Contoh Fanatisme yang Ada dalam Masyarakat

Diposting pada

Contoh Fanatisme di Masyarakat

Pengamalan atas makna sikap yang berlebihan terhadap sesuatu terkadang menimbulkan ketidaknyamanan. Banyak faktor yang melatarbelakangi seseorang menyukai sesuatu secara berlebihan sekaligus membabibuata yang kesemua itu dalam kajiannya masyarakat dikenal dengan fanatik atau fanatisme.

Bahkan tidak jarang orang yang memiliki sikap fanatisme dijauhi oleh masyarakat karena dianggap tidak wajar dalam melakukan sesuatu. Sikap fanatisme yang dibiarkan akan menjadi sebuah kebiasaan yang bisa merugikan.

Fanatisme

Fanatisme berasal dari dua suku kata, Fanatic dan isme. Fanatic berasal dari bahasa latin yaitu fanaticus dan frantic yang memiliki arti tergila-gila kalut, atau hingar binger. Sedangkan isme memiliki arti sebagai bentuk atau suatu kepercayaan. Jadi, fanatisme dapat diartikan sebagai suatu keyakinan yang terlalu berlebihan sehinga membuat seseorang tergila-gila terhadap sesuatu.

Fanatisme adalah suatu keadaan dimana seseorang menyukai atau meminati sesuatu secara berlebihan. Perilaku fanatisme terkadang membuat seseorang rela melakukan sesuatu bahkan diluar akal sehat.

Sikap fanatik dapat terjadi dalam semua aspek. Individu yang memiliki sikap fanatisme seringkali tidak menyadari bahwa dirinya terlalu berlebihan dalam menyukai sesuatu. Dalam beberapa kasus, sikap fanatik menimbulkan tindakan penyimpangan sosial yang merugikan orang lain.

Contoh Sikap Fanatisme

Untuk mengetahui sikap fanatisme secara mendalam, akan dipaparkan beberapa contoh sikap fanastisme yang terjadi dalam masyarakat, antara lain:

  1. Agama

Setiap orang yang bernyawa memiliki keyakinan terhadap kehidupan di dunia dan kehidupan setelah meninggal. Keyakinan tersebut disebut dengan keyakinan beragama. Seseorang yang tidak memiliki agama disebut dengan atheis.

Di Indonesia banyak berbagai agama yang diakui, seperti agama islam, agama kristen, agama hindu, agama budha, agama katolik. Setiap orang yang beragama menjalankan dan mempercayai aturan-aturan yang dianjurkan oleh agama untuk menciptakan ketenangan hidup di dunia maupun di alam setelah meninggal.

Taat beragama merupakan anjuran untuk setiap umat manusia. Membenarkan setiap aturan agama masing-masing-masing umat sangatlah wajar. Namun jangan sampai hal tersebut menjadikan kita lupa akan sikap toleransi antar umat beragama hanya karna faktor fanatisme yang tidak dimaknai dengan baik.

Sikap Fanatisme Terhadap Agama

Pak Amir menganut agama islam. Ia sangat rajin dan taat beribadah serta mengikuti segala anjuran yang diperintahkan oleh agama. Namun sayangnya ia tidak mau bergaul dengan orang yang tidak seagama dengannya karena dianggap bukan orang baik.

  1. Pekerjaan

Pekerjaan merupakan sumber penghasilan hidup setiap manusia. Setiap individu membutuhkan pekerjaan untuk memenuhi arti kebutuhan ekonominya. Bagi sebagian orang, tidak mudah memperoleh pekerjaan yang diinginkan. Diperlukan semangat dan kerja keras yang tinggi.

Ketika seseorang berhasil mendapatkan pekerjaan yang ia inginkan, ia akan mempertahankan dan menjalankan kewajibannya sebagai seorang pekerja dengan baik. Proses tersebut menjadikan individu menjadi pribadi yang lebih baik atau bahkan menjadi pribadi yang lebih buruk.

Kecintaannya terhadap pekerjaan yang ia jalani dapat memberikan dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif yang timbul dari sikap fanatisme terhadap pekerjaan adalah hasil yang didapat lebih maksimal karena ia mengabdi dengan penuh terhadap pekerjaan yang ia jalani.

Dampak negative yang dapat timbul dari sikap fanatisme terhadap pekerjaan berupa penyimpangan sosial. Seseorang menjadi snagat terobsesi sehingga melakukan segala cara untuk mencapai keberhasilan. Bahkan dapat menimbulkan sikap individualisme dan berkurangnya interaksi dengan orang lain atau bahkan dengan keluarga.

Sikap Fanatisme Terhadap Pekerjaan

Rina sangat meminati bidang desain sejak duduk di bangsu SMP. Ia bekerja sebagai seorang desainer di salah satu perusahaa ternama. Ia sangat terobsesi menjadi seorang desainer yang memiliki brand sendiri. Ia berusaha keras untuk mewujudkannya dengan selalu menggambar desain setiap waktu (dampak positif)

  1. Klub Sepak Bola

Dunia persepakbolaan di Indonesia berkembang sangat baik di Indonesia. Setiap daerah memiliki tim kebanggannya sendiri. Setiap tim memiliki pendukung yang mengikuti segala aktivitas yang dilakukan oleh tim tersebut.

Ketika melakukan suatu pertandingan, pendukung menjadi penyemangat sekaligus menjadi pemain kedua belas dari tim tersebut. Banyak orang khususnya para pemuda yang akan melakukan segala cara demi mendukung tim kebanggaannya.

Terlalu menyanjung dan membenarkan segala hal yang berkaitan dengan kehormatan tim favoritnya dapat dikatan sebagai sikap fanatisme.

Sikap Fanatisme Terhadap Olahraga Sepak Bola

Kelompok pendukung tim sepakbola daerah A dan daerah B terlibat tawuran. Hal tersebut dilatarbelakangi karena pendukung tim A mengkritik salah satu pemain dari tim B. Karena rasa cintanya terhadap tim B yang berlebihan, para pendukungnya tidak terima dan melakukan aksi kekeasan terhadap pendukung tim A.

  1. Partai Politik

Dunia perpolitikan di Indonesia akhir-akhir ini semakin panas. Persaingan secara terbuka untuk menjadi lebih baik semakin terlihat. Banyak masyarakat awam yang tidak terlibat dalam dunia perpolitikan ikut terhasut oleh isu-isu yang berkembang.

Hal tersebut berpengaruh terhadap sikap masyarakat terhadap partai politik tertentu hingga menimbulkan sikap fanatik.

Sikap Fanatisme Terhadap Partai Politik

Pak Banu seorang warga sipil yang tidak terlibat dalam perpolitikan. Ia sering melihat berita di televise maupun sosial media tentang isu-isu politik hingga ia sangat menyukai salah satu partai politik. Karena rasa suka yang berlebihan, ketika pemilihan legislatif ia mendukung semua kategori yang dicalonkan dari partai tersebut tanpa memlihat visi dan misi calon legislatif tersebut.

  1. Barang Mewah

Gaya hidup dan tren barang-barang mewah selalu berubah dan berkembang pesat dalam waktu yang cepat. Barang mewah menjadi kebutuhan sekunder yang tidak harus dipenuhi. Namun bagi beberapa orang, barang mewah menjadi hal yang wajib dimiliki.

Kemampuan seseorang secara finansil tidak sama satu sama lain. Ketiga ego untuk memenuhi kepuasan diri dan rasa gengsi sangat tinggi, seseorang akana melakukan apapun untuk mendapatkannya.

Sikap Fanatisme Terhadap Barang Mewah

Bu Ani dan keluarganya tergolong dalam masyarakat menengah ke bawah. Namun ia sangat suka mengoleksi tas-tas mahal bahkan selalu memebelinya setiap ada model baru hanya ntuk kepuasan dan memenuhi rasa gengsinya terhadap teman arisannya.

Untuk mebeli tas tersebut bu ani terkadang rela menjual barang-barang elektronik di rumahnya karena penghasilan yang diperoleh tidak mencukupi.

  1. Olahraga

Kegiatan olahraga memberikan banyak manfaat. Mulai dari manfaat dalam pembentukan tubuh secara fisik maupun terhadap kesehatan. Banyak cabang olahraga yang dapat menjadi alternative sesuai dengan minat dan kemampuan tubuh.

Ketika olahraga, kita harus tetap memperhatikan kondisi badan agar tidak terjadi cidera fisik atau gangguan kesehatan. Karena manfaatnya yang banyak bagi tubuh, beberapa orang terkadang lalai menmperhatikan intensitas olahraga dan melakukannya secara berlebihan.

Sikap Fanatisme Terhadap Olahraga

Dinda berambisi memiliki berat badan yang ideal agar tidak diejek oleh temannya karena berat badannya yang lumayan besar. Oleh karena itu setiap pagi, siang, dan sore Dinda selalu menyempatkan untuk berolahraga.

  1. Fanatisme terhadap Tokoh Masyarakat

Tokoh masyarakat terkadang memberikan banyak pengaruh terhadap pola pikir dan perilaku seseorang. Tokoh masyarakat merupakan seseorang yang dianggap aktiv dan memiliki dampak besar bagi perkembangan masyarakat.

Beberapa orang bahkan meniru dan mendukung apapun yang dilakukan oleh tokoh masyarat tersebut. Hal tersebt dapat berpengaruh terhadap hal positif dan juga negative tergantung dari bagaimana orang tersebut dan orang lain melihat dan menyikapinya.

Sikap Fanatisme Terhadap Tokoh Masyarakat

Pak Banu sangat menyanjung Pak Budi yang merupakan kepala desa di desanya. Apapun yang dilakukan Pak Budi selalu didukung oleh Pak Banu. Bahkan ketika pemilihan kepala desa periode kedua, Pak Banu selalu berada di rumah Pak Budi setiap hari.

  1. Idola/Fans

Idola merupakan orang yang sangat dikagumioleh seseorang. Tokoh idola dapat berupa artis, ilmuwan, tokoh kartun, motivator dan lain sebagainya. Kecintaan terhadap idola membuat seseorang rela melakukan apapun demi idolanya.

Sikap Fanatisme Terhadap Idola

Gina sangat menyukai dan tergila-gila dengan boyband korea BTS. Setiap album yang diluncurkan selalu dibeli. Setiap konser di Indonesia maupun di negara lain yang dekat dengan Indonesia selalu ditonto. Bahkan Gina mendekor kamarnya dengan foto-foto personil BTS.

  1. Prestasi

Prestasi merupakan suatu pencapaian tertinggi seseorang dari sesuatu yang telah ia lakukan. Penghargaan berhak didapat oleh mereka yang memiliki prestasi luar biasa di bidangnya. Kemampuan seseorang berbeda-beda tergantung dari minat dan bakat yang dimiliki.

Keinginan untuk mencapai sesuatu yang terbaik menjadi harapan semua orang.  Hal tersebut membuat seseorang rela melakukan apapun demi mencapai prestasi yang diharapkan.

Sikap Fanatisme Terhadap Prestasi

Semester lalu, Rani mendapatkan peringkat lima di kelasnya. Pada semester ini ia berambisi untuk menjadi yag terbaik di kelasnya. Ia belajar sangat keras setiap hari. Setelah pulang sekolah ia selalu belajar hingga malam. Setiap jam istirahat ia manfaatkan untuk belajar, tidak pernah ikut main dengan teman-temannya.

  1. Fanatisme terhadap Jabatan

Memliki jabatan tinggi dalam pekerjaan adalah impian semua orang. Bagi beberapa orang, jabatan berpengaruh terhadap status sosial. Semakin tinggi status sosial membuat seseornga semakin dihargai.

Jabatan juga berpengaruh terhadapbesaran upah seseorang dalam pekerjaan. Terlepas dari semua itu, tanggungjawab menjadi perhatian paling penting dalam setiap jabatan. Semakin tinggi jabatan seseorang akan semakin besar pula tanggungjawab yang dipikul. Sikap fanatisme terhadap jabatan dapat memberikan dampak negatif dan dampak positif.

Sikap Fanatisme Terhadap Jabatan

Pak Anton adalah seorang marketing di salah satu perusahaan. Untuk memperbaiki perekonomian keluarganya, ia sangat ingin naik jabatan menjadi manajer. Setiap hari ia rela lembur dikantor untuk mnyelesaikan tugasnya. Bahkan ketika sampai rumah ia masih saja berkutat dengan urusan pekerjaan.

Itulah tadi uraian lengkap yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca. Berkaitan dengan ragam contoh sikap fanatisme yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bisa memberikan edukasi serta referensi bagi semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *