan menyimpang. Faktor eksternal meliputi:

  1. Pergaulan
  2. Media masa
  3. Kehidupan keluarga atau rumah tangga

Itulah tadi uraian lengkap yang bisa kami tuliskan kepada segenap pembaca berkaitan dengan contoh penyimpangan sosial yang ada dalam masyarakat, keluarga, tempat ibadah, pasar, lingkungan kerja, pergaulan, dan lainnya. Semoga memberikan edukasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *