Contoh Komunikasi Efektif dalam Berbagai Bidang

Diposting pada

Contoh Komunikasi Efektif

Komunikasi menjadi salah satu tujuan interaksi sosial dalam kehidupan sehari-sehari yang sudah pasti sering dilakukan oleh banyak orang. Karena pada dasarnya melalui komunikasi lah seseorang dapat melakukan hubungan sosial antara satu dengan yang lain. Hubungan dalam lingkungan masyarakat juga dapat terjadi apabila komunikasi diantara orang-orang dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Sebagai informasi bahwa komunikasi biasanya dilakukan oleh dua orang atau bahkan lebih dalam berbagai bidang kegiatan, seperti organisasi dan tempat kerja. Sedangkan di zaman sekarang proses komunikasi yang dilakukan oleh masyarakat jauh lebih simpel dan mudah. Karena hubungan untuk mengirim pesan satu sama lain tersebut dapat diatur dengan menggunakan alat teknologi yang semakin canggih dan modern, misalnya melalui chat whatsapp, direct message instagram, inbox facebook, dan lain sebagainya.

Komunikasi Efektif

Komunikasi efektif merupakan salah satu ciri interaksi sosial yang terjalin karena adanya komunikasi antar individu dengan menggunakan media perantara agar pesan yang hendak disampaikan dalam komunikasi tersebut dapat terwujud.

Prihal proses komunikasi efektif ini akan menyebabkan kegiatan penyampaian pesan dari satu individu ke individu lain dengan maksud dan tujuan pesan yang jelas serta sesuai keinginan pengirim pesan itu sendiri. Keefektifan komunikasi ini akan berdampak pada hubungan yang lebih erat karena adanya sinkronisasi antara orang satu dengan yang lain.

Contoh Komunikasi Efektif

Dibawah ini akan diuraikan beberapa syarat terjadinya komunikasi efektif yang bisa dilakukan dalam berbagai bidang. Seperti dalam pekerjaan sebagai perawat, perusahaan, organisasi di masyarakat. Dan lain sebaginya. Penjelasannya sebagai berikut;

  1. Berbicara dengan jelas

Komunikasi efektif dapat terjalin dengan baik apabila dalam penyampaian pesan tersebut terjadi pembicaraan yang jelas. Maksudnya yaitu dalam komunikasi tersampaikan pesan dengan benar karena pengucapan antara satu orang dengan yang lainnya sama-sama jelas dan bisa dipahami dengan baik.

Dengan perkataan yang jelas, maka orang lain yang mendengar pembicaraan anda akan merasa lebih nyaman dan kemungkinan besar akan memahami setiap pesan yang disampaikan.

Bahkan apabila dalam perkataan tersebut pihak lawan bicara belum mengerti isi pesan, maka mereka akan bertanya secara langsung karena merasa bahwa komunikator mampu mengulangi pesan yang hendak disampaikannya tersebut dengan lebih baik dan jelas lagi.

  1. Melontarkan topik menarik

Topik-topik yang menarik juga dapat membuat komunikasi berjalan secara efektif. Karena dengan topik yang menarik seseorang akan merasa nyaman dan terhubung dengan hal yang sedang disampaikan. Uniknya lagi topik yang menarik seringkali membuat orang yang sedang berinteraksi akan terasa lebih dekat satu sama lain karena memiliki pembicaraan yang enak untuk dibahas.

Sehingga dengan topik menarik tersebut antara komunikator dan komunikan bisa saling terikat satu sama lain dan lebih mudah lagi untuk melakukan pembahasan yang lainnya. Maka dari itu proses sosial dalam berkomunikasi agar berjalan dengan efektif salah satu cara atau contoh yang baiknya yaitu memilih topik pembicaraan yang enak serta nyambung antara kedua belah pihak.

  1. Penyebutan nama dengan tepat

Penyebutan nama dengan tepat termasuk salah satu hal yang sangat penting dalam melakukan komunikasi. Bahkan kondisi semacam ini dapat pula dianggap sebagai salah satu ciri komunikasi yang baik karena mengenali lawan bicaranya dengan benar dan baik pula.

Penyebutan nama cenderung akan membuat seseorang lebih respect terhadap orang yang sedang mengajaknya bicara. Karena mereka merasa lebih dihargai, dengan demikian hal yang menjadi pembicaraan akan lebih mudah tersampaikan dengan baik dan benar.

  1. Memperhatikan tata krama dalam berbicara

Komunikasi efektif akan terjadi apabila dalam proses interaksi memperhatikan tata krama yang baik dan sopan. Persoalan tata krama ini menjadi point penting karena dengan sikap yang sopan, saling menghargai lawan bicara akan merasa nyaman dan dengan senang hati untuk mendengarkan segala pesan yang keluar dari mulut seseorang.

Maka dari itu tidak heran apabila dalam sebuah organisasi, pada saat rapat dimulai anggota atau orang-orang yang sedang menyampaikan pendapat tetap menggunakan bahasa yang baik dan arti sikap yang sopan pula. Tujuannya selain menghargai lawan bicara, juga dapat menghubungkan pesan yang ingin disampaikan dengan lebih mudah dan cepat.

  1. Pembahasan terkait minat

Pada umumnya sebuah komunikasi akan terjadi dengan baik apabila pembahasan didalamnya berkaitan dengan hal yang menjadi minat seseorang. Arti minat sendiri yaitu sesuatu hal yang menjadi kesukaan atau daya tarik tersendiri bagi orang lain.

Komunikasi efektif akan lebih mudah dilakukan apabila salah satu contohnya dalam komunikasi tersebut membahas hal-hal yang telah disukai dari lawan bicara. Dengan begitu setiap pesan yang akan disampaikan bisa lebih mudah untuk dimengerti dan dipahami orang lain yang mendengarkan.

  1. Senyum sebagai indikator ketertarikan

Senyum adalah salah satu kunci keberhasilan komunikasi efektif. Karena gerakan senyum dari seseorang seolah-olah mengisyaratkan bahwa individu tersebut merasa ingin kenal lebih dekat dengan lawan bicaranya. Sehingga dengan hal tersebut orang yang diajak berkomunikasi akan merasa lebih yakin dan mendengarkan secara baik atas seuatu hal yang disampaikan oleh orang yang ada dihadapannya tersebut.

Maka dari itu pesan dari komunikasi bisa tersampaikan dengan baik. Sekaligus antara komunikator dengan komunikan sama-sama mendapat keuntungan dari adanya komunikasi yang telah terjalin.

  1. Memperhatikan bahasa tubuh komunikator

Sebuah interaksi yang terjalin antara dua orang atau lebih akan mudah tersampaiakan segala topik pembahasannya apabila setiap orang mampu memperhatikan bahasa tubuh dari komunikator. Karena pada dasarnya komunikasi tidak hanya berasal dari kata-kata atau verbal saja, melainkan dapat dilakukan pula melalui gaya bahasa tubuh dari komunikator itu sendiri.

Sebagai informasi bahwa dengan gaya bahasa tubuh yang dilakukan komunikator maka hal tersebut akan membuat lawan bicaranya merasa lebih enjoy dan fokus dengan apa yang disampaikan. Sehingga komunikasi efektif dapat terjadi dengan baik dan lancar.

  1. Mampu menempatkan diri sesuai situasi dan kondisi

Komunikasi dapat berjalan dengan lancar apabila seseorang mampu menempatkan dirinya sesuai dengan situasi dan kondisi yang terjadi pada waktu itu juga. Artinya yaitu seseorang harus paham betul bagaimana dia harus berbicara dengan memperhatikan kondisi atau lingkungan sekitarnya.

Pada saat yang dihadapinya adalah orang yang usianya lebih tua maka komunikator harus menggunakan bahasa yang lebih sopan agar pendengarnya merasa dihargai dan respect dengan orang tersebut.

Lain halnya lagi apabila lawan bicara adalah anak-anak maka komunikator harus menggunakan bahasa yang sekiranya mudah dipahami atau dicerna oleh pendengarnya tersebut. Tujuannya agar tidak timbul makna ganda yang diartikan salah oleh anak-anak yang mendengarkannya. Melalui bahasa yang ringan dan bahasa sehari-hari maka komunikasi efektif dapat dilakukan dengan lebih mudah.

  1. Tidak banyak memuji diri sendiri

Komunikasi efektif bisa berlangsung dengan baik apabila seseorang yang menyampaikan pesan atau komunikator tidak berlebihan memuji diri mereka sendiri. Seharusnya akan lebih baik apabila komunikator membicarakan hal yang memang seharusnya disampaikan kepada lawan bicaranya.

Apabila dalam komunikasi tersebut komunikator justru menunjukkan kelebihan yang mereka punya maka hal tersebut bisa jadi akan membuat seseorang yang mendengarkan merasa risih. Sehingga pesan yang akan disampaikan akan hilang dan tidak lagi di gubris oleh orang yang mendengarnya.

  1. Tunjukkan rasa simpati

Sikap simpati adalah perasaan yang dimiliki seseorang karena rasa tertarik atas berbagai hal yang dilihatnya, mulai dari kewibawaan, penampilan, sikap, karakter dan lain sebagainya. Seseorang yang menunjukkan rasa simpati kepada lawan bicara maka proses komunikasi tersebut dapat berjalan dengan lebih lancar. Karena menunjukkan rasa simpati kepada lawan bicara akan membentuk hubungan yang lebih dekat.

Artinya bahwa antara orang satu dengan lainnya dapat sama-sama merasakan kenyaman dari proses komunikasi tersebut. Sehingga pesan yang akan disampaikan oleh komunikator akan lebih mudah untuk tersampaikan. Bahkan rasa simpati bisa membuat perkataan yang keluar dari mulut seseorang terasa lebih sopan, menghargai dan ada keterikatan tersendiri.

Kesimpulan

Dari berbagai contoh atas sikap komunikasi efektif yang telah dikemukakan, maka dapatlah dikatakan bahwa rangkain bentk komunikasi ini menjadi penghindar sebuah kesalahpahaman, hal ini karena komunikasi tersebut memberikan penyampaian pesan secara benar dan jelas.

Walaupun pada dasarnya dalam penyampaian pesan akan ada berbagai gangguan yang menyertainya, namun dengan cara yang benar dan baik maka pesan tetap dapat tersampaikan dengan baik pula.

Nah, itulah saja artikel yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca berkenaan dengan contoh sikap komunikasi efektif dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberikan edukasi bagi segenap pembaca yang sedang memperlukan referensinya.

Gambar Gravatar
Nama saya Nada Puspitasari saat ini sedang menempuh studi pendidikan IPS di salah satu kampus negeri terbaik di Jawa Tengah. Selain menulis di website https://www.ipsterpadu.com saya juga sedang menyelesaikan studi S1 saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *