Contoh Kajian Antropologi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Diposting pada

Contoh Kajian Antropologi

Kehidupan merupakan tempat bercampurnya berbagai macam ilmu yang ada diseluruh penjuru dunia. Salah satu ilmu pengetahuan sosial yang berkaitan erat dengan masyarakat adalah ilmu antropologi. Secara harfiah, antropologi bisa didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang manusia. Dalam ilmu ini, manusia digambarkan secara luas melalui aspek sejarah, budaya, ilmu alam, sosial dan juga bahasa (humaniora). Semua aspek tersebut dihubungkan dan juga dikaji secara komparatif.

Antropologi

Antropologi adalah kajian pengetahuan yang tersusun sistematis  dengan mempelajari keberadaan tentang umat manusia pada umumnya terutama melakukan kajian terkait aneka warna, bentuk fisik masyarakat serta kebudayaan yang dihasilkan.

Pengertian Antropologi

Definisi antropologi adalah objek studi pengetahuan tentang umat manusia, berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaaat tentang manusia dan perilakunya serta untuk memperoleh pengertian yang lengkap tentang keanekaragaman manusia.

Contoh Kajian Antropologi

Agar dapat lebih memahami mengenai antropologi dalam kehidupan bermasyarakat, dibawah ini terdapat beberapa contoh sebagai pemahaman mengenai antropologi dalam kehidupan sehari-hari, antara lain;

  1. Pola Perilaku Individu

Cabang ilmu antropologi biasanya sering digunakan dalam ilmu pengetahuan sosial. Sebab keterkaitan ilmu ini dengan kehidupan bermasyarakat cukup erat. Antropologi dapat digunakan untuk mempelajari pola perilaku manusia, baik secara individual, kelompok, ataupun yang lebih luas yakni dalam sebuah suku bangsa.

Dengan ilmu ini, kita juga bisa membaca psikis seseorang. Memahami pola berpikirnya sehingga menjadikan kita lebih mudah mendekatai orang tersebut.

  1. Mendeteksi Permasalahan

Penerapan antropologi yang selanjutnya adalah untuk mendeteksi sebuah masalah. Ilmu yang mempelajari tentang manusia dari sisi psikis, emosi, tingkah laku dan lingkungannya ini dapat membantu seseorang untuk lebih peka. Cukup dengan melihat raut muka atau perilaku biasanya ada atau tidaknya permasalahan bisa terdeteksi dengan cepat.

  1. Pemecahan Masalah

Sejalan dengan poin sebelumnya, selain mendeteksi masalah, ilmu antropolgi juga mampu memecahkan problem. Pemahaman secara mendalam terhadap ilmu ini bisa membantu pikiran untuk lebih sensitif terhadap penciptaan ide-ide baru atau solusi terhadap masalah tertentu. Khususnya yang berhubungan dengan manusia, kejiwaan, budaya dan proses sosial.

  1. Karakter Tiap Bangsa di Dunia

Cakupan ilmu atropologi tidak hanya memahami karakter manusia secara individual saja. Tapi juga dalam ruang yang lebih luas yakni kehidupan di masyarakat. Dengan mempelajarinya maka kita bisa menambah wawasan tentang tata pergaulan bangsa di tiap-tiap negara sesuai dengan ciri khas masing-masing.

  1. Memahami Kebudayaan Manusia

Selain mengenal karakter manusia dari berbagai negara, antropologi juga bisa diterapkan untuk mempelajari kebudayaan dunia. Tentunya hal ini sangat menarik. Dengan mengenal budaya yang bervariasi maka bisa menjadikan kita pribadi yang open mind, baik terhadap budaya politik, tradisi dan interaksi sosial.

Budaya sendiri merupakan warisan sosial yang dimiliki tiap masyarakat. Sifat budaya ini dapat mengalami alkuturasi dan berkembang lewat hubungan sosial yang terus-menerus dan sesuai perubahan zaman.

  1. Membentuk Sikap Toleransi

Penerapan antropologi yang selanjutnya adalah untuk membentuk sikap toleransi, baik antar individu ataupun dalam pergaulan yang lebih luas di masyarakat. Dengan memahami konsep-konsep ilmu atropologi, biasanya seseorang bisa menjadi lebih memahami, saling tolong-menolong serta menghargai.

Sikap-sikap tersebut tentunya sangat penting untuk memupuk kekeluarga, sekaligus membentuk kemajuan bangsa dan negara. Selain itu, sikap toleransi juga berguna untuk melestarikan budaya. Sebab dengan saling mengerti maka kita bisa menghormati budaya etnis lain tanpa harus menjatuhkan.

  1. Pembangunan Bangsa dan Negara

Pembanguan bangsa dan negara tidak hanya dipengaruhi oleh aparat petingginya saja. Tapi masyarakat pun juga mengambil peranan penting. Khususnya para pemuda-pemudi. Mereka hendaknya tidak hanya terpaku dalam kehidupan bercinta, namun memahami ilmu-ilmu yang berkaitan dengan perkembangan bangsa.

Salah satunya ilmu antropologi. Ilmu yang membahas tingkah laku manusia secara keseluruhan ini, mulai dari sosial, alam, bahasa dan budaya dapat membantu mempererat hubungan individu di suatu negara. Selain itu meningkatkan wawasan, sehingga komunikasi antar bangsa juga bisa lebih baik.

  1. Memahami Konsep Kemanusia Secara Keseluruhan

Untuk memahami konsep kemanusiaan tentunya tidak bisa jika digali secara individual saja. Karena manusia itu bersifat sebagai makhluk sosial.

Tidak bisa hidup sendiri dan pastinya selalu menjalin hubungan dengan lainnya. Hal-hal yang berkaitan dengan manusia, misalnya kejiwaan ini dipelajari mulai dari kondisi kesehatannya, penerapannya dalam kehidupan nyata dan di sebuah masyarakat.

  1. Meningkatkan Taraf Hidup

Ketika seseorang dapat memahami ilmu antropologi secara baik, maka secara tak langsung ia bisa meningkatkan taraf hidupnya. Mengapa demikian? Sebab ia mampu menjadi seseorang yang lebih peka, mengerti kejiwaan dan perilaku orang lain.

Dengan demikian ia pun mudah diterima di lingkungan. Di samping itu, pembelajaran ilmu ini yang juga mencakup bahasa, budaya, sosial dan sejarah juga dapat menambah wawasan. Yang mana akan membantu interaksi yang lebih baik antar daerah, etnis, bangsa ataupun negara.

  1. Membangun Adaptasi yang Lebih Baik

Ketika kita dapat mempelajari keterkaitan tingkah laku dan aspek kejiwaan seseorang maka itu bisa menjadi jalan untuk mempermudah beradaptasi dalam masyarakat. Adaptasi yang baik adalah yang dilakukan lewat pemahaman masing-masing karakter, saling mengenal dan menghargai. Dengan demikian terbentuklah dinamika kelompok yang harmonis.

  1. Menumbuhkan Rasa Syukur

Penerapan antropologi tidak sekedar pada masyarakat ataupun bangsa. Ilmu ini bisa menumbuhkan karakter baik dari dalam diri. Salah satunya meningkatkan rasa syukur. Bagaimana bisa? Sebab dengan adanya ilmu antropologi kita bisa mempelajari tentang pembentukan manusia secara keseluruhan. Mulai sejarah perkembangan manusia hingga hubungannya dengan alam.

  1. Memahami Kebesaran Tuhan

Adanya ilmu ini juga memiliki penerapan dalam memahami kebesaran Tuhan. Pembahasan tentang fenomena-fenomena alam, mulai dari terbentuknya hujan, angin, petir, pelangi hingga peristiwa yang langka seperti aurora, awan lenticular dan sebagainya dapat membuat kita kagum dan takjub terhadap kekuasaan Tuhan. Sungguh betapa Maha Besarnya Allah Ta’ala.

  1. Penciptaan Gaya Hidup yang Lebih Sehat

Dikarenakan atropologi adalah cabang ilmu yang cakupannya sangat luas. Khususnya di aspek kemanusiaan, maka kaitannya juga erat dengan kesehatan. Antropologi menjelaskan manusia secara lengkap, mulai dari sejarah, budaya, sosial dan lainnya.

  1. Membentuk Jiwa Kepemimpinan

Antropologi juga memiliki penerapan terhadap pembentukan jiwa kepemimpinan. Ketika orang mampu memahami hubungan tingkah laku dengan kondisi psikis maka maka ia akan mudah menghidupkan rasa berani dalam jiwanya.

Selain itu keahlian dalam mempelajari aspek bahasa, budaya dan sosial yang berkaitan dengan manusia juga membuat seseorang lebih berwawasan. Membangun adaptasi serta interaksi yang lebih fleksibel. Semua poin tersebut memberikan pengaruh kuat untuk membentuk sosok pemimpin berkharisma.

  1. Meminimalisir Kerasisan

Sebagai ilmu yang juga mempelajari aspek ras, etnis dan budaya tentunya ini bisa meminimalisir sikap rasis dalam sebuah kehidupan bangsa dan negara. Kerasisan saat ini masih saja menjadi hal yang diusung di dalam kehidupan masyarakat, sehingga kerap kali memicu perdebatan hingga pertikaian.

  1. Permasalahan Sengketa Tanah

Sengketa tanah adalah salah satu permasalahan yang seringkali muncul di Indonesia dan sengketa tanah memiliki penyebab yang sangat beragam. Sengketa tanah adalah permasalahan yang sudah muncul sejak jaman dulu dan menjadi permasalahan klasik di Indonesia.

Sengketa tanah menjadi salah satu masalah negara berkembang seperti Indonesia dan tanah menjadi suatu hal yang sensitif. Konflik tanah bisa menimbulkan permasalahan yang meluas dan bisa merugikan banyak pihak.

  1. Permasalahan Sengketa Rumah

Rumah adalah tempat yang dibangun untuk menjadi tempat tinggal dan semua orang berlomba-lomba untuk bisa membangun sebuah rumah. Rumah menjadi sesuatu hal yang penting dan bisa menandakan kesuksesan manusia. Dengan banyaknya orang ingin memiliki rumah, seringkali menimbulkan permasalahan seperti sengketa rumah dan hal ini sering terjadi di Indonesia.

Antropologi hukum menjadi salah satu bentuk-bentuk pengendalian konflik sosial dalam masalah sengketa rumah dan permasalahan ini tidak akan menimbulkan efek yang meluas, karena adanya antropologi hukum.

  1. Mengenai Hak Asuh Anak

Hak asuh anak menjadi suatu permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat dan masalah ini terjadi akibat adanya suatu perceraian. Dalam hubungan suami istri atau hubungan pernikahan, ada kalanya suatu perceraian terjadi dan hal ini akan menimbulkan efek yang meluas di lingkungan masyarakat.

Perceraian bisa menjadi salah satu faktor perubahan sosial yang terjadi di lingkungan dan dengan adanya antropologi hukum, permasalahan hak asuh anak dapat dicegah dengan baik.

  1. Mengenai Warisan

Warisan adalah sebuah hal yang sangat penting bagi berbagai kalangan dan warisan seringkali menimbulkan suatu konflik yang berkepanjangan. Salah satu cara memperbaiki permasalahan warisan adalah dengan komunikasi sosial dan salah satu tujuan komunikasi sosial adalah untuk menghindarkan berbagai permasalahan.

Warisan seringkali menimbulkan konflik, saat salah satu pihak merasa dirugikan dan merasa tidak adanya suatu keadilan yang terjadi. Permasalahan warisan bisa menjadi salah satu faktor perubahan sosial yang timbul di masyarakat dan menimbulkan efek yang meluas bagi masyarakat.

  1. Permasalahan Hak Cipta

Permasalahan hak cipta juga seringkali terjadi di Indonesia dan hak cipta menjadi suatu hal yang sensitif. Hak cipta dapat menimbulkan dampak yang meluas dan berdampak pada kehidupan di masyarakat. Salah satu dampak masalah sosial adalah adanya perpecahan di masyarakat dan dengan antropologi hukum, permasalahan sosial seperti perebutan hak cipta dapat dicegah dengan cepat.

Nah, itulah tadi serangkain penjelasan serta pengulasan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan beragam contoh kajian antropologi yang ada di dalam kehidupan sehari-hari. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *