Contoh Eksploitasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Diposting pada

Contoh Eksploitasi

Di dalam kehidupan bermasyarakat, tentu saja banyak sekali manfaat yang dapat diambil dan diperoleh. Baik itu manfaat dari sesama manusia, ataupun dari lingkungan sekitar. Pemanfaatan tersebut jika dilakukan dengan sewajarnya, tentu saja akan memberikan dampak yang positif.

Namun, apabila dilakukan dengan tidak wajar prilaku dalam arti masyarakat, tentu akan mengakibatkan berbagai macam hal yang buruk. Hal tersebut tentu saja bisa dibilang sebagai kegiatan yang eksploitatif atau eksploitasi.

Eksploitasi

Eksploitasi adalah tindakan sosial yang dilakukan oleh masyarakat dengan tujuan untuk mengambil  keuntungan atau pun memanfaatkan sesuatu hal, baik itu makhluk hidup atau lingkungan dengan cara yang berlebihan atau sewenang-wenang yang kemudian dapat merugikan pihak lain, baik itu makhluk hidup ataupun lingkungan.

Kegiatan eksploitasi sering kali terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Banyak sekali contoh yang bisa diambil dari kegiatan eksploitasi.

Contoh Eksploitasi

Untuk memperjelas lagi dalam pendalaman materi atau pemahaman mengenai eksploitasi, berikut terdapat beberapa contoh yang dikatakan sebagai tindakan eksploitasi dalam kehidupan sehari-hari, antara lain adalah sebagai berikut.

  1. Atraksi Topeng Monyet

Atraksi topeng monyet sering kali kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari di jalanan, atau bahkan di area hiburan seperti taman dan sekitarnya. Atraksi topeng monyet tentu saja termasuk ke dalam jenis eksploitasi terhadap hewan. Atraksi topeng monyet tersebut tersebut yaitu dengan memperlakukan monyet untuk bekerja sebagai tontonan masyarakat.

Monyet biasanya diberikan kalung yang diikat dengan menggunakan rantai. Menggunakan rantai tersebutlah, tindakan yang tidak sepatutnya dilakukan kepada hewan. Banyak kasus yang mengakibatkan monyet kemudian mati karena perlakukan yang tidak sesuai dan juga habitat yang tidak sesuai dengan hewan tersebut. Berdasarkan hal tersebut itulah yang membuat atraksi topeng monyet menjadi salah satu contoh eksploitasi.

  1. Atraksi Sirkus

Atraksi sirkus juga merupakan salah satu bentuk kegiatan eksploitasi yang sering kali dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Atraksi sirkus tersebut memaksa hewan-hewan melakukan atraksi yang bahkan dapat membahayakan kehidupannya.

Seperti contohnya ada lumba-lumba. Lumba-lumba sering kali masuk ke salah satu daftar atraksi yang sering kali ditampilkan oleh acara sirkus tersebut. Atraksi lumba-lumba tersebut memaksa lumba-lumba melompati lingkaran api yang tentu saja merupakan salah satu tindakan yang mestinya tidak dilakukan oleh hewan tersebut.

Namun, mereka dipaksa untuk melakukan hal tersebut agar menarik banyak penonton yang datang. Hal tersebut tentu saja menjadi salah satu contoh bentuk eksploitasi terhadap hewan.

  1. Penebangan Pohon Berlebih

Penebangan pohon secara berlebihan merupakan salah satu contoh bentuk eksploitasi yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui televisi, ataupun melalui media sosial.

Kebutuhan akan ruang, lahan, ataupun untuk bahan baku di dalam pabrik kayu ataupun mebel tentu saja memiliki kebutuhan yang cukup banyak, sehingga penebangan pohon secara berlebihan tersebut pun menjadi salah satu pilihan dalam pemenuhan kebutuhannya.

Hal tersebut tentu saja akan memberikan dampak yang luar biasa, baik untuk alam ataupun untuk lingkungan manusia tersebut. Pohon yang sejatinya sebagai penyumbang oksigen terbesar dalam kehidupan dihabisi begitu saja, tentu akan memberikan dampak yang luar biasa dan bahkan berbahaya untuk kelangsungan hidup manusia.

Seharusnya yang dilakukan adalah dengan melakukan tebang pilih dan tanam kembali, supaya kelestarian alam bisa terus terjaga.

  1. Perburuan tumbuhan langka

Perburuan tumbuhan langka tentu saja merupakan contoh yang lain mengenai eksploitasi yang sering kita jumpai dalam keseharian. Perburuan tumbuhan langka tersebut tentu saja menjadi hal yang cukup lumrah, dikarenakan tumbuhan yang langka tersebut memiliki nilai jual yang cukup fantastis di pasaran.

Hal tersebut itulah yang menjadikan banyak orang berlomba-lomba untuk mendapatkan tumbuhan langka tersebut, sehingga tumbuhan tersebut menjadi terancam akan mengalami kepunahan. Tentu saja hal tersebut bisa terjadi, apabila perburuan tumbuhan langka tersebut terus dilakukan.

  1. Pembukaan lahan dengan di bakar

Di era yang moden ini, tentu saja yang namanya kebutuhan ruang untuk pemenuhan kehidupan semakin menjadi-jadi. Keserakahan yang semakin membabi buta mengakibatkan adanya tindakan pembukaan lahan yang dilakukan dengan pembakaran lahan tersebut.

Pembukaan lahan dengan cara di bakar tersebut tentu saja akan memberikan dampak yang akan merugikan banyak khalayak, terutama masyarakat. Kebutuhan akan ruang tersebut yang menyebabkan tindakan pembakaran lahan tersebut.

Pembukaan lahan dengan cara di bakar tersebut tentu saja menjadi salah satu contoh adanya eksploitasi yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.

  1. Pembukaan lahan secara besar-besaran

Pembukaan lahan tentu saja sudah menjadi tren untuk pengembangan permukiman. Tidak hanya dilakukan di daerah pedesaan, bahkan perkotaan, pengembangan pembangunan tentu saja terus dilakukan di setiap zaman. Sehingga mengakibatkan kebutuhan akan tempat yang semakin meluas.

Hal tersebut tentu saja dilakukan dengan cara pembukaan lahan. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa pembukaan lahan juga dilakukan dengan cara dibakar yang merupakan salah satu contoh bentuk eksploitasi yang ada dalam keseharian.

Begitu juga dengan pembukaan lahan yang dilakukan secara besar-besaran tersebut. Pembukaan yang dilakukan secara besar-besaran ini merupakan contoh eksploitasi lahan yang cukup serius, karena tentu saja akan memiliki dampak yang akan dituai di kemudian hari.

Walaupun akan memiliki dampak yang buruk, hal tersebut tentu saja akan tetap dilakukan dan diteruskan demi untuk melanjutkan pembangunan berkelanjutan.

  1. Penambangan Liar

Penambangan secara liar tentu saja merupakan salah satu contoh bentuk eksploitasi yang ada dalam kehidupan. Penambangan liar tersebut salah satunya adalah penambangan pasir yang ada di sungai. Penambangan tersebut tentu saja dilakukan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Penambangan tersebut tentu saja dilakukan karena untuk melakukan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Rata-rata orang yang melakukan penambangan liar tersebut tentu dilakukan oleh orang-orang atau kelompok masyarakat yang memiliki tingkat kegiatan ekonomi yang rendah dan kurang mampu.

  1. Penambangan dengan cara di bom

Penambangan tentu saja merupakan salah satu bentuk eksploitasi sumberdaya alam yang sering terjadi. Adapun penambangan yang dilakukan dengan cara di bom tentu saja termasuk dalam kegiatan eksploitasi tersebut.

Penambangan dengan cara di bom tersebut akan mengakibatkan berbagai macam dampak yang akan ditimbulkannya, seperti pencemaran suara, kerusakan ekosistem dan bahkan bahaya yang mengintai para pekerja tambang tersebut.

Penambangan dengan cara di bom tersebut bermaksud untuk menghancurkan bahan tambang agar menjadi mudah untuk dilakukan penggalian atau penambangan.

  1. Penambangan skala besar

Penambangan dengan skala besar tentu saja merupakan salah satu eksploitasi yang cukup serius dan terjadi di dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut bisa dilihat seperti daerah freeport yag ada di papua. Di sana telah dilakukan penambangan dengan skala besar dan bahkan telah dilakukan dari beberapa tahun yang lalu.

Hasil dari penambangan tesebut adalah terdapat lubang yang sangat besar yang tentu saja menjadi rawan terjadi kecelakaan. Selain itu juga, rusaknya ekosistem yang ada di sana akibat penambangan yang dilakukan secara terus menerus, tentu akan memberikan efek yang cukup besar juga akan cadangan sumberdaya alam yang ada untuk penyokong kehidupan tersebut.

Kelalaian untuk menutup kembali hasil galian pun menjadikan lokasi-lokasi hasil penambangan menjadi lokasi yang rawan dan berbahaya.

  1. Perburuan Hewan langka

Perburuan hewan langka tentu saja merupakan salah satu contoh bentuk eksploitasi yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Perburuan hewan langka tersebut sama halnya dengan perburuan tumbuhan langka tersebut.

Sama-sama didorong adanya faktor keterbatasan prilaku ekonomi, sehingga mengakibatkan melakukan tindakan yang cukup merugikan. Biasanya hewan langka yang di buru akan dijual untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat. Selain itu juga, perburuan hewan langka tersebut dapat menyebabkan hewan langka tersebut menjadi punah.

  1. Perburuan gading gajah

Perburuan hewan sudah menjadi tren sejak jaman dahulu. Hingga jaman sekarang pun hal tersebut masih eksis dilakukan dari berbagai kalangan masyarakat. Adapun salah satu bentuk eksploitasi terhadap makhluk hidup adalah dengan berbutru gading gajah.

Gading gajah dinilai memiliki nilai jual yang sangat fantastis, sehingga dapat memberikan uang yang cukup banyak. Namun, apabila perburuan gading gajah terus dilakukan tentu saja akan dapat menguranhi populasi hewan gajah tersebut.

  1. Perburuan tanduk badak

Sama halnya dengan gading gajah dan juga mengenai hewan langka. Perburuan juga kini telah merambah ke berburu gading badak, atau cuka badak. Cula badak dinilai memiliki nilai jual yang sangat tinggi, sehingga akan banyak orang yang memperebutkan cula badak tersebut, yang kemudian cula tersebut digunakan sebagai hiasan dinding, tungku rokok ataupun peralatan yang lain, yang tentunya untuk pemenuhan kebutuhan manusia atau masyarakat.

Perburuan cula badak tersebut tentu akan mengakibatkan semakin berkurangnya populasi badak yang ada di dunia. Badak merupakan hewan yang sudah mulai langka, di tambah lagi dengan adanya perburuan cula badak tersebut semakin membuat populasi badak menjadi kian berkurang.

  1. Perburuan Sirip Hiu

Semakin majunya jaman, semakin besar juga potensi eksploitasi sumberdaya alam yang ada, yang dilakukan oleh manusia. Setelah melakukan perburuan di daerah hutan, seperti perburuan tanduk rusa, cula badak, gading gajah, sekarang perburuan atau eksploitasi merambah ke area laut, yaitu melakukan eksploitasi terhadap hiu. Sirip hiu menjadi sasaran utama perburuan saat ini.

Banyak hiu menjadi mati dikarenakan kehilangan siripnya. Sirip yang seharusnya menjadi penyeimbang untuk pergerakan hiu, kemudian diambil dengan seenaknya oleh umat manusia. Hal tersebut tentu saja akan memberikan dampak yang kurang baik bagi ekosistem, semakin banyak perburuan tersebut tentu saja akan semakin berkurangnya populasi hiu tersebut.

  1. Penangkapan ikan dengan bahan peledak

Penangkapan ikan tentu saja merupakan suatu hal yang wajar dilakukan oleh para nelayan. Penangkapan ikan menjadi kebutuhan dasar ataupun sebagai mata pencaharian demi pemenuhan kebutuhan hidup. Namun, akan sangat berbahaya apabila perburuan ikan dengan menggunakan bahan peledak.

Perburuan ikan dengan menggunakan bahan peledak tersebut termasuk ke dalam bentuk eksploitasi sumberdaya alam yang ada di dalam kehidupan. Selain merusak ekosistem, penggunaan bahan peledak tentu saja akan membuat ikan menjadi banyak yang mati dan yang paling parah akan menghancurkan terumbu karang yang ada di lautan.

  1. Reklamasi Pantai

Reklamasi pantai merupakan perluasan daerah daratan dengan memanfaatkan daerah pantai dengan tujuan untuk pengembangan daerah perkotaan. Kegiatan reklamasi pantai tentu saja termasuk ke dalam salah satu contoh bentuk eksploitasi yang sering kali terjadi di dalam kehidupan sehari-hari.

Reklamasi pantai bertujuan untuk memperluas area daratan yang dilakukan dengan memberikan timbunan material berupa tanah, pasir hingga batu ke area pantai agar nantinya dapat digunakan sebagai lokasi pengembangan lanjutan dari suatu wilayah. Reklamasi pantai tersebut bisa mengakibatkan rusaknya terumbu karang hingga ekosistem laut.

  1. Prostitusi

Prostitusi dalam kehidupan sehari-hari tentunya sudah sangat dikenal oleh masyarakat. Prostitusi tersebut termasuk ke dalam contoh bentuk eksploitasi yang sering terjadi, terutama oleh wanita bahkan anak-anak. Faktor pemenuhan kebutuhan, kesulitan ekonomi, masalah keluarga merupakan faktor yang mendukung adanya kegiatan prostitusi tersebut.

Hal tersebut bahkan sudah menjadi mata pencaharian agar dapat memperoleh materi untuk melanjutkan kehidupan. Hal tersebut sering kali terdapat di kota-kota besar.

  1. Perempuan jadi kuli bangunan

Perempuan sering kali menjadi sasaran eksploitasi dalam kehidupan keseharian. Selain prostitusi, sering kali perempuan dipaksa untuk bekerja menjadi kuli bangunan. Hal tersebut tentu saja menjadi salah satu contoh bentuk eksploitasi perempuan.

Seharusnya perempuan tidak melakukan pekerjaan sebagai kuli. Namun, hal tersebut tentu saja dikarenakan adanya paksaan untuk melakukannya agar dapat memenuhi kebutuhan dalam hidup.

  1. Anak jadi pemulung atau pengemis

Selain beberapa hal tersebut diatas, eksploitasi juga terjadi terhadap anak-anak. Banyak orang tua yang melakukan kegiatan eksploitasi tersebut. Salah satu bentuk eksploitasi yang bisa terjadi adalah memerintahkan anak untuk menjadi pengemis ataupun pemulung.

Hal tersebut tentu saja sering terjadi di dalam keluarga yang memiliki permasalahan sosial. Memerintahkan anak untuk menjadi pemulung dan pengemis tentu saja merupakan kegiatan yan kurang wajar terjadi. Seharusnya seorang anak tidak melakukan hal-hal yang seperti itu. Oleh karena itu, hal tersebut termasuk dalam bentuk eksploitasi anak.

  1. Anak jadi pengamen

Selain menjadi pemulung, biasanya anak juga dipaksa untuk menjadi pengamen. Permasalahan dalam keluarga menjadikan anak yang menjadi imbasnya.

Anak diberlakukan dengan semena-mena. Anak dipaksa untuk menjadi pengamen agar dapat memenuhi kebutuhan hidup. Hal tersebut juga sering terjadi dalam jalanan. Anak jalanan biasanya melakukan hal tersebut, untuk sekedar memenuhi setoran.

  1. Anak jadi penjaja koran/tisu

Selain menjadi pengamen, pemulung dan bahkan pengemis, eksploitasi anak juga sering kali terjadi dalam anak. Eksploitasi anak tersebut, anak dipaksa untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan cara berjualan tisu ataupun koran dipinggir jalan.

Anak-anak seharusnya diberikan kehidupan yang layak, bukan malah tenaga kerja mereka dan kehidupan mereka digadaikan dengan uang sebagai pemenuhan kebutuhan hidup.

Demikianlah penjelasan serta pengulasan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan contoh-contoh eksploitasi dalam ekonomi, anak, sumber daya alam, dan lain sebaginya yang mudah ditemukan untuk keseharian. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan pembaca sekalian, trimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *