Contoh Kode Etik dalam Kehidupan Sehari-hari

Diposting pada

Kode Etik di Masyarakat

Setiap kebijakan makhluk sosial yang ada dalam setiap profesi pasti memiliki sebuah peraturan tertulis atau kode etik yang harus ditaati oleh anggotanya. Penjelasan mengenai kode etik ini menjadi penting untuk dilakukan, lantaran berhubungan erat dengan profesionalitas pekerjaan setiap insan.

Kode Etik

Kode etik adalah serangkaian peraturan mengenai nilai, norma, maupun kebijakan yang tertulis secara jelas yang menayatakn hal yang baik dan juga benar yang harus dilakukan serta apa yang tidak seharusnya dilakukan. Kode etik dijadikan pedoman dalam berperilaku pada suatu instansi.

Masing-masing profesi memiliki kode etik masing-masing yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tuntutan. Penyalahgunaan atau penyimpangan kode etik akan mendapatkan sanksi. Sanksi yang diberikan juga sesuai dengan profesi masing-masing.

Pengertian Kode Etik Menurut Ahli

Banyak ahli yang mendefinisikan mengenai kode etik, antara lain:

  1. Sonny Keraf, Kode etik adalah kaidah moral yang diberlakukan khusus untuk tenaga profesional dibidang tersebut.
  2. Burhanudin Salam, Kode etik adalah salah satu cabang filsafat yeng berkaitan dengan nilai moral dan moral yang dapat menentukan perilaku manusia dalam kehidupan.
  3. Sidi Gajalba, Kode etik diartikan sebagai teori yang berkaitan dengan tingkah laku manusia yang memiliki sudut pandang dari sisi yang baik dan sisi buruk yang ditentukan oleh akal manusia.
  4. Ramali dan Pamuncak, Kode etik adalah ilmu pengetahuan mengenai perlilaku yang benar berkaitan dengnan satu profesi.

Contoh Kode Etik

Setiap profesi memiliki kode etik masing-masing untuk menentukan sikap. Contoh kode etik pada sebuah profesi antara lain:

  • Kode Etik Guru

Tenaga pendidik merupakan suatu profesi untuk mendidik dan melatih para siswa agar menjadi generasi penerus bangsa yang dapat menjadi teladan bagi orang lain. Sebagai tenaga pendidik, guru harus memiliki integritas dan komitmen yang tinggi. Guru menjadi salah satu penentu keberhasilan bangsa melalui generasi muda. Beberapa kode etik guru antara lain:

Kode Etuk Guru
  • Guru melaksanakan semua kebijakan dari pemerintah dalam bidang pendidikan.
  • Guru menjaga hubungan seprofesi, kesetiakawanan sosial, serta semangat kekeluargaan.
  • Guru dituntut mampu untuk memanfaatkan fasilitas yang ada dalam rangka mewujudkan manusia setuhnya sesuai dengan visi pendidikan nasional.
  • Kode Etik Dokter

Dokter adalah sebuah profesi yang bertugas melayani masyarakat dalam bidang kesehatan. Seorang dokter harus memiliki perinsip pelayanan yang baik dan mengabdi seutuhnya kepada pasien. Kode etik seorang dokter antara lain:

Kode Etuk Dokter
  • Merahasiakan segala sesuatu yang terkait dengan informasi ppribadi pasien kepada orang lain.
  • Memberikan pelayanan darurat atas dasar kemanusiaan.
  • Memberikan pelayanan medis sesuai dengan standar prosedur operasional serta kebutuhan medis pasien.
  • Kode Etik Kepolisian

Kepolisian berperan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, memberikan perlindungan, mengayomi, menegakan hukum, serta memberikan pelayanan terhadap masyarakat dalam rangka terwujudnya keamanan negara.

Melayani masyarakat tanpa rasa takut menjadi tanggungjawab polisi dalam menjalankan tugasnya. Kode etik yang harus ditaati oleh anggota kepolisian antara lain:

Kode Etuk Polisi
  • Setia kepada NKRI yang berdasarkan pancasila dan UUD Republik Indonesia tahun 1945
  • Menjaga keamanan yang meliputi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, terselenggaranya perlindungan dan pelayanan masyarakat, tertib dan tegak terhadap hukum, dan terbinanya ketentraman masyarakat dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia.
  • Menampilkan sikap kepemimpinan melalui ketaatan pada hukum, keteladanan, keadilan, kejujuran, serta menghormati dan menjunjung tinggi HAM.
  • Kode Etik TNI

TNI bertugas untuk mempertahankan negara dalam rnagka menegakan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan NKRI, dan melindungi bangsanya dari tantangan dan serangan luar. Kode etik yang harus dipatuhi oleh seorang TNI antara lain:

Kode Etuk TNI
  • Setia kepada NKRI yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945
  • Bersikap ramah taman terhadap seluruh rakyat
  • Menjadi contoh serta menjadi pelopor usaha-usaha mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.
  • Kode Etik Akuntan

Akuntan merupakan seoprang ahli pengukuran, dan pemberian kepastian berkaitan dengan informasi keuangan dan membuat keputusan alokasi sumber dana dalam kegiatan ekonomi. Kode etik seoranng akuntan antara lain:

Kode Etuk Akuntan
  • Senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional untuk menjalankan semua kegiatan yang dilakukan.
  • Menghormati kerahasiaan informasi selama yang diperoleh selama menjadi seorang tenaga akuntan.
  • Menjaga objektivitas dan mengutamakan kepentingan untuk memenuhi kewajiban sebagai seorang tenaga profesional.
  • Kode Etik Insinyur

Seorang insinyur merupakan tenaga ahli yang bekerja membantu pelaksanaan pengembangan solusi mengenai masalah-masalah praktis dengan mempertimbangkan kendala teknis. Kode etik insinyur antara lain:

Kode Etuk Insinyur
  • Mengutamakan pengetahuan dan kemampuan untuk kepentingan dan kesejahteraan manusia.
  • Meningkatkan kompetensi dan martabat berdasarkan keahlian.
  • Bekerja dengan sungguh-sungguh sesuai dengan tugas dna tanggungjawab.
  • Kode Etik Pengacara/Advokot

seorang pengacara memiliki tugas untuk membela kebenaran. Kode etik seorang pengacara antra lain:

Kode Etuk Pengacara
  • Advokod tidak dibenarkan memberikan keterangan-keteranagn yang menyesatkan klien berkaitan dengan perkara yang sedang diurus.
  • Advokod wajib mempertimbangakan kemampuan klien dalam penentuan honorarium
  • Dalam menghadapi perkara pidana yang sedang dijalani, advokot hanya dapat menghubungi hakim apabila bersama dengan jaksa penuntut umum.
  • Kode Etik Hakim

Seorang hakim memiliki kode etik antara lain:

Kode Etuk Hakim
  • Hakim dilarang memberikan perlakuan istimewa kepada salah satu pihak yang tengah berperkara.
  • Hakim wajib memberikan keadilan kepada semua pihak
  • Hakim harus memberikan kesempatan yang sama kepada kedua belah pihak.
  • Kode Etik Jurnalistik

Seorang jurnalis harus mematuhi kode etik yang telah ditetapkan, antara lain:

Kode Etuk Jurnalistik
  • Menempuh cara-cara profesional dalam menjalankan tugas.
  • Tidak membuat berita bohong maupun fitnah
  • Wartawan Indonesia tidak menulis berita yang berpotensi menimbulkan desktiminasi terhadap seseorang atau sekelompok orang.
  • Kode Etik Desaigner

Seorang desaigner harus memiliki ide-ide dan ibovasi yang bagus untuk mengembangkan produknya. Kode etik yang harus dipatuhi oleh seorang desainer antara lain:

Kode Etuk Desaigner
  • Mengutamakan kualitas karya
  • Tidak diperkenankan mencuri dan menjiplak ide orang lain.
  • Tidak dibenarkan untuk menjatuhkan hasil karya orang lain.

Dari penjelasan yang telah dikemukakan dalam berbagai contoh kode etik dapatlah diakatakn bahwa sejatinya tujuan utama adanya kode etik setiap profesi yang ada di masyarakat. Antara lain sebagai berikut;

  1. Menjunjung tinggi martabat profesi

Setiap profesi memiliki fungsi dan tugas masing-masing. Masyarakat memiliki pandangan sendiri mengenai suatu profesi di masyrakat. Beberapa orang berpandangan baik terhadap suatu profesi tertentu, sebagian lainnya sebaliknya.

Oleh karena itu, untuk mempertahankan dan menigkatkan pandangan baik masyarakat terhadap suatu profesi, diperlukan suatu kode etik. Jangan sampai masyarakat menganggap suatu profesi sebagai profesi yang rendah. Kode etik berpengaruh pada kepercayaan masyarakat terhadap kinerja suatu profesi. kepercayaan dapat menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik.

  1. Memelihara kesejahteraan para anggota

Kesejahteraan dalam hal ini berkaitan dengan kesejahteraan materill maupun kesejahteraan mental para anggotanya. Kebijakan kode etik dalam kesejahteraan materil misalnya penentuan maksimal dan minimal honor para anggota profesi dalam menjalankan tugasnya.

Kesejahteraan mental berkaitan dengan teknis pelaksanaan tugas profesi. setiap anggota memiliki tugas dan beban yang tidak mudah untuk dapat dikatakan sebagai tenaga profesional yang baik. Untuk itu diperlukan kode etik pelaksanaan tugas agar menjadi patokan bagi keberlangsungan tugas.

  1. Meningkatkan mutu profesi

Dalam kode etik, memuat norma tentang capaian-capaian yang harus dicapai oleh tenaga profesional. Hal ini dimaksudkan agar kinerja para tenaga profesi semakin berkembang menjadi lebih baik. Peningkatan mutu diperlukan juga untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan dari tenaga profesi.

  1. Meningkatkan pengabdian para anggota profesi

Dalam kode etik, ditetapkan mengenai tujuan pengebdadian suatu profesi. hal ini dimaksudkan agar para tenaga profesional tidak semena-mena dalam menjalankan tugasnya.

  1. Meningkatkan layanan diatas keuntungan pribadi

Pelayanan yang diberikan oleh para tenaga profesi kepada seluruh masyarakt harus didasari oleh rasa kepedulian yang tinggi. Kode etik mengatur janji para tenaga profesi untuk mengabdi seutuhnya terhadap profesi yang dijalani.

Manfaat Kode Etik

Kode etik memiliki beberapa manfaat, antara lain:

  1. Menjadikan acuan terhadap pelaksanaan tugas dan penentuan sikap dalam suatu profesi. Kode etik dibuat secara tertulis sehingga mudah diakses.
  2. Meningkatkan kesadaran akan tugas dan tanggungjawabnya sebagai tenaga pofesional. Para tenaga profesional dituntut untuk melakukan tindakan-tindakan yang sesuai dengan kode etik.
  3. Menjadi standar pengetahuan dan perilaku untuk menilai kinerja para anggota.

Itulah tadi uraian atas materi yang bisa kami berikan pada segenap pembaca. Berkenaan dengan contoh kode etik guru, dokter, kepolisian, TNI, angkuntan, insinyur, pengacara, jurnalistik, dan desainer yang bisa kami bagikan pada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *