Contoh Penyakit Sosial di Masyarakat

Diposting pada
Rate this post

Penyakit Sosial dalam Kehidupan Sehari-hari

Sudah pernahkah anda mendengar kata penyakit sosial?. Mungkin bagi sebagian orang sudah mengenal istilah yang satu ini, akan tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa beberapa orang lainnya mungkin juga belum mengetahui apa yang dimaksud dengan penyakit sosial.

Apabila dari katanya, penyakit merupakan sesuatu yang membuat tubuh menjadi tidak fit dan perlu untuk diobati. Begitu pula dengan yang namanya penyakit sosial yaitu faktor perilaku menyimpang dari masyarakat yang perlu untuk dibenahi agar tidak menimbulkan kegelisahan dan ketidaknyamanan dalam kehidupan anggota masyarakat itu sendiri. Selain itu penyakit sosial juga terdiri dari beberapa macam contoh mulai dari judi, tawuran, narkoba, miras dan lain sebagainya.

Penyakit Sosial

Penyakit sosial adalah tingkah laku yang dilakukan oleh masyarakat dan dapat menimbulkan berbagai dampak tidak baik seperti meresahkan dan memberi ketidaktentraman dalam kehidupan masyarakat luas. Sebagai informasi bahwa penyakit sosial ini dapat terjadi karena munculnya sebuah pelanggaran terhadap norma, nilai, dan aturan-aturan dalam masyarakat yang dilakukan oleh seorang individu maupun sebuah kelompok.

Akhirnya, berdasarkan  pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan terhadap norma maupun aturan lainnya yang ada di masyarakat inilah yang pada akhirnya dikenal pula dengan nama penyimpangan sosial.

Contoh Penyakit Sosial

Adapun untuk contoh penyakit sosial yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu;

  1. Perjudian

Istilah perjudian pasti bukan menjadi hal asing untuk didengar. Pada dasarnya perjudian telah ada sejak dahulu kala dan berlangsung hingga saat ini dibeberapa daerah. Pengertian perjudian adalah sebuah permainan yang mempertaruhkan segala sesuatu mulai dari benda-benda bernilai dan berharga secara sengaja dan menyadari sepenuhnya akan adanya resiko dari setiap permainan judi tersebut.

Tentu saja resiko tersebut berupa hilangnya benda-benda yang ditaruhkan pada saat pemain kalah dalam permainan perjudian. Selain itu jenis perjudian ini juga ada banyak macamnya mulai dari judi menggunakan katu, sabung ayam, dan lain sebagainya.

  1. Perkelahian/Tawuran

Tawuran atau perkelahian juga bukan menjadi hal baru untuk diketahui. Karena seperti yang telah diketahui bahwa tawuran ini dalam catatan sejarah seolah olah menjadi kondisi turun temurun. Bahkan kegiatan tawuran ini lebi sering terjadi dari kalangan siswa mulai dari SD hingga SMA bahkan sampai pada jenjang perguruan tinggi yaitu seorang mahasiswa.

Lebih disayangkannya lagi kegiatan perkelahian atau tawuran ini seringkali terjadi hanya karena masalah sepele namun sampai bisa menghilangnya nyawa korban.

Penyebab masalah tawuran ini diantaranya karena masalah perempuan, saling ejek, masalah pertemanan dan lain sebagainya. Tentu saja perbuatan semacam ini sangat tidak baik untuk dicontoh dan perlu untuk diatasi agar tidak menganggu kenyamanan masyarakat secara luas.

  1. Penyalahgunaan Narkoba/Napza

Sebelum membahas dampak apa yang bisa terjadi dari penyalahgunaan narkoba atau napza, maka anda perlu mengetahui singkatan dari napza itu sendiri. Napza merupakan kepanjangan dari narkotika, psikotropika dan zat adiktif.

Pengertian napza atau narkoba adalah suatu zat atau obat-obatan yang memiliki efek luar biasa dan berdampak pada rusaknya susunan syaraf atau otak. Pada dasarnya jenis obat-obatan ini juga dipakai dalam dunia kesehatan yaitu untuk membius pasien operasi namun dengan dosisi yang tepat.

Apabila obat-obatan ini digunakan atau dikonsumsi secara berlebihan maka dapat menimbulkan kecanduan dan mampu merusak berbagai organ tubuh khususnya mengenai fungsi syaraf-syaraf dan otak.

Bukan hanya itu saja seseorang yang telah kecanduan dengan narkoba biasanya akan kehilangan banyak kesempatan dalam kehidupan sosialnya mulai dari terganggunya kegiatan pekerjaan, terhambatnya sekolah dan proses sosial lainnya. Penggunaan narkoba juga berdampak pada perilaku yang lebih menyimpang lagi seperti terjadinya seks bebas, rusaknya fisik dan mental, keberanian untuk melakukan tindakan kriminal dan lain sebagainya.

  1. Alkoholisme/Mabuk-Mabukan

Alkoholisme atau mabuk-mabukan menjadi salah satu contoh penyakit sosial karena seseorang yang melakukan tindakan mabuk-mabukan dapat mengganggu kehidupan dirinya sendiri maupun berdampak pada orang sekitar. Dampak yang dirasakan pada orang sekitar disini artinya pada seseorang yang sedang mabuk biasanya akan memiliki emosi yang tidak terkontrol sehingga dapat memicu timbulkan perkelahian maupun hal lainnya yang tidak diharapkan.

Perlu diketahui juga bahwa melakukan konsumsi alkohol secara berlebihan dan terus menerus juga dapat memberikan efek buruk pada tubuh manusia. Gangguan tersebut diantaranya yaitu mengganggu sistem syaraf pada tubuh. Sehingga yang terjadi ialah seseorang tidak mampu melakukan pengendalian dirinya dengan baik dan merusak fisik maupun mental pada orang yang melakukan mabuk-mabukan tersebut.

Lebih parahnya lagi dengan alkoholisme ini seseorang dapat melakukan tindakan-tindakan yang kadang berada dari luar kesadarannya karena rasa emosi yang tidak terkendali tersebut maka bisa melakukan pemerkosaan, perkelahian, penodongan, dan lain-lain.

  1. Pelacuran

Kegiatan pelacuran juga termasuk contoh penyakit sosial. Perlu anda ketahuii yang dinamakan pelacuran adalah kegiatan melakukan jual diri yang biasanya dilakukan oleh seorang wanitan dengan menjual badan, kemuliaan, kehormatan, serta harga dirinya kepada orang-orang untuk memuaskan nafsu seks dengan imbalan uang yang bisa diperoleh.

Pada saat ini istilah pelacuran lebih dikenal dengan sebutan pekerja seks komersial (PSK). Tentu saja perilaku PSK ini dapat menimbulkan dampak yang negatif diantaranya yaitu:

  1. Terjadinya penyakit kelamin
  2. Rusaknya kehidupan keluarga
  3. Rusaknya nilai-nilai moral, agama dan susilan yang ada dalam diri perilaku
  4. Mendorong terjadinya perilaku kejahatan, kriminalitas dan kecanduan narkoba
  1. Korupsi

Korupsi dalam istilah bahasa Latin disebut “corruptio” atau “corrumpere” artinya yaitu rusak, busuk, memutar balikan, dan buruk. Berdasarkan arti singkat tersebut maka pengertian korupsi secara lengkap adalah sebuah tindakan penyelewengan dari tugas atau kewajiban-kewajiban yang dilakukan dengan sengaja mengambil keuntungan secara pribadi untuk kenikmatan diri sendiri maupun sekelompok orang yang ada didalam kegiatan tersebut.

Jenis atau bentuk korupsi ini ada banyak macamnya diantaranya yaitu seperti penggelapan, penyogokan, penipuan, pemalsuan, dan penggunaan uang negara secara tidak semestinya. Di negara Indonesia tindakan korupsi ini sering dilakukan oleh para pejabat dan tentunya hal ini sangat merugikan negara dan masyarakat.

  1. Kehidupan Sehari-hari

Adapun untuk beberapa contoh tindakan penyakit sosial yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari seperti mencuri, pembunuhan, penipuan, pemerasan, dan pornografi. Dimana sebetulnya penyakit sosial ini dapat dikurangi atau mungkin dihindari oleh seseorang dengan cara menjalin kerjasama dengan diri sendiri untuk berkomitmen menjauhi segala hal-hal yang bisa merusak diri sendiri dan mengganggu kenyamanan kehidupan dalam arti masyarakat.

Akan tetapi sangat disayangkan sekali, bahwa orang-orang yang telah terlanjur melakukan tindakan penyakit sosial ini justru tidak mau untuk mengintropeksi dirinya sendiri dan seringkali ketika mendapat kerugian hanya menyalahkan pihak pemerintah saja.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa pengertian penyakit sosial merupakan bagian dari penyimpangan sosial yang muncul dalam kehidupan masyarakat dan wujudnya berupa bentuk perilaku seseorang yang sama sekali tidak mencerminkan nilai ataupun norma dalam kehidupan masyarakat itu sendiri.

Tentunya penyakit sosial ini dapat terjadi karena adanya faktor atau penyebabnya diantaranya yaitu karena kurangnya perhatian dari pihak-pihak terdekat yang mampu mendorong seseorang untuk melakukan perbuatan baik.

Oleh karena itulah perilaku menyimpang yang berhubungan langsung dengan penyakit sosial. Perilaku menyimpang ini dimaknai sebagai sebuah tingkah laku yang dilakukan oleh individu maupun sekelompok orang yang tidak sesuai dengan berbagai norma atau aturan yang ada di lingkungan masyarakat dengan sadar dan tidak sadar.

Berdasarkan pengertian ini bisa diambil kesimpulan bahwa penyakit sosial memang sebuah contoh perilaku menyimpang dari nilai-nilai yang ada di kehidupan masyarakat luas serta dapat memicu timbulkan kerusakan, kekacauan serta hal lain sebagainya yang berdampak negatif.

Demikinalah artikel yang bisa kami kemukakan pada segenap pembaca berkenaan dengan contoh penyakit sosial yang ada di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberi wawasan bagi kalian yang sedang membutuhkan.

Gambar Gravatar
Nama saya Nada Puspitasari saat ini sedang menempuh studi pendidikan IPS di salah satu kampus negeri terbaik di Jawa Tengah. Selain menulis di website https://www.ipsterpadu.com saya juga sedang menyelesaikan studi S1 saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *