Pengertian Angkatan Kerja, Ciri, Jenis, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada

Angkatan Kerja Adalah

Angkatan kerja merupakan penduduk yang telah memasuki usia kerja, baik yang sudah bekerja, belum bekerja, atau sedang mencari pekerjaan. Untuk bisa membedakan antara penduduk yang termasuk angkatan kerja dan bukan angkatan kerja bisa dilihat dari cirinya yaitu kegiatan yang dilakukan. Meskipun penduduk telah memasuki usia produktif tapi jika tidak bekerja (misalnya masih sekolah atau kuliah, mereka yang sedang mengurus rumah tangga), maka itu bukan angkatan kerja.

Angkatan kerja sendiri bisa dibedakan menjadi tiga ditinjau dari lamanya waktu bekerja, yang meliputi bekerja penuh, setengah menganggur, dan pengangguran. Angkatan kerja memiliki manfaat yang sangat beragam bagi diri individu angkatan kerja, bagi perusahaan bahkan bagi negara.

Angkatan Kerja

Konsep angkatan kerja terutama digunakan oleh para ekonom dan profesional keuangan di seluruh dunia untuk menentukan kesehatan dan status ekonomi. Ekonom juga mempelajari populasi dan tren penuaan untuk memandu kebijakan fiskal.

Angkatan kerja adalah jumlah orang yang bekerja ditambah orang yang menganggur. Bersama-sama kedua kelompok populasi ini mewakili pasokan tenaga kerja saat ini untuk produksi barang dan jasa yang terjadi di suatu negara melalui transaksi harga pasar sebagai imbalan atas remunerasi.

Angkatan kerja adalah populasi orang-orang yang mampu dan berbadan sehat yang saat ini dipekerjakan atau sedang mencari pekerjaan. Dengan kata lain, ini adalah representasi dari kumpulan tenaga kerja dari negara atau segmen ekonomi tertentu.

Pengertian Angkatan Kerja

Angkatan kerja ialah sebagai bagian dari tenaga kerja yang pada prinsipnya ikut serta ataupun berupaya untuk terlibat pada suatu aktivitas produksi barang dan jasa. Angkatan kerja juga dapat diartikan sebagai enduduk yang dalam suatu aktivitas penting dalam seminggu yang lalu bekerja (K) dan penduduk yang sedang dalam mencari pekerjaan (MP).

Ukuran angkatan kerja tidak hanya bergantung pada jumlah orang dewasa tetapi juga seberapa besar kemungkinan mereka merasa bisa mendapatkan pekerjaan.

Pengertian Angkatan Kerja Menurut Para Ahli

Adapun definisi angkatan kerja menurut para ahli, antara lain:

Sumarsono (2009)

Angkatan kerja atau labor force adalah bagian penduduk yang mampu dan b ersedia melakukan pekerjaan. Kata “mampu” dalam hal ini berarti mampu secara fisik, jasmani, kemampuan mental dan juga secara yuridis mampu serta tidak kehilangan kebebasan untuk memilih dan juga melakukan pekerjaan yang dilakukan serta bersedia secara aktif maupun pasif dalam melakukan dan mencari pekerjaan.

BPS (2010)

Angkatan kerja ialah penduduk usia kerja yang bekerja atau sedang mencari pekerjaan.

Ciri Angkatan Kerja

Salah satu ciri angkatan kerja yaitu penduduk berusia produktif (antara 15-64 tahun) yang sedang bekerja maupun mencari pekerjaan. Hal tersebut untuk membedakannya dengan bukan angkatan kerja, yaitu penduduk produktif yang tidak bersedia bekerja atau belum bekerja. Misalnya pelajar dan mahasiswa yang masih bersekolah.

Pertumbuhan angkatan kerja sangat dipengaruhi oleh struktur penduduk yang didasarkan pada:

  1. Jenis kelamin
  2. Usia penduduk
  3. Tingkat pendidikan penduduk

Jenis Angkatan Kerja

Berikut ini jenis-jenis angkatan kerja, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Bekerja penuh

Angkatan kerja yang bekerja penuh memanfaatkan jam kerjanya secara penuh sehari-hari, yaitu sekitar 8-10 jam per hari. Seorang tenaga kerja dikatakan bekerja penuh jika melakukan pekerjaannya sebagai rutinitas sehari-hari yang bertujuan untuk menghasilkan pendapatan, dan waktu minimal bekerja dalam seminggu adalah dua hari.

Dalam kelompok ini, juga termasuk tenaga kerja yang waktu bekerjanya kurang dari dua hari dalam seminggu, tapi dengan ketentuan, mereka ialah orang yang bekerja sesuai keahliannya secara mandiri, atau pegawai yang sedang tidak menjalankan pekerjaannya dengan alasan seperti cuti, sakit, mogok kerja, dan alasan-alasan lainnya yang mengakibatkan seorang pekerja tidak melakukan pekerjaannya dalam kurun waktu tertentu.

  1. Setengah Menganggur

Seorang tenaga kerja yang termasuk ke dalam kategori angkatan kerja setengah menganggur ialah pekerja yang tidak memanfaatkan waktu kerjanya dengan maksimal, jika ditinjau dari jam kerja yang digunakan, produktivitas kerja, dan penghasilan.

Angkatan kerja setengah menganggur bisa digolongkan sesuai dengan jam kerja, produktivitas, dan penghasilan, menjadi dua golongan, yaitu:

  • Setengah mengganggur kentara, yaitu angkatan kerja yang mempunyai jam kerja kurang lebih 35 jam dalam seminggu.
  • Setengah menganggur tidak kentara, yaitu angkatan kerja yang tidak bekerja secara produktif dan mempunyai penghasilan yang tergolong rendah.
  1. Pengangguran

Pengangguran ialah kondisi dimana seorang angkatan kerja tidak mempunyai pekerjaan, dan sedang mencari pekerjaan secara aktif. Secara garis besar, jenis-jenis pengangguran bisa dibagi menjadi tiga, yaitu:

Pengangguran friksional

Yaitu pengangguran yang terjadi apabila seseorang yang telah mempunyai pekerjaan tapi ia resign atau berhenti dari pekerjaan sebelumnya karena alasan pribadi, atau karena ingin memperoleh pekerjaan yang lebih baik. Contoh pengangguran friksional misalnya fresh graduate atau wanita yang sudah lama berhenti bekerja dan ingin kembali berkarir.

Pengangguran friksional termasuk pengangguran yang sifatnya sementara dan cenderung membangun, sebab ketika pekerja tersebut telah menemukan pekerjaan baru yang sesuai dengan minat dan kemampuannya, diharapkan produktivitas dari pekerja tersebut juga akan semakin meningkat.

Pengangguran struktural

Yaitu pengangguran yang terjadi karena adanya perubahan dalam dunia kerja yang mengharuskan pekerja mempunyai kompetensi lebih daripada seharusnya, dan mengakibatkan ketidakcocokan antara pekerja dengan syarat kompetensi yang dibutuhkan.

Pengangguran struktural seringkali terjadi di era teknologi seperti masa kini, dimana posisi manusia sudah banyak digantikan oleh mesin canggih, atau karena ketidaktahuan seseorang terhadap pembaruan dari segi teknologi.

Pengangguran siklis

Yaitu pengangguran yang terjadi saat permintaan barang dan jasa turun secara drastis, sehingga memaksa pemilik perusahaan untuk memberhentikan banyak karyawannya dengan tujuan memangkas pengeluaran perusahaan. Contoh pengangguran siklis adalah karyawan yang berhenti kerja karena adanya pemutusan hubungan kerja (PHK).

Manfaat Angkatan Kerja

Angkatan kerja dan tenaga kerja memiliki peran dan manfaat yang cukup penting dalam kehidupan sehari-hari, manfaat tersebut meliputi:

Bagi diri sendiri

  1. Bisa memberikan penghasilan bagi diri sendiri, sebab jika seseorang bisa bekerja tentunya dia akan memperoleh penghasilan dan tentunya ia juga bisa memnuhi kebutuhan nya, baik untuk dirinya sendiri ataupun untuk keluarganya.
  2. Bisa mengoptimalkan kemampuan dan skill yang dimiliki oleh seseorang yang ingin Itu berarti bahwa seseorang bisa memanfaatkan keahliannya yang dimiliki untuk dapat  bekerja didalam suatu perushaan.
  3. Bisa memberikan kesempatan kepada diri sendiri untuk terus berkembang. Hal ini berarti bahwa seseorang yang sudah bekerja pada suatu perusahan, tentunya akan terus berkembang agar suatu saat bisa memperoleh pekerjaan yang lebih baik, entah bekerja di perusahaan yang lebih baik atau membuka perusahan sendiri dan bisa memberikan pekerjaan kepada orang lain.
  4. Menurunkan tingkat pengangguran yang ada, sebab jika seseorang bisa bekerja baik untuk dirinya sendiri atau orang lain, maka otomatis ia bisa menurunkan tingkat pengangguran, dan bisa meningkatan tingkat produksi untuk diri sendiri ataupun perusahaan, selain itu juga bisa meningkatan perekonomian secara nasional.

Bagi Perusahaan

  1. Bisa memudahkan perusahaan dalam kegiatan memproduksinya, yang berarti bahwa dengan dibantu oleh para pekerja, kegiatan produksi perusahaan dapat lebih mudah dikerjakan dan dapat lebih cepat diselesaikan.
  2. Bisa memberikan tingkat produksi yang lebih banyak, dimana dengan adanya tenaga kerja tingkat produksi perusahaan menjadi lebih meningkat.
  3. Bisa memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk terus memberikan pelayanan yang baik dengan dibantu oleh tenaga kerja.
  4. Bisa membantu perusahaan untuk terus berkembang dengan lebih baik, yang berarti bahwa saat perusahaan mencoba untuk mengembangkan bisnisnya, maka otomatis tenaga kerja akan membantu perusahaan untuk berkembang kearah yang lebih baik pula.

Bagi Negara

  1. Bisa membantu negara dalam menurunkan tingkat pengangguran dan menaikan perekonominan Negara, sebab jika tenaga kerja semakin banyak maka otomatis pendapatan negara melalui arti pajak akan bertambah dan dengan pajak tersebut bisa membangun infrastruktur pendidikan, perkeonomian secara nasional.
  2. Bisa menaikkan pendapatan per kapita dan pendapatan nasional, yang berarti bahwa jika para pekerja bisa meningkatkan produktivitasnya, maka ortomatis konsumsinya akan meningkat pula dan dengan penilaian itu maka pendapatan per kapitanya pun meningkat.
  3. Bisa membantu negara dalam menciptakan lapangan kerja bagi angkatan kerja yang belum bekerja, sebab angkatan kerja yang bisa menciptakan pekerjaan sangat diperlukan oleh negara dalam menrunkan tingkat pengangguran.
  4. Bisa menurunkan tingkat pengangguran, kemiskinan, dan kriminalistas bagi negara. Banyaknya penduduk bekerja, maka pengangguran yang bisa menyebabkan kemiskinan yang berdampak negatif bagi kehidupan sosial seperti pencurian, kriminalitas, dll, bisa diturunkan dan dimimalisir jumlahnya.

Contoh Angkatan Kerja

Contoh angkatan kerja antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Pekerja yang bekerja secara penuh, misalnya yaitu guru, dokter, tukang ojek, satpam dan lain sebagainya.
  2. Pengangguran, baik yang menganggur karena terpaksa ataupun sukarela
  3. Pekerja yang sedang tidak masuk kerja baik mengambil cuti, mogok, sakit atau karena diberhentikan dari pekerjaannya untuk sementara waktu.
  4. Petani yang sedang tidak bekerja karena menunggu musim yang teapat dalam bercocok tanam dan juga termasuk angkatan kerja.

Itulah tadi penjelasan lengkap yang bisa kami berikan kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian angkatan kerja menurut para ahli, ciri, jenis, manfaat, dan contohnya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan dan menambah pengetahuan bagi pembaca sekalian. Trimakasih,

Sumber Tulisan
  1. What is the Labor Force? dari https://www.myaccountingcourse.com/accounting-dictionary/labor-force
  2. Workforce dari https://en.wikipedia.org/wiki/Workforce

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *